alexametrics

Aila Usung Nuansa Musik Baru lewat Jangan-Jangan

loading...
Aila Usung Nuansa Musik Baru lewat Jangan-Jangan
Aila adalah gadis remaja yang tumbuh dalam lingkungan musik, mencintai instrumen musik, dan memilih gitar sebagai instrumen andalan yang digelutinya secara serius sejak usia dini. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Selalu menarik mengamati perkembangan musik yang lahir dari pemikiran remaja yang terkadang polos, tapi di saat bersamaan kadang mampu melahirkan karya musik yang berpengaruh terhadap industri musik di Tanah Air.

Bakat memang satu hal yang menentukan dalam penciptaan sebuah karya. Tetapi, kegigihan untuk mengasah keterampilan bermusik, membuat lirik, serta mematangkan vokal demi melahirkan sebuah karya adalah perjuangan yang tidak mudah bagi remaja. Sehingga terasa istimewa ketika seorang remaja bisa sekaligus menjadi singer dan composer.

Seperti Aila. Ia adalah gadis remaja yang tumbuh dalam lingkungan musik, mencintai instrumen musik, dan memilih gitar sebagai instrumen andalan yang digelutinya secara serius sejak usia dini. Menariknya, Aila juga menyukai vokal sebagai "instrumen" yang tidak bisa dipisahkan dari dunia musik.



Maka dengan tekun Aila melatih kemampuan untuk bermain musik, merangkai nada, dan menuliskan lirik sesuai dengan ekspresi kaum milenial hingga menjadi sebuah lagu yang dinyanyikannya sendiri dengan dukungan musisi-musisi berpengalaman seperti Kiwir Wirasto, Ahmad Ananda, Arya Element, HeryAlesis, dan Henkie Sahurila.

Gadis yang tumbuh dan besar di Jakarta ini memulai debut albumnya dengan mengusung lagu ciptaan sendiri yang berjudul Jangan-Jangan. Sebuah single yang easy listening dan mencerminkan gairah gadis remaja sekaligus kegalauan yang dihadapinya ketika mulai merasakan jatuh cinta.

Penyayi pendatang baru ini sangat serius bermusik dan bersungguh-sungguh untuk melahirkan karya yang mampu “berbicara” mewakili perasaan kaum remaja serta penikmat musik pada umumnya.

"Buat aku music is a universal language, tapi hanya bisa sampai ke hati kalau disampaikan secara apa adanya dengan harmoni yang terjaga," kata Aila dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (13/2).

Gadis pemegang Dan I International Taekwondo Academy ini sangat menggemari olahraga dan pernah memenangi berbagai turnamen taekwondo tingkat DKI.

Menurut Aila, ketahanan serta kelenturan fisik sangat dibutuhkan untuk show act di panggung dan berbagai aktivitas musikal.

Untuk mempersiapkan single pertamanya ini, Aila terlibat dalam proses penulisan lagu, musik, pembuatan video klip, dan pengerjaan artwork yang sebagian besar dirancang serta dikerjakan sendiri olehnya.

Dengan persiapan sungguh-sungguh dan detail yang prima, Aila berharap singlenya dapat diterima masyarakat sekaligus menjadi prestasi baginya di blantika musik nasional.

Lulusan Fakultas Ekonomi ini mempunyai segudang pengalaman bermusik baik di studio maupun di atas panggung. Berbagai panggung pertunjukan sudah dilalui Aila sejak SMP, SMA, bahkan selama menyelesaikan pendidikannya di Universitas Prasetiya Mulya. Ia merupakan vokalis band Free Flow dan pernah bermain sebagai pemeran utama dalam pertunjukan teater musikal Calonarang yang dipentaskan di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada 2016.
(tsa)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak