Pangeran William Didesak Mundur dari Takhta, Dinilai Lebih Cocok Jadi Manajer Sepak Bola
Senin, 17 Februari 2025 - 05:00 WIB
loading...
Pangeran William mendapat desakan untuk mundur dari takhta karena dinilai kurang relevan dalam sistem kerajaan modern. Ia diminta untuk mempertimbangkan karier. Foto/Getty Images
A
A
A
INGGRIS - Pangeran William mendapat desakan untuk mundur dari takhta karena dinilai kurang relevan dalam sistem kerajaan modern. Ia diminta untuk mempertimbangkan karier alternatif, karena posisinya sebagai Raja Inggris selanjutnya disebut berada dalam ancaman.
Sejarawan dan penulis terkenal, David Starkey, yang dikenal lewat bukunya Henry: Model of a Tyrant dan Magna Carta: The True Story Behind the Charter, menilai bahwa Kerajaan Inggris semakin kehilangan relevansinya di era modern.
Dilansir dari Geo TV, Senin (17/2/2025), menurutnya, Pangeran William akan lebih baik jika menekuni profesi lain dibanding tetap berada dalam sistem kerajaan yang terus dipertanyakan eksistensinya.
"Monarki semakin tidak relevan, dan mungkin alam menginginkan dia menempuh jalur karier yang berbeda," kata Starkey.
![Pangeran William Didesak Mundur dari Takhta, Dinilai Lebih Cocok Jadi Manajer Sepak Bola]()
Foto/Getty Images
Sejarawan dan penulis terkenal, David Starkey, yang dikenal lewat bukunya Henry: Model of a Tyrant dan Magna Carta: The True Story Behind the Charter, menilai bahwa Kerajaan Inggris semakin kehilangan relevansinya di era modern.
Dilansir dari Geo TV, Senin (17/2/2025), menurutnya, Pangeran William akan lebih baik jika menekuni profesi lain dibanding tetap berada dalam sistem kerajaan yang terus dipertanyakan eksistensinya.
"Monarki semakin tidak relevan, dan mungkin alam menginginkan dia menempuh jalur karier yang berbeda," kata Starkey.

Foto/Getty Images
Lihat Juga :