Keluarga Rayen Pono Desak Ahmad Dhani Minta Maaf Secara Adat usai Pelesetkan Marga
Rabu, 16 April 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Rayen menegaskan bahwa marga Pono bukan sekadar nama panggung, melainkan identitas budaya yang dijunjung tinggi oleh keluarganya.
"Dia nggak ngerti Pono itu marga, bukan nama panggung. Gue memaafkan, tapi keluarga gue kan masih marah," jelas Rayen.
"Gue juga nggak mau maksa mas Dhani untuk minta maaf. Biar lah gelombang ini yang menyadarkan dia. Dia harus ngapain," tambahnya.
Baca Juga: Ahmad Dhani Sentil Ariel NOAH yang Izinkan Semua Orang Nyanyikan Lagunya Tanpa Izin: Sok Kaya!
Berbeda dengan sikap tenang Rayen, keluarga besarnya di Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, menunjukkan reaksi keras. Dalam video yang beredar, sejumlah anggota keluarga meneriakkan tuntutan agar musisi sekaligus anggota DPR itu meminta maaf secara adat dan terbuka.
"Orang Indonesia Timur kalau menyangkut kehormatan, ini berat," tutur Rayen.
Keluarga besar Rayen secara tegas menyampaikan tuntutan agar suami Mulan Jameela itu meminta maaf melalui media massa, baik daring maupun cetak. Serta mengikuti prosedur permintaan maaf secara adat sebagai bentuk tanggung jawab dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang mereka junjung.
"Dia nggak ngerti Pono itu marga, bukan nama panggung. Gue memaafkan, tapi keluarga gue kan masih marah," jelas Rayen.
"Gue juga nggak mau maksa mas Dhani untuk minta maaf. Biar lah gelombang ini yang menyadarkan dia. Dia harus ngapain," tambahnya.
Baca Juga: Ahmad Dhani Sentil Ariel NOAH yang Izinkan Semua Orang Nyanyikan Lagunya Tanpa Izin: Sok Kaya!
Berbeda dengan sikap tenang Rayen, keluarga besarnya di Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, menunjukkan reaksi keras. Dalam video yang beredar, sejumlah anggota keluarga meneriakkan tuntutan agar musisi sekaligus anggota DPR itu meminta maaf secara adat dan terbuka.
"Orang Indonesia Timur kalau menyangkut kehormatan, ini berat," tutur Rayen.
Keluarga besar Rayen secara tegas menyampaikan tuntutan agar suami Mulan Jameela itu meminta maaf melalui media massa, baik daring maupun cetak. Serta mengikuti prosedur permintaan maaf secara adat sebagai bentuk tanggung jawab dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang mereka junjung.
Lihat Juga :