Kisah Hijrah Mantan Artis Porno Rae Lil Black, Masuk Islam dan Ganti Nama Jadi Nuray Istiqbal
Jum'at, 20 Juni 2025 - 06:00 WIB
loading...
Kisah hijrah mantan artis porno asal Jepang, Rae Lil Black menarik perhatian publik setelah meninggalkan masa lalunya dan memilih sebagai seorang Muslimah. Foto/Instagram @raelilblack
A
A
A
JAKARTA - Kisah hijrah mantan artis porno asal Jepang, Rae Lil Black menarik perhatian publik setelah meninggalkan masa lalunya dan memilih jalan hidup baru sebagai seorang Muslimah. Wanita yang dulu dikenal luas di industri hiburan dewasa ini mantap masuk Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat, serta mengganti namanya menjadi Nuray Istiqbal, atau akrab disapa Nor.
Perjalanan hijrah Rae Lil Black mencuri perhatian publik karena dibagikan secara terbuka melalui kanal YouTube dan media sosialnya, mengisahkan transformasi spiritual yang penuh refleksi dan kesungguhan. Ia menyebut bahwa keputusannya memeluk Islam dilandasi pencarian makna hidup yang selama ini dicari di tengah gelapnya dunia gemerlap.
"Tapi dua-tiga tahun terakhir aku tidak terlalu aktif, hanya membuat beberapa video dalam setahun. Saat itu aku sudah mulai kehilangan gairah. Aku ingin hidup yang baru," kata wanita yang akrab disapa Nor itu dikutip dari kanal YouTube Nuray Istiqbal, Jumat (20/6/2025).
Pencarian jati diri membawanya berkeliling dunia. Dari Jepang ke Eropa, Thailand, hingga akhirnya menemukan titik terang saat menetap di Malaysia. Pertemuannya dengan komunitas Muslim di sana membuka mata dan hati Nor.
Baca Juga: Kisah Hijrah Oki Setiana Dewi, Mantap Berhijab dan Dalami Ilmu Agama saat Rawat Ibu Sakit
![Kisah Hijrah Mantan Artis Porno Rae Lil Black, Masuk Islam dan Ganti Nama Jadi Nuray Istiqbal]()
Foto/YouTube Nuray Istiqbal
"Aku bertemu banyak orang baik yang beragama Islam. Mereka sopan, ramah, dan hangat. Aku ingin jadi teman yang lebih baik untuk mereka, dan untuk itu, aku merasa perlu memahami keyakinan mereka," jelasnya.
Setelah mempelajari Islam secara mandiri melalui internet dan buku selama enam bulan, Nor mengucap syahadat di Thailand secara daring menjelang Ramadan. Ia ingin menjalani ibadah puasa sebagai seorang Muslim. Ramadan pertamanya ia lalui di Bangkok dan Malaysia, lalu pulang ke Jepang dengan hati yang lebih tenang.
Di tengah perjalanan hijrahnya, Nor tetap mendapat komentar beragam dari publik. Meski begitu, ia memilih memaknai semua itu sebagai ujian keimanan.
"Aku sudah bisa salat. Tapi aku merasa, bagaimana jika aku tak sempat bangun esok hari? Aku ingin menjalani Ramadan sebagai seorang Muslimah," ujarnya.
Baca Juga: Kisah Ferry Irawan Hijrah, Dapat Ujian dari Allah Hati Malah Tenang
"Aku sempat menjalani puasa di Bangkok, Malaysia, lalu pulang ke Jepang. Ramadan ini sangat berarti buatku," lanjutnya.
Nor kini dikenal sebagai sosok yang tekun belajar. Ia sudah khatam membaca Al-Qur'an versi bahasa Jepang dua kali selama Ramadan dan berniat mempelajari bahasa Arab agar bisa memahami ayat suci langsung dari sumber aslinya.
“Bagiku, Al-Qur’an adalah buku petunjuk hidup. Kalau hidup itu penuh masalah, Al-Qur’an itu jawabannya," ucapnya.
