Nasi Goreng Mbak Yati, Lezatnya Bikin Ketagihan
Sabtu, 05 September 2020 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
Sumaryati sangat bersyukur jika warung nasi goreng yang telah dirintisnya ini akhirnya bisa menjadi sandaran hidup keluarga. Bahkan ia juga sukses menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi.
Bagi Sumaryati, dalam merintis usaha harus dilandasi dengan sabar dan tekun. “ Dengan modal itu, saya yakin Tuhan selalu memberi jalan kepada kita,” ucapnya.
Dikatakan Sumaryati, pelanggannya tidak hanya dari Salatiga saja. Para pelangganya juga berasal dari luar kota, seperti dari Semarang, Boyolali dan Solo. Terbukti, banyak pelancong dari luar daerah yang datang ke Salatiga untuk sekadar mampir ke warungnya.
"Banyak juga pelanggan dari luar kota. Mungkin dari getok tular,” katanya. Tanpa maksud menonjolkan diri, dikatakan Mbak Yati, para pelanggan mengaku cocok dengan masakannya karena rasanya yang khas dan bersih. “ Meski menempati warung yang sederhana, tapi kebersihan saya utamakan,” tandasnya.
Untuk mempertahankan para pelangganya, Mbak Yati selalu memprioritaskan pelayanan terhadap pembeli dengan mempertahankan cita rasa makanan dan menjaga kebersihan tempat jualan. (Lihat videonya: Pekerja Diduga Lalai Dua Bangunan Ruko Roboh)
Sementara itu, salah seorang pelanggan setia warung nasi goreng Mbak Yati, Kartika ( 23) warga Tuntang, Kabupaten Semarang menuturkan, dirinya sudah lama menjadi pelanggan Mbak Yati. Karena kebetulan kampusnya ( IAIN Salatiga) dekat dengan warung itu. "Saya sering kesini, masakannya saya cocok. Sampai hafal (akrab) dengan penjualnya ( Mbak Yati),” katanya. (Angga Rosa)
Bagi Sumaryati, dalam merintis usaha harus dilandasi dengan sabar dan tekun. “ Dengan modal itu, saya yakin Tuhan selalu memberi jalan kepada kita,” ucapnya.
Dikatakan Sumaryati, pelanggannya tidak hanya dari Salatiga saja. Para pelangganya juga berasal dari luar kota, seperti dari Semarang, Boyolali dan Solo. Terbukti, banyak pelancong dari luar daerah yang datang ke Salatiga untuk sekadar mampir ke warungnya.
"Banyak juga pelanggan dari luar kota. Mungkin dari getok tular,” katanya. Tanpa maksud menonjolkan diri, dikatakan Mbak Yati, para pelanggan mengaku cocok dengan masakannya karena rasanya yang khas dan bersih. “ Meski menempati warung yang sederhana, tapi kebersihan saya utamakan,” tandasnya.
Untuk mempertahankan para pelangganya, Mbak Yati selalu memprioritaskan pelayanan terhadap pembeli dengan mempertahankan cita rasa makanan dan menjaga kebersihan tempat jualan. (Lihat videonya: Pekerja Diduga Lalai Dua Bangunan Ruko Roboh)
Sementara itu, salah seorang pelanggan setia warung nasi goreng Mbak Yati, Kartika ( 23) warga Tuntang, Kabupaten Semarang menuturkan, dirinya sudah lama menjadi pelanggan Mbak Yati. Karena kebetulan kampusnya ( IAIN Salatiga) dekat dengan warung itu. "Saya sering kesini, masakannya saya cocok. Sampai hafal (akrab) dengan penjualnya ( Mbak Yati),” katanya. (Angga Rosa)
(ysw)
Lihat Juga :