Fiersa Besari Pulang dari Timika Hari Ini usai Selamat dalam Pendakian Puncak Carstensz
Selasa, 04 Maret 2025 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
"Flight biasa. Iya (pulang naik pesawat komersial). Ini info terakhir yang saya dapatkan ya," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelantun Celengan Rindu masuk ke dalam rombongan 10 orang pendaki ke Puncak Carstensz. Namun, misi pendakian ini berujung duka setelah dua orang pendaki asal Jakarta dan Bandung, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono meninggal dunia akibat hipotermia saat menuruni puncak tertinggi di Indonesia itu pada 1 Maret 2025.
Penyanyi 41 tahun ini mencapai basecamp Yellow Valley dengan selamat pada 28 Februari 2025 pukul 22.48 WIT. Ia dan rekannya, Furky Syahroni harus menunggu selama dua hari di Yellow Valley akibat cuaca buruk yang menghambat operasi helikopter penyelamat.
Akses transportasi udara menjadi satu-satunya jalur evakuasi resmi menuju Timika. Dalam unggahan Instagram pribadinya, ia menjelaskan bahwa kondisi meteorologis ekstrem di ketinggian 4.400 MDPL tersebut membuat lalu lintas helikopter tidak memungkinkan. Proses evakuasi baru bisa dilakukan ketika intensitas badai berkurang pada pagi 3 Maret 2025.
Baca Juga: Fiersa Besari Dievakuasi dari Puncak Carstensz Papua, Begini Kondisinya Sekarang
"Saat ini, saya dan Furky Syahroni baru tiba kembali ke Timika, Papua Tengah (3 Maret 2025) setelah tertahan di YV terkait cuaca buruk yang berdampak pada lalu lintas helikopter (satu-satunya akses resmi ke YV untuk saat ini adalah helikopter)," tulis Fiersa dikutip dari Instagram @fiersabesari.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelantun Celengan Rindu masuk ke dalam rombongan 10 orang pendaki ke Puncak Carstensz. Namun, misi pendakian ini berujung duka setelah dua orang pendaki asal Jakarta dan Bandung, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono meninggal dunia akibat hipotermia saat menuruni puncak tertinggi di Indonesia itu pada 1 Maret 2025.
Penyanyi 41 tahun ini mencapai basecamp Yellow Valley dengan selamat pada 28 Februari 2025 pukul 22.48 WIT. Ia dan rekannya, Furky Syahroni harus menunggu selama dua hari di Yellow Valley akibat cuaca buruk yang menghambat operasi helikopter penyelamat.
Akses transportasi udara menjadi satu-satunya jalur evakuasi resmi menuju Timika. Dalam unggahan Instagram pribadinya, ia menjelaskan bahwa kondisi meteorologis ekstrem di ketinggian 4.400 MDPL tersebut membuat lalu lintas helikopter tidak memungkinkan. Proses evakuasi baru bisa dilakukan ketika intensitas badai berkurang pada pagi 3 Maret 2025.
Baca Juga: Fiersa Besari Dievakuasi dari Puncak Carstensz Papua, Begini Kondisinya Sekarang
"Saat ini, saya dan Furky Syahroni baru tiba kembali ke Timika, Papua Tengah (3 Maret 2025) setelah tertahan di YV terkait cuaca buruk yang berdampak pada lalu lintas helikopter (satu-satunya akses resmi ke YV untuk saat ini adalah helikopter)," tulis Fiersa dikutip dari Instagram @fiersabesari.
Lihat Juga :