10 Hal yang Merusak Otak, Nomor 5 Wajib Diwaspadai Para Jomblo

Senin, 14 April 2025 - 18:20 WIB
loading...
A A A
Namun, dampaknya tidak berhenti di telinga. Studi menunjukkan bahwa gangguan pendengaran, khususnya pada orang dewasa yang lebih tua, memiliki kaitan erat dengan penurunan fungsi otak, termasuk meningkatnya risiko Alzheimer serta penyusutan jaringan otak.

Hal ini diduga terjadi karena otak dipaksa bekerja lebih keras untuk menangkap dan memahami suara di sekitarnya, sehingga energi kognitif yang seharusnya digunakan untuk menyimpan informasi justru habis untuk sekadar mendengar. Untuk menghindari kerusakan jangka panjang, disarankan agar volume tidak melebihi 60 persen dari kapasitas maksimal perangkat, dan waktu penggunaan dibatasi agar tidak lebih dari beberapa jam dalam sehari.

4. Kurang Aktivitas Fisik


Kebiasaan duduk terlalu lama dan jarang beraktivitas fisik bisa berdampak buruk bagi otak Anda. Gaya hidup yang minim gerak tidak hanya meningkatkan risiko penurunan fungsi kognitif, tetapi juga berkaitan erat dengan munculnya penyakit seperti diabetes, hipertensi, hingga gangguan jantung.

Di mana semua kondisi tersebut merupakan faktor risiko utama penyakit Alzheimer dan demensia. Anda tidak perlu melakukan olahraga berat seperti lari maraton, cukup dengan berjalan kaki cepat selama 30 menit, lima kali seminggu, atau melakukan aktivitas fisik sedang selama total 150 menit per minggu.

Rutin bergerak akan membantu melancarkan aliran darah ke otak, menjaga daya ingat tetap tajam, serta meningkatkan suasana hati dan energi secara keseluruhan.

5. Terlalu Sering Menyendiri


Sebagai makhluk sosial, manusia sejatinya membutuhkan interaksi yang bermakna dengan orang lain untuk menjaga kesehatan mental dan fungsi otak tetap optimal. Bukan jumlah teman di media sosial yang penting, melainkan kualitas hubungan nyata yang terjalin dalam kehidupan sehari-hari.

Mereka yang memiliki koneksi emosional yang kuat, meski hanya dengan satu atau dua orang dekat, cenderung merasa lebih bahagia, produktif, dan memiliki risiko lebih rendah terhadap gangguan kognitif serta penyakit seperti Alzheimer. Jika Anda merasa terisolasi atau kesepian, cobalah mengambil langkah kecil untuk terhubung kembali.

Anda bisa melakukan hal itu dengan menghubungi teman lama, bergabung dalam komunitas, atau mengikuti kegiatan sosial seperti kelas menari, olahraga kelompok, atau klub hobi yang membuka peluang berinteraksi dengan orang lain. Interaksi yang hangat dan bermakna terbukti memberi efek perlindungan bagi otak.

Baca Juga: 10 Buah yang Bantu Menjaga Kesehatan Otak, Biar Gak Gampang Pikun

6. Merokok


Kebiasaan merokok tak hanya berdampak buruk pada paru-paru dan jantung, tetapi juga berpengaruh serius terhadap kesehatan otak. Studi menunjukkan bahwa merokok dapat menyebabkan penyusutan ukuran otak, yang berdampak pada penurunan fungsi kognitif.

Perokok memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi untuk mengalami demensia. Termasuk penyakit Alzheimer. Tak hanya itu, merokok juga berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit kronis lainnya.

Seperti stroke, tekanan darah tinggi, diabetes, serta gangguan kardiovaskular yang semuanya dapat memperburuk kondisi otak seiring waktu.

7. Makan Berlebihan


Mengonsumsi makanan secara berlebihan, meskipun itu makanan sehat, bisa berdampak negatif pada kesehatan otak. Kebiasaan ini berisiko menghambat pembentukan koneksi antarsel otak yang penting untuk proses berpikir, belajar, dan mengingat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Jangan Tunggu Sirosis,...
Jangan Tunggu Sirosis, Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Hati Sejak Dini
3 Gerakan Sederhana...
3 Gerakan Sederhana agar Tubuh Lebih Segar dan Tidak Kaku saat Bangun Tidur
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Kerja Shift Malam, Risiko Penyakit Jantung Meningkat
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Benarkah Olahraga Malam...
Benarkah Olahraga Malam Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
Rekomendasi
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved