22 Tahun Tak Bersihkan Makeup, Perempuan Ini Derita Ruam Parah di Wajah
Jum'at, 11 Juli 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Gaya hidup ini berlangsung selama 22 tahun, hingga awal tahun 2025 ketika ia mulai mengalami reaksi kulit yang parah. Wajahnya membengkak, memerah, terasa gatal, dan bahkan mulai berubah warna.
Bukannya segera berkonsultasi dengan dokter kulit, Gao justru memilih perawatan di klinik estetika dan menerima suntikan yang disebut penguat kulit. Namun hasilnya tak sesuai harapan, kulit wajahnya justru berubah menjadi keunguan dan kondisinya makin memburuk.
"Gatalnya luar biasa. Saya sampai harus mengurung diri di rumah. Saya tidak sanggup bertemu orang lain,” ujar Gao.
Baca Juga: Penanganan Ruam Popok Bayi, Perlukah Penanganan dari Dokter?
![22 Tahun Tak Bersihkan Makeup, Perempuan Ini Derita Ruam Parah di Wajah]()
Foto/Oddity Central
“Wajah saya terasa seperti dirayapi ribuan semut. Saya bahkan tidak bisa mengenali diri sendiri di cermin," tambahnya.
Gao mengaku berasal dari keluarga sederhana dan sering menggunakan produk kosmetik murah selama bertahun-tahun. Ia pun menduga kualitas makeup yang digunakan turut memperburuk kondisi kulitnya.
Bukannya segera berkonsultasi dengan dokter kulit, Gao justru memilih perawatan di klinik estetika dan menerima suntikan yang disebut penguat kulit. Namun hasilnya tak sesuai harapan, kulit wajahnya justru berubah menjadi keunguan dan kondisinya makin memburuk.
"Gatalnya luar biasa. Saya sampai harus mengurung diri di rumah. Saya tidak sanggup bertemu orang lain,” ujar Gao.
Baca Juga: Penanganan Ruam Popok Bayi, Perlukah Penanganan dari Dokter?

Foto/Oddity Central
“Wajah saya terasa seperti dirayapi ribuan semut. Saya bahkan tidak bisa mengenali diri sendiri di cermin," tambahnya.
Gao mengaku berasal dari keluarga sederhana dan sering menggunakan produk kosmetik murah selama bertahun-tahun. Ia pun menduga kualitas makeup yang digunakan turut memperburuk kondisi kulitnya.
Lihat Juga :