Raja Charles III Kesal dengan Reaksi Lebay Pangeran Harry soal Keamanan Kerajaan
Rabu, 07 Mei 2025 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
“Yang membuatnya kesal secara pribadi bukan hanya soal keamanan, tapi karena ada kesan bahwa ia sebagai ayah tak peduli terhadap keluarganya. Padahal, ia sangat mencemaskan dampak keuangan dan sumber daya yang terkuras akibat kasus ini,” kata sumber tersebut.
Dalam wawancara berdurasi 30 menit itu, adik Pangeran William ini menyalahkan sistem kerajaan, menuding adanya campur tangan dalam keputusan pengurangan keamanannya setelah mundur dari tugas kerajaan tahun 2020. Ia menyebut situasi ini sebagai "rekayasa institusional", dan menuding perwakilan keluarga kerajaan di komite RAVEC telah ikut memengaruhi keputusan keamanan.
Suami Meghan Markle ini juga mengungkapkan bahwa dirinya tak bisa kembali ke Inggris bersama istri dan anak-anak karena merasa situasi tidak aman. Ia mengatakan kehilangan akses perlindungan membuatnya ragu menunjukkan tanah kelahirannya kepada anak-anaknya, meskipun ia menegaskan rasa cintanya kepada Inggris.
“Saya tidak ingin terus terjebak dalam pertikaian ini. Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dalam konflik, apalagi saya bahkan tidak tahu berapa lama lagi ayah saya bisa hidup,” ujarnya dengan nada emosional.
Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Buat Raja Charles III Hidup seperti di Neraka, Penuh Penderitaan
Namun, narasi sang Duke dinilai memperkeruh situasi internal kerajaan. Beberapa jam sebelum wawancara ditayangkan, sumber istana sempat mengutarakan harapan akan adanya rekonsiliasi. Tapi harapan itu memudar seiring serangkaian tudingan yang dilontarkan Harry terhadap Charles, William, dan ibu sambungnya, Ratu Camilla.
Dalam wawancara berdurasi 30 menit itu, adik Pangeran William ini menyalahkan sistem kerajaan, menuding adanya campur tangan dalam keputusan pengurangan keamanannya setelah mundur dari tugas kerajaan tahun 2020. Ia menyebut situasi ini sebagai "rekayasa institusional", dan menuding perwakilan keluarga kerajaan di komite RAVEC telah ikut memengaruhi keputusan keamanan.
Suami Meghan Markle ini juga mengungkapkan bahwa dirinya tak bisa kembali ke Inggris bersama istri dan anak-anak karena merasa situasi tidak aman. Ia mengatakan kehilangan akses perlindungan membuatnya ragu menunjukkan tanah kelahirannya kepada anak-anaknya, meskipun ia menegaskan rasa cintanya kepada Inggris.
“Saya tidak ingin terus terjebak dalam pertikaian ini. Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dalam konflik, apalagi saya bahkan tidak tahu berapa lama lagi ayah saya bisa hidup,” ujarnya dengan nada emosional.
Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Buat Raja Charles III Hidup seperti di Neraka, Penuh Penderitaan
Namun, narasi sang Duke dinilai memperkeruh situasi internal kerajaan. Beberapa jam sebelum wawancara ditayangkan, sumber istana sempat mengutarakan harapan akan adanya rekonsiliasi. Tapi harapan itu memudar seiring serangkaian tudingan yang dilontarkan Harry terhadap Charles, William, dan ibu sambungnya, Ratu Camilla.
Lihat Juga :