Waspada Sindrom Gadget Neck, Nyeri Tengkuk Akibat Terlalu Lama Menatap Layar
Sabtu, 19 April 2025 - 00:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Jawaban Menohok Ratu Camilla soal Raja Charles III Turun Takhta: Mimpi!
1. Hindari posisi menunduk terlalu lama saat menggunakan gadget.
2. Gunakan keyboard eksternal saat bekerja dengan laptop lebih dari 30 menit, agar postur tubuh tetap ideal dan leher tidak terbebani.
3. Atur posisi layar sejajar dengan tinggi mata menggunakan penyangga laptop.
Langkah-langkah ini penting agar aktivitas digital Anda tetap nyaman dan bebas nyeri.
Sudah Terlanjur Nyeri? Ini Solusinya
Jika Anda sudah terlanjur mengalami nyeri tengkuk, jangan panik. Beberapa tindakan awal bisa membantu meringankan keluhan:
1. Istirahat sejenak dari penggunaan gadget
2. Gunakan obat pereda nyeri dan pelemas otot, baik dalam bentuk oles maupun diminum
3. Lakukan peregangan ringan pada otot leher secara rutin
4. Dan yang terpenting: konsultasikan ke dokter spesialis
Di Poli Rehabilitasi Medik Bethsaida Hospital, Anda akan mendapatkan penanganan komprehensif mulai dari pemeriksaan kondisi otot dan saraf, hingga terapi lanjutan seperti:
1. Hindari posisi menunduk terlalu lama saat menggunakan gadget.
2. Gunakan keyboard eksternal saat bekerja dengan laptop lebih dari 30 menit, agar postur tubuh tetap ideal dan leher tidak terbebani.
3. Atur posisi layar sejajar dengan tinggi mata menggunakan penyangga laptop.
Langkah-langkah ini penting agar aktivitas digital Anda tetap nyaman dan bebas nyeri.
Sudah Terlanjur Nyeri? Ini Solusinya
Jika Anda sudah terlanjur mengalami nyeri tengkuk, jangan panik. Beberapa tindakan awal bisa membantu meringankan keluhan:
1. Istirahat sejenak dari penggunaan gadget
2. Gunakan obat pereda nyeri dan pelemas otot, baik dalam bentuk oles maupun diminum
3. Lakukan peregangan ringan pada otot leher secara rutin
4. Dan yang terpenting: konsultasikan ke dokter spesialis
Di Poli Rehabilitasi Medik Bethsaida Hospital, Anda akan mendapatkan penanganan komprehensif mulai dari pemeriksaan kondisi otot dan saraf, hingga terapi lanjutan seperti:
Lihat Juga :