Diam-diam Pangeran William Jalani Tes Kanker, Istana Takut Genetik Charles III
Sabtu, 22 Februari 2025 - 05:39 WIB
loading...
Pangeran William diam-diam akan menjalani tes kanker. Ini membuat Istana cemas. Foto/ Lapresse
A
A
A
JAKARTA - Pangeran William diam-diam dikabarkan akan menjalani serangkaian tes medis menyusul meninggalnya mantan instruktur penerbangan militernya, Sersan Penerbang Zach Stubbings pada usia 47 tahun dan sebelumnya, Raja Charles dan Putri Kate berjuang dengan penyakit tersebut.
Stubbings, yang melatih sang pangeran selama bertugas di RAF Valley antara 2010 dan 2013, meninggal setelah berjuang melawan multiple myeloma selama satu dekade, yakni kanker yang menyerang darah dan sumsum tulang.
Baca Juga: Kate Middleton Diteriaki seperti Serigala saat Mengunjungi Penjara Wanita
Dikutip Marca, kematiannya telah menimbulkan kekhawatiran tentang risiko kesehatan yang terkait dengan paparan asap knalpot beracun dari helikopter militer dalam jangka panjang, termasuk pesawat Sea King yang dipiloti William selama bertugas.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran Keluarga Kerajaan atas masalah kesehatan Pangeran William, terlebih Istana telah mengalami cobaan, di mana Raja Charles dan Putri Kate sama-sama menjalani perawatan untuk penyakit tersebut dalam beberapa bulan terakhir, dengan Kate baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia telah pulih setelah menjalani kemoterapi selama enam bulan.
Dengan dua anggota senior kerajaan yang sudah terkena dampak, para ajudan Istana Buckingham tidak mau mengambil risiko dalam hal kesehatan William. Menurut seorang sumber, sang pangeran akan menjalani pemeriksaan medis pencegahan untuk menyingkirkan penyakit apa pun yang mungkin terkait dengan dinas militernya.
"Jangan sampai dia mengidap kanker dalam bentuk apa pun saat bertugas untuk negaranya," kata sumber itu.
Mengingat masalah kesehatan yang sudah berdampak pada monarki, para pejabat ingin menghindari apa yang digambarkan sebagai "serangan tiga kali lipat" kasus kanker di antara anggota senior kerajaan.
Stubbings, yang melatih sang pangeran selama bertugas di RAF Valley antara 2010 dan 2013, meninggal setelah berjuang melawan multiple myeloma selama satu dekade, yakni kanker yang menyerang darah dan sumsum tulang.
Baca Juga: Kate Middleton Diteriaki seperti Serigala saat Mengunjungi Penjara Wanita
Dikutip Marca, kematiannya telah menimbulkan kekhawatiran tentang risiko kesehatan yang terkait dengan paparan asap knalpot beracun dari helikopter militer dalam jangka panjang, termasuk pesawat Sea King yang dipiloti William selama bertugas.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran Keluarga Kerajaan atas masalah kesehatan Pangeran William, terlebih Istana telah mengalami cobaan, di mana Raja Charles dan Putri Kate sama-sama menjalani perawatan untuk penyakit tersebut dalam beberapa bulan terakhir, dengan Kate baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia telah pulih setelah menjalani kemoterapi selama enam bulan.
Dengan dua anggota senior kerajaan yang sudah terkena dampak, para ajudan Istana Buckingham tidak mau mengambil risiko dalam hal kesehatan William. Menurut seorang sumber, sang pangeran akan menjalani pemeriksaan medis pencegahan untuk menyingkirkan penyakit apa pun yang mungkin terkait dengan dinas militernya.
"Jangan sampai dia mengidap kanker dalam bentuk apa pun saat bertugas untuk negaranya," kata sumber itu.
Mengingat masalah kesehatan yang sudah berdampak pada monarki, para pejabat ingin menghindari apa yang digambarkan sebagai "serangan tiga kali lipat" kasus kanker di antara anggota senior kerajaan.
Lihat Juga :