Pria Ini Idap Penyakit Kulit Akibat Pakai Baju Thrifting Tanpa Dicuci, Kenali Gejalanya
Minggu, 20 April 2025 - 19:00 WIB
loading...
Seorang pria mengidap penyakit kulit akibat memakai baju thrifting tanpa dicuci. Kisahnya viral di media sosial dan jadi peringatan penting pencinta fashion. Foto/TikTok @oneonevertwo
A
A
A
JAKARTA - Seorang pria mengidap penyakit kulit akibat memakai baju thrifting tanpa dicuci. Kisahnya viral di media sosial dan jadi peringatan penting bagi pencinta fashion bekas.
Lewat unggahan di TikTok @oneonevertwo, pria tersebut menceritakan bagaimana kebiasaannya mengenakan baju thrifting tanpa mencucinya lebih dulu berujung pada infeksi kulit bernama moluskum kontagiosum. Infeksi ini menimbulkan benjolan di wajah dan area sekitar bibir.
Di mana menurut dokter, moluskum kontagiosum bisa terjadi akibat paparan virus dari pakaian yang tidak steril. "Sebenarnya beli baju thrifting nggak masalah ya," kata pria tersebut dikutip dari akun TikTok @oneonevertwo, Minggu (20/4/2025).
"Cuma yang jadi masalah berat buat aku, nggak pernah cuci dulu itu baju thrifting sebelum aku pakai. Alhasil aku kena moluskum,” sambungnya.
Baca Juga: Kenali Ringworm, Penyakit Kulit yang Belakangan Viral di Kalangan Anggota Gym
![Pria Ini Idap Penyakit Kulit Akibat Pakai Baju Thrifting Tanpa Dicuci, Kenali Gejalanya]()
Foto/TikTok @oneonevertwo
Dari video yang diunggah, terlihat adanya bentolan-bentolan di area wajah hingga mendekati bibir yang menjadi gejala dari infeksi tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa pakaian bekas umumnya disimpan dan dikemas secara massal. Hal tersebut membuatnya baju thrifting terkontaminasi debu, kuman, bahkan virus.
“Kalau baju thrifting itu kan banyak ya. Ada yang keinjek-injek, ada yang berdebu dan kotor. Kita nggak tahu virus-virus yang menempel itu apa aja," jelasnya.
Dilansir dari Mayo Clinic, Minggu (20/4/2025), moluskum kontagiosum adalah infeksi kulit menular yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini menimbulkan benjolan kecil, bulat, dan keras di permukaan kulit yang biasanya tidak terasa sakit.
Baca Juga: 2 Penyakit Kulit yang Menyerang Wajah di Musim Hujan, Ini Penyebabnya
Namun, jika tergores atau terluka, infeksi bisa menyebar ke area kulit lain atau ke orang lain melalui sentuhan langsung maupun benda yang terkontaminasi.
Menghindari kasus serupa, pria tersebut membagikan saran praktis bagi para pencinta thrifting. Yaitu selalu rendam baju bekas dengan air panas sebelum mencuci, untuk membunuh bakteri dan virus.
Kemudian gunakan detergen saat mencuci agar kotoran dan kuman benar-benar terangkat. Jemur pakaian hingga benar-benar kering di bawah sinar matahari langsung.
Jika memungkinkan, setrika baju dengan suhu tinggi untuk tambahan perlindungan. Unggahan tersebut langsung ramai dibanjiri komentar warganet yang ikut merasa khawatir dan mengingatkan pentingnya kebersihan pakaian sebelum digunakan.
“Baju baru aja wajib dicuci apalagi thrifting,” kata warganet.
“Jangankan thrifting, beli yang baru aja aku cuci dulu,” komentar warganet.
“Wajib dicuci dulu guys semua baju yang baru dibeli," tulis warganet.
Baca Juga: Mengenal Frostbite, Penyakit Kulit saat Dingin yang Terasa Ditusuk-tusuk
Lewat unggahan di TikTok @oneonevertwo, pria tersebut menceritakan bagaimana kebiasaannya mengenakan baju thrifting tanpa mencucinya lebih dulu berujung pada infeksi kulit bernama moluskum kontagiosum. Infeksi ini menimbulkan benjolan di wajah dan area sekitar bibir.
Di mana menurut dokter, moluskum kontagiosum bisa terjadi akibat paparan virus dari pakaian yang tidak steril. "Sebenarnya beli baju thrifting nggak masalah ya," kata pria tersebut dikutip dari akun TikTok @oneonevertwo, Minggu (20/4/2025).
"Cuma yang jadi masalah berat buat aku, nggak pernah cuci dulu itu baju thrifting sebelum aku pakai. Alhasil aku kena moluskum,” sambungnya.
Baca Juga: Kenali Ringworm, Penyakit Kulit yang Belakangan Viral di Kalangan Anggota Gym

Foto/TikTok @oneonevertwo
Dari video yang diunggah, terlihat adanya bentolan-bentolan di area wajah hingga mendekati bibir yang menjadi gejala dari infeksi tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa pakaian bekas umumnya disimpan dan dikemas secara massal. Hal tersebut membuatnya baju thrifting terkontaminasi debu, kuman, bahkan virus.
“Kalau baju thrifting itu kan banyak ya. Ada yang keinjek-injek, ada yang berdebu dan kotor. Kita nggak tahu virus-virus yang menempel itu apa aja," jelasnya.
Apa Itu Moluskum Kontagiosum?
Dilansir dari Mayo Clinic, Minggu (20/4/2025), moluskum kontagiosum adalah infeksi kulit menular yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini menimbulkan benjolan kecil, bulat, dan keras di permukaan kulit yang biasanya tidak terasa sakit.
Baca Juga: 2 Penyakit Kulit yang Menyerang Wajah di Musim Hujan, Ini Penyebabnya
Namun, jika tergores atau terluka, infeksi bisa menyebar ke area kulit lain atau ke orang lain melalui sentuhan langsung maupun benda yang terkontaminasi.
Tips Aman Membeli dan Memakai Baju Thrifting
Menghindari kasus serupa, pria tersebut membagikan saran praktis bagi para pencinta thrifting. Yaitu selalu rendam baju bekas dengan air panas sebelum mencuci, untuk membunuh bakteri dan virus.
Kemudian gunakan detergen saat mencuci agar kotoran dan kuman benar-benar terangkat. Jemur pakaian hingga benar-benar kering di bawah sinar matahari langsung.
Jika memungkinkan, setrika baju dengan suhu tinggi untuk tambahan perlindungan. Unggahan tersebut langsung ramai dibanjiri komentar warganet yang ikut merasa khawatir dan mengingatkan pentingnya kebersihan pakaian sebelum digunakan.
“Baju baru aja wajib dicuci apalagi thrifting,” kata warganet.
“Jangankan thrifting, beli yang baru aja aku cuci dulu,” komentar warganet.
“Wajib dicuci dulu guys semua baju yang baru dibeli," tulis warganet.
Baca Juga: Mengenal Frostbite, Penyakit Kulit saat Dingin yang Terasa Ditusuk-tusuk
(dra)
Lihat Juga :