Ia juga mulai menjelajahi budaya Islam dari berbagai negara. Selain Malaysia, ia mengunjungi Pakistan dan Dubai. Menurut Nor, pengalaman tersebut memperkaya pemahamannya tentang keindahan dan keragaman umat Muslim di dunia.
Baca Juga: Kisah Hijrah Five Vi, Dulu Gemar Tampil Seksi Kini Takut Dosa Jariyah
“Aku belajar bahwa dalam Islam kita dilarang bergosip. Tapi netizen tetap melakukannya. Aku anggap ini sebagai pelajaran dari Allah untuk tidak menjadi seperti mereka. Mungkin ini balasan atas dosa-dosaku dulu, dan aku diberi kesempatan untuk bersabar dan menebusnya," ungkapnya.
“Aku ingin melihat langsung kehidupan Muslim yang berbeda-beda. Di Lahore, aku merasa sangat diterima dan disambut hangat. Terima kasih untuk semua orang Pakistan," lanjutnya.
Keputusan Nor memeluk Islam juga mendapat dukungan dari teman dekat dan keluarganya. “Lingkaran teman-temanku kecil, dan mereka melihat perubahan positif dalam diriku. Mereka bilang, ‘Kami senang kamu menemukan sesuatu yang membuatmu bahagia.’ Keluargaku juga tidak terlalu mempermasalahkan,” tuturnya.
Kini, Nor memilih menutup masa lalunya dan fokus menjalani hidup yang lebih baik. Ia ingin belajar lebih dalam tentang rukun Islam, rukun iman, dan sejarah Nabi Muhammad SAW.
“Aku percaya Allah melihat usaha kita. Aku tidak aktif lagi di industri itu, aku sudah punya penghasilan lain, dan aku terus berusaha memperbaiki diri,” bebernya.
“Aku tahu aku masih jauh dari sempurna. Tapi aku mau belajar. Aku ingin tahu sejarah Islam, lima rukun Islam, enam rukun iman. Aku mau terus belajar sampai bisa,” sambungnya.
Dari seorang artis kontroversial menjadi seorang mualaf yang mendalami ilmu agama, Nor membuktikan bahwa perubahan selalu mungkin terjadi bagi siapa saja. Dengan penuh keyakinan, ia menutup kisah masa lalu dan membuka lembaran baru.
“Aku percaya, semua ini sudah direncanakan. Waktu, tempat, pertemuan, semuanya sudah ditulis. Dan Allah memilihku, dari tempat yang paling tak terduga. Jadi, ya, sekarang panggil aku Nor,” pungkasnya.
Perjalanan hijrah Rae Lil Black mencuri perhatian publik karena dibagikan secara terbuka melalui kanal YouTube dan media sosialnya, mengisahkan transformasi spiritual yang penuh refleksi dan kesungguhan. Ia menyebut bahwa keputusannya memeluk Islam dilandasi pencarian makna hidup yang selama ini dicari di tengah gelapnya dunia gemerlap.
"Tapi dua-tiga tahun terakhir aku tidak terlalu aktif, hanya membuat beberapa video dalam setahun. Saat itu aku sudah mulai kehilangan gairah. Aku ingin hidup yang baru," kata wanita yang akrab disapa Nor itu dikutip dari kanal YouTube Nuray Istiqbal, Jumat (20/6/2025).
Pencarian jati diri membawanya berkeliling dunia. Dari Jepang ke Eropa, Thailand, hingga akhirnya menemukan titik terang saat menetap di Malaysia. Pertemuannya dengan komunitas Muslim di sana membuka mata dan hati Nor.
Baca Juga: Kisah Hijrah Oki Setiana Dewi, Mantap Berhijab dan Dalami Ilmu Agama saat Rawat Ibu Sakit

Foto/YouTube Nuray Istiqbal
"Aku bertemu banyak orang baik yang beragama Islam. Mereka sopan, ramah, dan hangat. Aku ingin jadi teman yang lebih baik untuk mereka, dan untuk itu, aku merasa perlu memahami keyakinan mereka," jelasnya.
