Diabetes Bukan Cuma Faktor Genetik, Waspadai Kebiasaan Sehari-harimu!

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:00 WIB
loading...
Diabetes Bukan Cuma...
Halo, Happy Health! Apakah menurutmu penyakit diabetes itu adalah penyakit turunan? Padahal bukan hanya karena faktor itu saja, loh! Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Halo, Happy Health! Apakah menurutmu penyakit diabetes itu adalah penyakit turunan? Padahal bukan hanya karena faktor itu saja, loh! Gaya hidupmu sehari-hari juga memiliki peran besar. Lalu, apa saja faktor yang menyebabkan tingginya risiko penyakit diabetes dan penyakit berbahaya lainnya? Pada artikel kali ini, bersama nutritionist Audy Aprillia, mari simak bersama-sama gaya hidup dan kebiasaan kecil yang dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya seperti diabetes.

Kebiasan Kecil yang Berdampak Besar

Kebiasaan-kebiasaan kecil seperti suka minum minuman bersoda, konsumsi gula reguler setiap hari, ataupun konsumsi dessert manis bisa berdampak negatif untuk kesehatan tubuh kamu apabila dilakukan secara terus-menerus. Menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten memang cukup sulit, terlebih lagi jika kamu sering mengunjungi cafe-cafe lucu yang menjual dessert dan minuman manis. Kalau sudah kebablasan dan tidak bisa berhenti mengonsumsinya, ditambah kamu adalah orang yang malas bergerak, akan semakin bahaya untuk kesehatanmu.

Pola Makan yang Baik

Gaya hidup yang seperti apa sih yang seharusnya dilakukan? Bagaimana solusi yang tepat untuk menghindari penyakit diabetes? Solusinya sangat mudah, kamu perlu mengganti gula reguler yang kamu konsumsi setiap hari seperti gula tebu, sirup jagung, gula alkohol, dan pemanis buatan ke Gula Ramah seperti gula aren, gula kelapa, gula lontar, dan kurma. Selain itu, perlu dibarengi dengan pola makan yang baik dan sehat. Contohnya yaitu:

Sarapan bergizi. Mulailah dengan sarapan dengan gizi seimbang di awal hari dan memilih makanan yang kaya akan protein dan serat.

Baca Juga: 5 Bahaya Kelebihan Karbohidrat bagi Kesehatan, Kolesterol Naik hingga Risiko Diabetes

Makan siang dan malam. Misalnya seperti karbohidrat kompleks, protein, lemak baik, dan serat. Perhatikan Indeks Glikemik. Pilihlah makanan yang Low-GI dengan nilai dibawah 55.

Indeks Glikemik dan Low-GI

Apakah kamu familiar dengan kata Low-GI? Low-GI adalah singkatan dari Low Glycemic Index, yang artinya Indeks Glikemik Rendah. Indeks glikemik (IG) adalah angka (berskala 1-100) yang menunjukkan seberapa cepat makanan berkarbohidrat diproses menjadi glukosa di dalam tubuh. Semakin tinggi nilai Indeks Glikemik makanan yang kamu konsumsi, semakin cepat pula kadar gula darah dalam tubuh kamu akan melonjak dan memperbesar risiko terkena penyakit diabetes.

Tips Gula Darah Tetap Stabil

Faktanya, mengonsumsi makanan Low-GI dapat menjaga gula darah kamu tetap stabil, sehingga bisa menekan risiko terkena penyakit seperti diabetes tipe 2 dan obesitas. Maka dari itu, penting sekali untuk mulai mengurangi konsumsi gula reguler dan mulai beralih ke Gula Ramah. Kamu bisa mengganti kebiasaan kamu yang suka mengonsumsi snack kemasan manis yang mengandung gula reguler dengan snack yang mengandung Gula Ramah seperti snack dari Yava Bali. Snack Yava Bali adalah salah satu snack yang termasuk Low-GI. Jadi, kamu tidak perlu khawatir jika mengonsumsinya untuk sehari-hari.

Intinya, gaya hidup sehat itu bisa dilakukan dari hal yang paling kecil tapi dengan catatan harus konsisten agar timbul kebiasaan baru yang bisa memberi dampak besar bagi kesehatan tubuh kamu. Untuk info menarik lainnya tentang Gula Ramah dan tips menjaga kesehatan, kamu bisa langsung kunjungi Channel Youtube Yava Bali, ya!

Baca Juga: 5 Minuman untuk Menormalkan Gula Darah, Solusi Alami Penderita Diabetes
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Kebiasaan Duduk Lama...
Kebiasaan Duduk Lama Bisa Sebabkan Diabetes, Ini Penjelasan Dokter!
Penderita Diabetes Sebaiknya...
Penderita Diabetes Sebaiknya Hindari Konsumsi Semangka, Ini Alasannya!
Jangan Salah, Gula dari...
Jangan Salah, Gula dari Buah Juga Bisa Memicu Diabetes Semakin Parah
mGanik Nutrition Hadirkan...
mGanik Nutrition Hadirkan Camilan Rendah Glikemik untuk Diabetes Tipe 2
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
Inovasi Terbaru Novo...
Inovasi Terbaru Novo Nordisk untuk Diabetes Tipe 2 Disetujui FDA AS
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Berita Terkini
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Infografis
10 Penyebab Nyeri Dada...
10 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri, Bukan Cuma Serangan Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved