The Beatles Cetak Sejarah dengan Kemenangan Perdana di Grammy Awards 2025
Senin, 03 Februari 2025 - 09:00 WIB
loading...
The Beatles kembali mengukir sejarah dengan kemenangan perdana mereka di Grammy Awards 2025 sejak 1997. Grup legendaris ini memenangkan Best Rock Performance. Foto/People
A
A
A
JAKARTA - The Beatles kembali mengukir sejarah dengan kemenangan perdana mereka di Grammy Awards 2025 sejak 1997. Grup legendaris asal Inggris ini berhasil memenangkan penghargaan Best Rock Performance untuk lagu mereka yang berjudul Now and Then.
Lagu The Beatles ini menjadi catatan penting dalam sejarah Grammy Awards karena merupakan lagu pertama yang menggunakan bantuan kecerdasan buatan (AI) dan berhasil memenangkan penghargaan bergengsi tersebut. Now and Then pertama kali dirilis pada November 2023 dan memenuhi syarat untuk masuk dalam pemungutan suara Grammy tahun ini.
Dilansir dari Loudwire, Senin (3/2/2025), Now and Then berasal dari demo asli John Lennon yang direkam pada 1970-an. Proses penyelesaiannya melibatkan anggota The Beatles yang tersisa, yaitu Paul McCartney dan Ringo Starr.
Dengan bantuan AI, mereka berhasil menyaring dan membersihkan rekaman vokal Lennon, memungkinkan lagu ini untuk diselesaikan dengan kualitas yang lebih baik. Teknologi ini belum tersedia pada era proyek Anthology pada 1990-an yang melahirkan lagu Real Love dan Free as a Bird.
Baca Juga: Jelang 64 Tahun The Beatles, Praktik Dokter Gigi Jahat Masih Jadi Kontroversi
![The Beatles Cetak Sejarah dengan Kemenangan Perdana di Grammy Awards 2025]()
Foto/Getty Images
Paul McCartney pertama kali mengungkapkan keberadaan lagu ini pada Juni 2023, menyebutnya sebagai "rekaman terakhir The Beatles" dalam wawancara dengan Radio 4's Today. Ia menjelaskan bahwa AI digunakan untuk "melepaskan" suara Lennon dari rekaman lama, sehingga lagu ini dapat disempurnakan dan dirilis ke publik.
Namun, dalam klarifikasinya di bulan yang sama, McCartney menegaskan bahwa tidak ada elemen buatan dalam lagu tersebut.
"Kami telah melihat beberapa kebingungan dan spekulasi tentang hal itu. Untuk lebih jelasnya, tidak ada yang diciptakan secara artifisial atau sintetis," kata McCartney.
"Semuanya nyata dan kita semua memainkannya. Kami membersihkan beberapa rekaman yang ada, sebuah proses yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Kami harap Anda menyukainya seperti kami," lanjutnya.
Baca Juga: 6 Lagu Paling Banyak Dicover Sepanjang Masa, Nomor 2 Yesterday Milik The Beatles
Putra John Lennon, Sean Ono Lennon, hadir di panggung untuk menerima penghargaan tersebut yang digelar di Crypto Arena, Los Angeles pada hari ini, Senin (3/2/2025) atau Minggu (2/2/2025) waktu setempat. Ia sebelumnya juga terlibat dalam proyek lain yang mendapatkan penghargaan Best Boxed or Limited Edition Package for Mind Games.
"Karena tidak ada yang datang untuk menerima penghargaan ini, saya memutuskan untuk datang dan duduk saja. Saya benar-benar tidak menyangka akan menerima penghargaan ini atas nama grup ayah saya, The Beatles," kata Sean.
"Sungguh luar biasa, jika Anda memikirkannya. The Beatles telah melakukan banyak sekali karya yang luar biasa dan mereka masih ada dalam budaya dan orang-orang masih mendengarkan musik mereka. Bagi saya, mereka adalah band terhebat sepanjang masa," lanjutnya.
Sean juga menyampaikan pesan mendalam kepada para penggemar musik. "Saya hanya ingin mengatakan putarlah musik The Beatles untuk anak-anak Anda. Saya merasa dunia tidak boleh melupakan orang-orang seperti The Beatles," jelasnya.
Baca Juga: The Beatles Akhirnya Rilis Lagu Terakhir Berjudul Now And Then, Disempurnakan Paul McCartney dan Ringo Starr
"Kita membutuhkan musik ini di dunia. Kita membutuhkan kedamaian dan cinta dan kita membutuhkan keajaiban tahun 60-an untuk tetap hidup," tandasnya.
Dalam kategori Best Rock Performance, The Beatles bersaing dengan beberapa musisi rock lainnya, antara lain Beautiful People (Stay High) - The Black Keys, The American Dream Is Killing Me - Green Day, Gift Horse - IDLES, Dark Matter - Pearl Jam, dan Broken Man - St. Vincent.
Lagu The Beatles ini menjadi catatan penting dalam sejarah Grammy Awards karena merupakan lagu pertama yang menggunakan bantuan kecerdasan buatan (AI) dan berhasil memenangkan penghargaan bergengsi tersebut. Now and Then pertama kali dirilis pada November 2023 dan memenuhi syarat untuk masuk dalam pemungutan suara Grammy tahun ini.
Dilansir dari Loudwire, Senin (3/2/2025), Now and Then berasal dari demo asli John Lennon yang direkam pada 1970-an. Proses penyelesaiannya melibatkan anggota The Beatles yang tersisa, yaitu Paul McCartney dan Ringo Starr.
Dengan bantuan AI, mereka berhasil menyaring dan membersihkan rekaman vokal Lennon, memungkinkan lagu ini untuk diselesaikan dengan kualitas yang lebih baik. Teknologi ini belum tersedia pada era proyek Anthology pada 1990-an yang melahirkan lagu Real Love dan Free as a Bird.
Baca Juga: Jelang 64 Tahun The Beatles, Praktik Dokter Gigi Jahat Masih Jadi Kontroversi

Foto/Getty Images
Paul McCartney pertama kali mengungkapkan keberadaan lagu ini pada Juni 2023, menyebutnya sebagai "rekaman terakhir The Beatles" dalam wawancara dengan Radio 4's Today. Ia menjelaskan bahwa AI digunakan untuk "melepaskan" suara Lennon dari rekaman lama, sehingga lagu ini dapat disempurnakan dan dirilis ke publik.
Namun, dalam klarifikasinya di bulan yang sama, McCartney menegaskan bahwa tidak ada elemen buatan dalam lagu tersebut.
"Kami telah melihat beberapa kebingungan dan spekulasi tentang hal itu. Untuk lebih jelasnya, tidak ada yang diciptakan secara artifisial atau sintetis," kata McCartney.
"Semuanya nyata dan kita semua memainkannya. Kami membersihkan beberapa rekaman yang ada, sebuah proses yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Kami harap Anda menyukainya seperti kami," lanjutnya.
Baca Juga: 6 Lagu Paling Banyak Dicover Sepanjang Masa, Nomor 2 Yesterday Milik The Beatles
Putra John Lennon, Sean Ono Lennon, hadir di panggung untuk menerima penghargaan tersebut yang digelar di Crypto Arena, Los Angeles pada hari ini, Senin (3/2/2025) atau Minggu (2/2/2025) waktu setempat. Ia sebelumnya juga terlibat dalam proyek lain yang mendapatkan penghargaan Best Boxed or Limited Edition Package for Mind Games.
"Karena tidak ada yang datang untuk menerima penghargaan ini, saya memutuskan untuk datang dan duduk saja. Saya benar-benar tidak menyangka akan menerima penghargaan ini atas nama grup ayah saya, The Beatles," kata Sean.
"Sungguh luar biasa, jika Anda memikirkannya. The Beatles telah melakukan banyak sekali karya yang luar biasa dan mereka masih ada dalam budaya dan orang-orang masih mendengarkan musik mereka. Bagi saya, mereka adalah band terhebat sepanjang masa," lanjutnya.
Sean juga menyampaikan pesan mendalam kepada para penggemar musik. "Saya hanya ingin mengatakan putarlah musik The Beatles untuk anak-anak Anda. Saya merasa dunia tidak boleh melupakan orang-orang seperti The Beatles," jelasnya.
Baca Juga: The Beatles Akhirnya Rilis Lagu Terakhir Berjudul Now And Then, Disempurnakan Paul McCartney dan Ringo Starr
"Kita membutuhkan musik ini di dunia. Kita membutuhkan kedamaian dan cinta dan kita membutuhkan keajaiban tahun 60-an untuk tetap hidup," tandasnya.
Dalam kategori Best Rock Performance, The Beatles bersaing dengan beberapa musisi rock lainnya, antara lain Beautiful People (Stay High) - The Black Keys, The American Dream Is Killing Me - Green Day, Gift Horse - IDLES, Dark Matter - Pearl Jam, dan Broken Man - St. Vincent.
(dra)
Lihat Juga :