Mitra Keluarga Kelapa Gading Hadirkan Rezum, Teknologi Minim Invasif untuk Pembesaran Prostat
Jum'at, 11 Juli 2025 - 16:20 WIB
loading...
Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor inovasi medis di Indonesia. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor inovasi medis di Indonesia. Hari ini, rumah sakit tersebut resmi menghadirkan teknologi mutakhir dari Amerika Serikat untuk penanganan pembesaran prostat jinak (Benign Prostatic Hyperplasia/BPH) secara minimal invasif tanpa perlu pembedahan besar.
Teknologi ini dikenal dengan nama Rezūm, dan kini telah tersedia untuk pertama kalinya di jaringan Mitra Keluarga. Peluncuran teknologi Rezūm di Mitra Keluarga Kelapa Gading berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran pimpinan dari Boston Scientific Indonesia serta Mitra Keluarga Group.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Alphons Festus, selaku Country Leader Boston Scientific Indonesia; dr. Christina Dian Anggraeni, Chief Operating Officer Mitra Keluarga Group; serta dr. Arina Yuli Roswiyati, MS., MARS, Direktur Regional 1 Mitra Keluarga. Dari pihak rumah sakit, hadir pula dr. Ronald Reagan, M.M., MARS, selaku Direktur Mitra Keluarga Kelapa Gading, dan dr. Nugroho Purnomo, Sp.U, Subsp. Onk (K), Dokter Spesialis Urologi yang juga menjadi tenaga medis pertama di Mitra Keluarga yang mengaplikasikan teknologi Rezūm.
Rezūm: Teknologi Minim Invasif yang Ubah Standar Pengobatan Prostat
Pembesaran prostat merupakan kondisi yang umum dialami pria di atas usia 50 tahun. Gejalanya meliputi sering buang air kecil di malam hari, pancaran urin melemah, hingga rasa tidak tuntas setelah berkemih. Selama ini, banyak pasien enggan berobat karena takut operasi atau efek samping obat jangka panjang.
Teknologi Rezūm hadir sebagai solusi baru yang nyaman dan minim risiko. Dengan memanfaatkan energi termal dari uap air panas, Rezūm bekerja langsung pada jaringan prostat yang membesar, mengecilkannya secara selektif tanpa sayatan, tanpa rawat inap, dan tanpa mengganggu fungsi seksual.
Rezūm memiliki sejumlah keunggulan yang menjadikannya pilihan ideal bagi pria dengan pembesaran prostat. Prosedurnya berlangsung singkat, hanya sekitar 10–15 menit, tanpa perlu pembedahan atau sayatan (non-surgical), sehingga pasien dapat langsung pulang di hari yang sama. Teknologi ini juga memiliki efek samping yang minimal, dengan hasil yang mulai terasa dalam beberapa minggu setelah tindakan. Yang tak kalah penting, Rezūm tetap mempertahankan kualitas hidup pasien serta menjaga fungsi seksual tetap optimal.
Mitra Keluarga: Inovasi Berkelanjutan untuk Pasien Indonesia
Peluncuran Rezūm sejalan dengan misi Mitra Keluarga untuk menghadirkan layanan kesehatan berstandar global yang tetap berfokus pada pendekatan humanis.
"Kami selalu mencari cara terbaik untuk menghadirkan layanan medis yang tidak hanya canggih, tapi juga humanis. Dengan Rezūm, pasien tidak hanya disembuhkan secara klinis—tapi juga diberikan kenyamanan dan kontrol atas kualitas hidupnya," kata COO Mitra Keluarga Group dr. Christina Dian Anggraeni.
Sebagai rumah sakit yang dikenal luas dengan layanan unggulan di bidang bedah minimal invasif, jantung terpadu, THT, dan kini urologi modern, Mitra Keluarga Kelapa Gading terus menjadi pionir dalam teknologi kesehatan.
“Kami ingin rumah sakit ini menjadi tempat di mana pasien bisa mendapatkan solusi medis terbaik dengan pengalaman yang menyenangkan. Tidak ada lagi rasa takut akan operasi besar. Rezūm menjawab kebutuhan pasien yang ingin sembuh, tapi tetap ingin aktif," jelas Direktur RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dr. Ronald Reagan.
Pengalaman Langsung dari Dokter Urologi
Dokter Urologi Mitra Keluarga Kelapa Gading, dr. Nugroho Purnomo, Sp.U, Subsp. Onk (K), menjadi dokter pertama yang mengaplikasikan Rezūm di jaringan Mitra Keluarga. Ia menyebut teknologi ini sebagai “game changer” dalam terapi BPH.
"Selama bertahun-tahun kami mengobati BPH dengan obat-obatan dan pembedahan terbuka. Tapi tidak semua pasien cocok atau siap menjalani operasi. Dengan Rezūm, kami punya pilihan baru yang cepat, efektif, dan aman. Pasien bisa langsung kembali bekerja, olahraga, bahkan liburan. Itu nilai tambah yang besar,” ungkap dr. Nugroho.
Kolaborasi Global: Teknologi untuk Semua
Dukungan terhadap inovasi ini juga datang Alphons Festus dari pihak Boston Scientific Indonesia.
“Kami bangga bisa bekerja sama dengan Mitra Keluarga—jaringan rumah sakit yang terbuka terhadap teknologi baru dan punya semangat tinggi untuk menjadikan pasien sebagai pusat perhatian. Rezūm adalah awal dari transformasi besar di bidang urologi di Indonesia," tutur Alphons Festus.
“Setelah peluncuran ini, kami akan memonitor kepuasan pasien dan keberhasilan terapi. Kami ingin teknologi seperti Rezūm bisa diakses oleh lebih banyak masyarakat Indonesia melalui rumah sakit Mitra Keluarga lainnya," tambah Direktur Regional 1 Mitra Keluarga dr. Arina Yuli Roswiyati.
Ajak Pria Indonesia Tak Lagi Takut Berobat
Mitra Keluarga Kelapa Gading melalui peluncuran Rezūm ingin mendorong para pria untuk tidak lagi menunda pengobatan pembesaran prostat. Tidak ada lagi ketakutan akan operasi besar, efek samping obat, atau gangguan fungsi seksual.
Teknologi ini dikenal dengan nama Rezūm, dan kini telah tersedia untuk pertama kalinya di jaringan Mitra Keluarga. Peluncuran teknologi Rezūm di Mitra Keluarga Kelapa Gading berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran pimpinan dari Boston Scientific Indonesia serta Mitra Keluarga Group.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Alphons Festus, selaku Country Leader Boston Scientific Indonesia; dr. Christina Dian Anggraeni, Chief Operating Officer Mitra Keluarga Group; serta dr. Arina Yuli Roswiyati, MS., MARS, Direktur Regional 1 Mitra Keluarga. Dari pihak rumah sakit, hadir pula dr. Ronald Reagan, M.M., MARS, selaku Direktur Mitra Keluarga Kelapa Gading, dan dr. Nugroho Purnomo, Sp.U, Subsp. Onk (K), Dokter Spesialis Urologi yang juga menjadi tenaga medis pertama di Mitra Keluarga yang mengaplikasikan teknologi Rezūm.
Rezūm: Teknologi Minim Invasif yang Ubah Standar Pengobatan Prostat
Pembesaran prostat merupakan kondisi yang umum dialami pria di atas usia 50 tahun. Gejalanya meliputi sering buang air kecil di malam hari, pancaran urin melemah, hingga rasa tidak tuntas setelah berkemih. Selama ini, banyak pasien enggan berobat karena takut operasi atau efek samping obat jangka panjang.
Teknologi Rezūm hadir sebagai solusi baru yang nyaman dan minim risiko. Dengan memanfaatkan energi termal dari uap air panas, Rezūm bekerja langsung pada jaringan prostat yang membesar, mengecilkannya secara selektif tanpa sayatan, tanpa rawat inap, dan tanpa mengganggu fungsi seksual.
Rezūm memiliki sejumlah keunggulan yang menjadikannya pilihan ideal bagi pria dengan pembesaran prostat. Prosedurnya berlangsung singkat, hanya sekitar 10–15 menit, tanpa perlu pembedahan atau sayatan (non-surgical), sehingga pasien dapat langsung pulang di hari yang sama. Teknologi ini juga memiliki efek samping yang minimal, dengan hasil yang mulai terasa dalam beberapa minggu setelah tindakan. Yang tak kalah penting, Rezūm tetap mempertahankan kualitas hidup pasien serta menjaga fungsi seksual tetap optimal.
Mitra Keluarga: Inovasi Berkelanjutan untuk Pasien Indonesia
Peluncuran Rezūm sejalan dengan misi Mitra Keluarga untuk menghadirkan layanan kesehatan berstandar global yang tetap berfokus pada pendekatan humanis.
"Kami selalu mencari cara terbaik untuk menghadirkan layanan medis yang tidak hanya canggih, tapi juga humanis. Dengan Rezūm, pasien tidak hanya disembuhkan secara klinis—tapi juga diberikan kenyamanan dan kontrol atas kualitas hidupnya," kata COO Mitra Keluarga Group dr. Christina Dian Anggraeni.
Sebagai rumah sakit yang dikenal luas dengan layanan unggulan di bidang bedah minimal invasif, jantung terpadu, THT, dan kini urologi modern, Mitra Keluarga Kelapa Gading terus menjadi pionir dalam teknologi kesehatan.
“Kami ingin rumah sakit ini menjadi tempat di mana pasien bisa mendapatkan solusi medis terbaik dengan pengalaman yang menyenangkan. Tidak ada lagi rasa takut akan operasi besar. Rezūm menjawab kebutuhan pasien yang ingin sembuh, tapi tetap ingin aktif," jelas Direktur RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dr. Ronald Reagan.
Pengalaman Langsung dari Dokter Urologi
Dokter Urologi Mitra Keluarga Kelapa Gading, dr. Nugroho Purnomo, Sp.U, Subsp. Onk (K), menjadi dokter pertama yang mengaplikasikan Rezūm di jaringan Mitra Keluarga. Ia menyebut teknologi ini sebagai “game changer” dalam terapi BPH.
"Selama bertahun-tahun kami mengobati BPH dengan obat-obatan dan pembedahan terbuka. Tapi tidak semua pasien cocok atau siap menjalani operasi. Dengan Rezūm, kami punya pilihan baru yang cepat, efektif, dan aman. Pasien bisa langsung kembali bekerja, olahraga, bahkan liburan. Itu nilai tambah yang besar,” ungkap dr. Nugroho.
Kolaborasi Global: Teknologi untuk Semua
Dukungan terhadap inovasi ini juga datang Alphons Festus dari pihak Boston Scientific Indonesia.
“Kami bangga bisa bekerja sama dengan Mitra Keluarga—jaringan rumah sakit yang terbuka terhadap teknologi baru dan punya semangat tinggi untuk menjadikan pasien sebagai pusat perhatian. Rezūm adalah awal dari transformasi besar di bidang urologi di Indonesia," tutur Alphons Festus.
“Setelah peluncuran ini, kami akan memonitor kepuasan pasien dan keberhasilan terapi. Kami ingin teknologi seperti Rezūm bisa diakses oleh lebih banyak masyarakat Indonesia melalui rumah sakit Mitra Keluarga lainnya," tambah Direktur Regional 1 Mitra Keluarga dr. Arina Yuli Roswiyati.
Ajak Pria Indonesia Tak Lagi Takut Berobat
Mitra Keluarga Kelapa Gading melalui peluncuran Rezūm ingin mendorong para pria untuk tidak lagi menunda pengobatan pembesaran prostat. Tidak ada lagi ketakutan akan operasi besar, efek samping obat, atau gangguan fungsi seksual.
(dra)
Lihat Juga :