Jalan Kaki 2 Menit setelah Makan Bisa Kurangi Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung
Minggu, 20 April 2025 - 18:00 WIB
loading...
Jalan kaki dua menit setelah makan bisa kurangi risiko diabetes dan penyakit jantung secara signifikan, menurut penelitian terbaru yang menunjukkan manfaat. Foto/Healthline
A
A
A
JAKARTA - Jalan kaki dua menit setelah makan bisa kurangi risiko diabetes dan penyakit jantung secara signifikan, menurut penelitian terbaru yang menunjukkan manfaat besar dari kebiasaan sederhana ini. Meski terdengar sepele, aktivitas ringan ini baik untuk kesehatan.
Dilansir dari Times of India, Minggu (20/4/2025), studi terbaru menunjukkan bahwa aktivitas ringan ini mampu membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung , dua kondisi kronis yang sering kali saling berkaitan.
Kebanyakan orang langsung duduk santai atau kembali ke aktivitas kerja setelah makan. Namun, pola ini justru memicu lonjakan kadar gula darah yang cukup tinggi, terutama setelah konsumsi makanan tinggi karbohidrat.
Tanpa aktivitas fisik, tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk menurunkan gula darah karena otot-otot tidak aktif membantu menyerap glukosa. Jika dibiarkan terus-menerus, hal ini dapat memicu resistensi insulin, pemicu utama diabetes tipe 2 dan penumpukan lemak di area perut, yang erat kaitannya dengan risiko penyakit jantung.
Baca Juga: Berapa Kilometer Jalan Kaki Setiap Hari untuk Menurunkan Berat Badan?
Dilansir dari Times of India, Minggu (20/4/2025), studi terbaru menunjukkan bahwa aktivitas ringan ini mampu membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung , dua kondisi kronis yang sering kali saling berkaitan.
Kebanyakan orang langsung duduk santai atau kembali ke aktivitas kerja setelah makan. Namun, pola ini justru memicu lonjakan kadar gula darah yang cukup tinggi, terutama setelah konsumsi makanan tinggi karbohidrat.
Tanpa aktivitas fisik, tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk menurunkan gula darah karena otot-otot tidak aktif membantu menyerap glukosa. Jika dibiarkan terus-menerus, hal ini dapat memicu resistensi insulin, pemicu utama diabetes tipe 2 dan penumpukan lemak di area perut, yang erat kaitannya dengan risiko penyakit jantung.
Baca Juga: Berapa Kilometer Jalan Kaki Setiap Hari untuk Menurunkan Berat Badan?
Lihat Juga :