Raja Charles Nangis Dengar Pernyataan Pangeran William tentang Masa Depan Kerajaan
Selasa, 18 Maret 2025 - 23:33 WIB
loading...
Raja Charles menangis menyaksikan pernyataan Pangeran William tentang masa depan kerajaan. Foto/ getty
A
A
A
JAKARTA - Raja Charles dan Pangeran William telah mengalami banyak pergolakan dalam beberapa tahun terakhir sejak kematian mendiang Ratu Elizabeth II. Peran kerajaan pun berubah dramatis, di mana Charles naik takhta dan William menjadi Pangeran Wales.
Ketika William dianugerahi gelar barunya, gelar itu juga disertai dengan gelar Adipati Cornwall dan tanggung jawab untuk mengawasi tanah milik Kadipaten Cornwall yang luas. Kadipaten itu sebelumnya dikelola oleh Charles selama lebih dari 50 tahun ketika dia menjadi Pangeran Wales dan ia sangat tertarik dengan keberhasilannya.
Baca Juga: Kisah Raja Charles Belajar Bahasa Arab untuk Dalami Al-Quran
Dalam dokumenter ITV, Prince Charles: Inside the Duchy of Cornwall, pemirsa melihat Charles berbicara seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya - di mana dia mengungkapkan bagaimana pernyataan putra sulungnya tentang tanah milik itu membuatnya menangis.
Dalam sebuah video, pemirsa melihat William berbicara kepada seorang petani generasi kedua, Mervyn Keeling, tentang tanah milik pribadinya sebagai warisan. William pun mengungkap pemikirannya tentang masa depan.
Ketika William dianugerahi gelar barunya, gelar itu juga disertai dengan gelar Adipati Cornwall dan tanggung jawab untuk mengawasi tanah milik Kadipaten Cornwall yang luas. Kadipaten itu sebelumnya dikelola oleh Charles selama lebih dari 50 tahun ketika dia menjadi Pangeran Wales dan ia sangat tertarik dengan keberhasilannya.
Baca Juga: Kisah Raja Charles Belajar Bahasa Arab untuk Dalami Al-Quran
Dalam dokumenter ITV, Prince Charles: Inside the Duchy of Cornwall, pemirsa melihat Charles berbicara seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya - di mana dia mengungkapkan bagaimana pernyataan putra sulungnya tentang tanah milik itu membuatnya menangis.
Dalam sebuah video, pemirsa melihat William berbicara kepada seorang petani generasi kedua, Mervyn Keeling, tentang tanah milik pribadinya sebagai warisan. William pun mengungkap pemikirannya tentang masa depan.
Lihat Juga :