Peneliti Kembali Temukan Bukti Virus Corona Menular lewat Udara

Kamis, 03 September 2020 - 16:01 WIB
loading...
Peneliti Kembali Temukan...
Penelitian terbaru yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine menyelidiki ancaman infeksi yang ditularkan melalui udara. Foto Ilustrasi/The Week
A A A
JAKARTA - Seseorang dalam bus yang berventilasi buruk di China menginfeksi virus corona kepada hampir dua lusin penumpang lain, meskipun mereka tidak duduk di dekat orang tersebut.

Temuan ini terungkap melalui penelitian yang diterbitkan pada Selasa (1/9) guna menunjukkan bukti baru bahwa COVID-19 dapat menular lewat udara atau airborne . (Baca Juga: Jaga Kebersihan untuk Tangkal Penyakit Tifus )

Otoritas kesehatan pada awalnya mengabaikan kemungkinan bahwa dengan bernapas seseorang dapat mengirim tetesan mikro yang menular ke udara. Tapi, para ahli kemudian menemukan bukti yang terus meningkat.

Penelitian terbaru yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine itu menyelidiki ancaman infeksi yang ditularkan melalui udara. Peneliti mengamati penumpang yang melakukan perjalanan selama 50 menit di Kota Ningbo, China bagian timur, dengan menaiki dua bus pada Januari lalu, sebelum masker wajah diwajibkan dipakai untuk melawan virus.

Para peneliti percaya, seorang penumpang yang jenis kelaminnya tidak diketahui, kemungkinan besar menjadi pasien nomor "nol" karena orang tersebut telah melakukan kontak dengan orang-orang dari Wuhan, tempat virus itu diyakini berasal.

Para ilmuwan berhasil memetakan di mana penumpang lain duduk, dan juga menguji mereka terhadap virus, dengan 23 dari 68 penumpang kemudian dipastikan terinfeksi COVID-19 di dalam bus yang sama.

Yang perlu dicatat adalah penyakit yang menginfeksi orang di depan dan belakang bus di luar batas 1-2 meter, yang menurut pihak berwenang serta para ahli tetesan infeksius, dapat menyebar. Selain itu, penumpang yang sakit juga belum menunjukkan gejala penyakit seperti batuk ketika rombongan melakukan perjalanan tadi.

Para peneliti juga mencatat AC hanya mensirkulasikan ulang udara di dalam bus, yang kemungkinan berkontribusi pada penyebaran virus.

"Penyelidikan menunjukkan bahwa dalam lingkungan tertutup dengan resirkulasi udara, Sars-CoV-2 adalah patogen yang sangat mudah ditularkan," tulis tim peneliti, seperti dikutip dari The Straits Times, Kamis (3/9). (Baca Juga: Racun Lebah Madu Dapat Bunuh Sel Kanker Payudara )

"Penemuan kami tentang potensi penularan melalui udara memiliki arti penting bagi dunia kesehatan masyarakat," sambungnya.

Studi yang mencakup diagram dan menunjukkan di mana setiap penumpang yang terinfeksi duduk ini menambah bukti penularan melalui udara. Termasuk penelitian tentang bagaimana virus menyebar di antara meja makan di sebuah restoran di Kota Guangzhou, China bagian selatan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lab Indonesia 2026 Perkuat...
Lab Indonesia 2026 Perkuat Ekosistem Riset dan Industri Berbasis Teknologi
Penelitian: Ubah Pola...
Penelitian: Ubah Pola Makan ke Diet Mediterania Bisa Tambah Umur Bertahun-Tahun
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Varian Covid-19 Stratus...
Varian Covid-19 Stratus Dominan di Indonesia, Kemenkes Imbau Masyarakat Tak Panik
Varian Covid-19 XFG...
Varian Covid-19 XFG Stratus Muncul di 38 Negara, Gejalanya Unik
Sakit Tenggorokan Tajam...
Sakit Tenggorokan Tajam seperti Disayat Silet Jadi Gejala Covid-19 Varian Nimbus
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Rekomendasi
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Berita Terkini
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Infografis
Epidemiologi Pastikan...
Epidemiologi Pastikan Virus Langya Tidak Menular Antar Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved