Cara Simpan Daging di Freezer agar Tetap Segar, Tips dari Guru Besar IPB
Jum'at, 04 Juli 2025 - 05:30 WIB
loading...
Tips penting untuk menyimpan daging beku di rumah agar tetap aman, bernutrisi, dan tidak kehilangan rasa. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Guru Besar Ilmu Teknologi Pangan dari IPB University, Prof Eko Hari Purnomo, membagikan tips penting untuk menyimpan daging beku di rumah agar tetap aman, bernutrisi, dan tidak kehilangan rasa.
Menurut Prof Eko, suhu penyimpanan berperan besar dalam menjaga kualitas daging secara fisik, sensoris, maupun mikrobiologis.
Baca juga: Daging Kurban Tidak Boleh Dijual, Apa Dalilnya?
“Idealnya, daging disimpan pada suhu -18°C agar kualitasnya tetap terjaga dan tidak mudah terkontaminasi mikroba. Namun, untuk penggunaan rumah tangga, suhu -5°C pun sudah cukup baik,” jelasnya, melalui siaran pers, Jumat (4/7/2025).
Proses pendinginan dan pembekuan bertujuan memperlambat kerusakan daging. Semakin rendah suhu penyimpanan, semakin lama daging bisa mempertahankan kesegarannya, baik dari sisi rasa, kandungan gizi, maupun keamanannya dari bakteri.
Baca juga: 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Daging Kurban, Awas Kolesterol dan Asam Urat Naik
Namun, Prof Eko mengingatkan bahwa pembekuan pada suhu yang kurang rendah dapat menghasilkan kristal es berukuran besar, yang bisa menyebabkan daging kehilangan cairan saat dicairkan.
“Jika kristal es terlalu besar, daging akan banyak kehilangan air saat thawing, sehingga teksturnya jadi kering dan kurang juicy saat dimasak,” ujarnya.
Untuk mencegah hal tersebut, ia menyarankan agar daging dikemas dalam porsi kecil sesuai kebutuhan. Selain menghindari kontaminasi, pengemasan juga membantu menjaga kelembapan daging.
“Pengemasan vakum memang ideal karena mempercepat proses pembekuan, tapi penggunaan plastik biasa sudah cukup untuk skala rumah tangga,” tambahnya.
Prof Eko juga menekankan pentingnya mencantumkan tanggal pembekuan pada kemasan. Hal ini berguna agar konsumen bisa mengatur urutan penggunaan berdasarkan lama penyimpanan.
Dalam proses pencairan atau thawing, ia menyarankan agar dilakukan di suhu dingin, misalnya dengan memindahkan daging ke rak bawah lemari es, bukan di suhu ruang.
“Jangan membekukan kembali daging yang sudah dicairkan karena mutunya akan sangat menurun. Sebaiknya, gunakan kemasan satu kali pakai untuk sekali masak,” tutupnya.
Menurut Prof Eko, suhu penyimpanan berperan besar dalam menjaga kualitas daging secara fisik, sensoris, maupun mikrobiologis.
Baca juga: Daging Kurban Tidak Boleh Dijual, Apa Dalilnya?
“Idealnya, daging disimpan pada suhu -18°C agar kualitasnya tetap terjaga dan tidak mudah terkontaminasi mikroba. Namun, untuk penggunaan rumah tangga, suhu -5°C pun sudah cukup baik,” jelasnya, melalui siaran pers, Jumat (4/7/2025).
Proses pendinginan dan pembekuan bertujuan memperlambat kerusakan daging. Semakin rendah suhu penyimpanan, semakin lama daging bisa mempertahankan kesegarannya, baik dari sisi rasa, kandungan gizi, maupun keamanannya dari bakteri.
Baca juga: 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Daging Kurban, Awas Kolesterol dan Asam Urat Naik
Namun, Prof Eko mengingatkan bahwa pembekuan pada suhu yang kurang rendah dapat menghasilkan kristal es berukuran besar, yang bisa menyebabkan daging kehilangan cairan saat dicairkan.
“Jika kristal es terlalu besar, daging akan banyak kehilangan air saat thawing, sehingga teksturnya jadi kering dan kurang juicy saat dimasak,” ujarnya.
Untuk mencegah hal tersebut, ia menyarankan agar daging dikemas dalam porsi kecil sesuai kebutuhan. Selain menghindari kontaminasi, pengemasan juga membantu menjaga kelembapan daging.
“Pengemasan vakum memang ideal karena mempercepat proses pembekuan, tapi penggunaan plastik biasa sudah cukup untuk skala rumah tangga,” tambahnya.
Prof Eko juga menekankan pentingnya mencantumkan tanggal pembekuan pada kemasan. Hal ini berguna agar konsumen bisa mengatur urutan penggunaan berdasarkan lama penyimpanan.
Dalam proses pencairan atau thawing, ia menyarankan agar dilakukan di suhu dingin, misalnya dengan memindahkan daging ke rak bawah lemari es, bukan di suhu ruang.
“Jangan membekukan kembali daging yang sudah dicairkan karena mutunya akan sangat menurun. Sebaiknya, gunakan kemasan satu kali pakai untuk sekali masak,” tutupnya.
(nnz)
Lihat Juga :