Pangeran Hisahito Belum Ingin Menikah, Kekaisaran Jepang Terancam Krisis Suksesi
Selasa, 08 April 2025 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan ini semakin mengkhawatirkan bagi masa depan Kekaisaran Jepang. Kakaknya, Putri Mako, sudah melepas status kerajaannya setelah menikahi pria biasa, sementara Putri Aiko, putri Kaisar Naruhito, tidak dapat menjadi penerus takhta karena peraturan yang membatasi suksesi hanya bagi pria.
Dalam kesempatan yang sama, Hisahito juga berbagi tentang ketertarikannya pada lingkungan. Ia mengaku menikmati mengamati serangga, menanam sayuran, serta prihatin dengan dampak perubahan iklim terhadap kehidupan manusia.
“Saya merasa gugup berbicara dengan kalian semua," jelasnya.
Baca Juga: Pangeran Hisahito Jadi Anggota Kekaisaran Pria Pertama yang Capai Usia 18 Tahun
Selain itu, ia juga mempertimbangkan kemungkinan untuk menempuh pendidikan di luar negeri, sebagaimana dilakukan beberapa anggota keluarganya sebelumnya.
“Sebagai anggota muda Keluarga Kekaisaran, saya bertekad untuk memenuhi peran saya,” ujarnya.
Meskipun Kekaisaran Jepang telah mengalami modernisasi, aturan suksesi tetap menjadi perdebatan. Mantan Kaisar Akihito, yang turun takhta pada 2019 karena usia dan kesehatannya, dikenal telah membawa institusi kerajaan lebih dekat dengan rakyat.
Dalam kesempatan yang sama, Hisahito juga berbagi tentang ketertarikannya pada lingkungan. Ia mengaku menikmati mengamati serangga, menanam sayuran, serta prihatin dengan dampak perubahan iklim terhadap kehidupan manusia.
“Saya merasa gugup berbicara dengan kalian semua," jelasnya.
Baca Juga: Pangeran Hisahito Jadi Anggota Kekaisaran Pria Pertama yang Capai Usia 18 Tahun
Selain itu, ia juga mempertimbangkan kemungkinan untuk menempuh pendidikan di luar negeri, sebagaimana dilakukan beberapa anggota keluarganya sebelumnya.
“Sebagai anggota muda Keluarga Kekaisaran, saya bertekad untuk memenuhi peran saya,” ujarnya.
Meskipun Kekaisaran Jepang telah mengalami modernisasi, aturan suksesi tetap menjadi perdebatan. Mantan Kaisar Akihito, yang turun takhta pada 2019 karena usia dan kesehatannya, dikenal telah membawa institusi kerajaan lebih dekat dengan rakyat.
Lihat Juga :