Setelah mempelajari Islam secara mandiri melalui internet dan buku selama enam bulan, Nor mengucap syahadat di Thailand secara daring menjelang Ramadan. Ia ingin menjalani ibadah puasa sebagai seorang Muslim. Ramadan pertamanya ia lalui di Bangkok dan Malaysia, lalu pulang ke Jepang dengan hati yang lebih tenang.
Di tengah perjalanan hijrahnya, Nor tetap mendapat komentar beragam dari publik. Meski begitu, ia memilih memaknai semua itu sebagai ujian keimanan.
"Aku sudah bisa salat. Tapi aku merasa, bagaimana jika aku tak sempat bangun esok hari? Aku ingin menjalani Ramadan sebagai seorang Muslimah," ujarnya.
Baca Juga: Kisah Ferry Irawan Hijrah, Dapat Ujian dari Allah Hati Malah Tenang
"Aku sempat menjalani puasa di Bangkok, Malaysia, lalu pulang ke Jepang. Ramadan ini sangat berarti buatku," lanjutnya.
Nor kini dikenal sebagai sosok yang tekun belajar. Ia sudah khatam membaca Al-Qur'an versi bahasa Jepang dua kali selama Ramadan dan berniat mempelajari bahasa Arab agar bisa memahami ayat suci langsung dari sumber aslinya.
“Bagiku, Al-Qur’an adalah buku petunjuk hidup. Kalau hidup itu penuh masalah, Al-Qur’an itu jawabannya," ucapnya.
Ia juga mulai menjelajahi budaya Islam dari berbagai negara. Selain Malaysia, ia mengunjungi Pakistan dan Dubai. Menurut Nor, pengalaman tersebut memperkaya pemahamannya tentang keindahan dan keragaman umat Muslim di dunia.
Baca Juga: Kisah Hijrah Five Vi, Dulu Gemar Tampil Seksi Kini Takut Dosa Jariyah
“Aku belajar bahwa dalam Islam kita dilarang bergosip. Tapi netizen tetap melakukannya. Aku anggap ini sebagai pelajaran dari Allah untuk tidak menjadi seperti mereka. Mungkin ini balasan atas dosa-dosaku dulu, dan aku diberi kesempatan untuk bersabar dan menebusnya," ungkapnya.
“Aku ingin melihat langsung kehidupan Muslim yang berbeda-beda. Di Lahore, aku merasa sangat diterima dan disambut hangat. Terima kasih untuk semua orang Pakistan," lanjutnya.
Keputusan Nor memeluk Islam juga mendapat dukungan dari teman dekat dan keluarganya. “Lingkaran teman-temanku kecil, dan mereka melihat perubahan positif dalam diriku. Mereka bilang, ‘Kami senang kamu menemukan sesuatu yang membuatmu bahagia.’ Keluargaku juga tidak terlalu mempermasalahkan,” tuturnya.
Kini, Nor memilih menutup masa lalunya dan fokus menjalani hidup yang lebih baik. Ia ingin belajar lebih dalam tentang rukun Islam, rukun iman, dan sejarah Nabi Muhammad SAW.
“Aku percaya Allah melihat usaha kita. Aku tidak aktif lagi di industri itu, aku sudah punya penghasilan lain, dan aku terus berusaha memperbaiki diri,” bebernya.
“Aku tahu aku masih jauh dari sempurna. Tapi aku mau belajar. Aku ingin tahu sejarah Islam, lima rukun Islam, enam rukun iman. Aku mau terus belajar sampai bisa,” sambungnya.
Dari seorang artis kontroversial menjadi seorang mualaf yang mendalami ilmu agama, Nor membuktikan bahwa perubahan selalu mungkin terjadi bagi siapa saja. Dengan penuh keyakinan, ia menutup kisah masa lalu dan membuka lembaran baru.
“Aku percaya, semua ini sudah direncanakan. Waktu, tempat, pertemuan, semuanya sudah ditulis. Dan Allah memilihku, dari tempat yang paling tak terduga. Jadi, ya, sekarang panggil aku Nor,” pungkasnya.
(dra)
Lihat Juga :