Viral TKI Meninggal di Jepang Akibat Kentang Bertunas, Ini Bahaya Nyata di Baliknya
Rabu, 11 Juni 2025 - 16:17 WIB
loading...
A
A
A
Bertunas dan tunasnya cukup besar.
Warna kulit berubah menjadi kehijauan.
Tekstur sudah mulai lembek atau keriput.
Memiliki rasa pahit atau aneh setelah dimasak.
Jika tunas masih kecil dan kentang tidak menunjukkan perubahan warna, tekstur, atau rasa aneh, biasanya kentang masih bisa dikonsumsi dengan catatan tunas dan bagian hijau benar-benar dibuang. Namun, jika ragu, lebih baik buang untuk menghindari risiko keracunan.
Agar kentang tidak cepat bertunas atau berubah warna, simpanlah dengan cara berikut:
Simpan di tempat sejuk, gelap, dan kering (jangan di lemari es).
Hindari sinar matahari langsung.
Jangan menyimpan kentang dekat bawang karena bisa mempercepat pembusukan.
Periksa secara rutin dan buang kentang yang menunjukkan tanda-tanda rusak.
Warna kulit berubah menjadi kehijauan.
Tekstur sudah mulai lembek atau keriput.
Memiliki rasa pahit atau aneh setelah dimasak.
Jika tunas masih kecil dan kentang tidak menunjukkan perubahan warna, tekstur, atau rasa aneh, biasanya kentang masih bisa dikonsumsi dengan catatan tunas dan bagian hijau benar-benar dibuang. Namun, jika ragu, lebih baik buang untuk menghindari risiko keracunan.
Agar kentang tidak cepat bertunas atau berubah warna, simpanlah dengan cara berikut:
Simpan di tempat sejuk, gelap, dan kering (jangan di lemari es).
Hindari sinar matahari langsung.
Jangan menyimpan kentang dekat bawang karena bisa mempercepat pembusukan.
Periksa secara rutin dan buang kentang yang menunjukkan tanda-tanda rusak.
(nnz)
Lihat Juga :