10 Hal yang Merusak Otak, Nomor 5 Wajib Diwaspadai Para Jomblo

Senin, 14 April 2025 - 18:20 WIB
loading...
A A A
Jika dibiarkan dalam jangka panjang, makan berlebihan dapat menyebabkan kelebihan berat badan atau obesitas. Di mana kondisi ini kemudian meningkatkan risiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

Kondisi-kondisi tersebut terbukti berkaitan erat dengan penurunan fungsi kognitif dan risiko lebih tinggi terkena alzheimer serta gangguan otak lainnya. Oleh karena itu, menjaga porsi makan seimbang sama pentingnya dengan memilih jenis makanan yang bergizi.

8. Terlalu Lama dalam Kegelapan


Kurangnya paparan cahaya alami, terutama sinar matahari, dapat berdampak negatif pada kondisi mental dan kinerja otak. Menghabiskan terlalu banyak waktu dalam ruangan gelap atau minim pencahayaan bisa memicu gejala depresi, suasana hati yang buruk, hingga penurunan fungsi kognitif.

Beberapa studi ilmiah menunjukkan bahwa sinar matahari tidak hanya meningkatkan produksi vitamin D, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kestabilan hormon yang memengaruhi suasana hati dan kemampuan berpikir.

Tanpa cukup paparan cahaya alami, otak bisa kehilangan ritme sirkadian alaminya, yang berdampak pada konsentrasi dan kejernihan berpikir. Oleh karena itu, penting untuk sesekali keluar rumah dan mendapatkan sinar matahari secukupnya demi menjaga kesehatan otak secara menyeluruh.

9. Berpikir Negatif


Kebiasaan larut dalam pikiran negatif ternyata dapat berdampak serius pada kesehatan otak. Ketika seseorang terus-menerus merasa cemas, pesimis, atau memikirkan hal-hal buruk, sistem saraf otaknya bisa mengalami tekanan kronis. Kondisi ini tak hanya memengaruhi suasana hati, tapi juga berpotensi memicu gangguan psikologis seperti gangguan kecemasan, depresi, bahkan mempercepat penurunan fungsi kognitif.

Sejumlah studi ilmiah mengungkapkan bahwa orang yang cenderung mengulang pikiran negatif memiliki tingkat penumpukan protein amiloid dan tau yang lebih tinggi di otak mereka, dua indikator utama dari penyakit Alzheimer. Penumpukan ini mengganggu komunikasi antar sel otak dan bisa menyebabkan kerusakan otak secara bertahap.

Kabar baiknya, kebiasaan berpikir negatif bukanlah sesuatu yang permanen. Dengan latihan kesadaran diri, dukungan lingkungan yang sehat, serta pendekatan profesional seperti terapi psikologis, pola pikir negatif bisa diubah menjadi lebih konstruktif. Menjaga pola pikir positif bukan hanya baik untuk suasana hati, tetapi juga merupakan investasi penting bagi kesehatan otak jangka panjang.

10. Mengabaikan Masalah Kesehatan


Mengabaikan kondisi kesehatan, sekecil apa pun, bisa berdampak besar terhadap fungsi otak dalam jangka panjang. Banyak orang cenderung menunda pemeriksaan atau tidak mencari bantuan medis saat gejala muncul, padahal penanganan dini sangat krusial.

Misalnya, tekanan darah tinggi yang tidak dikontrol dapat merusak pembuluh darah otak dan meningkatkan risiko stroke serta demensia. Begitu pula dengan depresi yang tidak ditangani dapat mengganggu keseimbangan kimia otak dan memengaruhi kemampuan kognitif.

Bahkan, penyakit kronis seperti diabetes yang tidak terkelola bisa mempercepat penurunan fungsi otak secara bertahap. Oleh karena itu, menjaga kesehatan otak tidak hanya soal pola makan dan gaya hidup, tetapi juga mencakup kesadaran untuk segera memeriksakan diri ke dokter setiap kali ada keluhan medis, sekecil apa pun.

Baca Juga: Waspada! Ini 5 Makanan yang Memicu Pikun, Bisa Merusak Otak
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Saluran...
Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini demi Cegah Penyakit Serius
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Rekomendasi
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Infografis
5 Makanan yang Memicu...
5 Makanan yang Memicu Pikun, Bisa Mengakibatkan Kerusakan Otak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved