Fenomena Quiet Quitting di Kalangan Gen Z Jepang, Tolak Kerja Berlebihan dan Utamakan Hidup Seimbang

Rabu, 28 Mei 2025 - 06:00 WIB
loading...
Fenomena Quiet Quitting...
Di tengah budaya kerja Jepang yang selama puluhan tahun dikenal akan dedikasi tanpa batas dan loyalitas penuh, kini Gen Z memilih jalur quiet quitting. Foto/South China Morning Post
A A A
JEPANG - Di tengah budaya kerja Jepang yang selama puluhan tahun dikenal akan dedikasi tanpa batas dan loyalitas penuh kepada perusahaan, kini angin perubahan mulai berembus dipelopori Gen Z yang memilih jalur quiet quitting. Ini merupakan sebuah fenomena yang menolak tekanan kerja berlebihan dan lebih mengutamakan keseimbangan hidup.

Quiet quitting , istilah yang pertama kali populer di Amerika Serikat pada tahun 2022, pada dasarnya menggambarkan karyawan yang hanya bekerja sesuai dengan deskripsi tugas tanpa berupaya lebih demi pujian, promosi, atau bonus. Namun di Jepang, istilah ini kini berkembang menjadi bentuk pernyataan sikap, yang mana tidak lagi mengorbankan hidup demi perusahaan, dan justru mengalokasikan lebih banyak waktu untuk diri sendiri.

Pekerja Masuk Tepat Waktu, Pulang Tanpa Drama



Fenomena ini ditandai dengan perilaku yang sederhana namun sangat mencolok dalam konteks budaya Jepang. Di mana para pekerja datang ke kantor tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan sesuai jam, dan pulang tanpa beban untuk lembur atau menunjukkan ambisi berlebihan.

Dalam survei terbaru oleh Mynavi Career Research Lab yang melibatkan 3.000 responden berusia 20 hingga 59 tahun, sebanyak 45 persen menyatakan hanya bekerja secara minimum, tanpa keinginan untuk naik jabatan atau mengejar gaji lebih besar.

Menariknya, kelompok usia 20-an adalah yang paling banyak mengakui bahwa mereka cenderung memilih bekerja secukupnya. Alasan utamanya karena mereka ingin menjalani hidup dengan lebih bermakna di luar kantor.

Baca Juga: 8 Rahasia Orang Jepang Hidup Sehat dan Panjang Umur

"Saya tidak benci pekerjaan saya, tapi saya lebih suka waktu untuk hal-hal yang saya sukai: bertemu teman, mendengarkan musik live, atau traveling," kata Issei dilansir dari DW, Rabu (28/5/2025).

Menurutnya, generasi sebelum dirinya, seperti orang tua dan kakeknya, merasa tak punya pilihan selain bekerja keras demi masa depan yang lebih stabil. Namun bagi dirinya, hidup tak bisa hanya dihabiskan untuk mengejar kenaikan gaji atau status.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
Bebas Ribet: Ini Alasan...
Bebas Ribet: Ini Alasan Gen Z Beralih ke Laundry Pods
Cara Baru Menikmati...
Cara Baru Menikmati Jepang, Lebih Personal dan Fleksibel
Indonesia - Jepang Teken...
Indonesia - Jepang Teken MoC Pariwisata, Perkuat Kerja Sama dan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Ahli Ungkap, Prestasi...
Ahli Ungkap, Prestasi Akademik Gen Z Terendah Dibanding Generasi Sebelumnya
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Rekomendasi
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Berita Terkini
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Infografis
Fenomena di Kuwait:...
Fenomena di Kuwait: 34 Menit Menikah vs 75 Menit Perceraian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved