Heboh! Bumbu Instan Indonesia Dapat Label Peringatan Kanker di California
Kamis, 24 Juli 2025 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
"Artinya? Produk ini mungkin mengandung unsur kimia tertentu dalam kadar sangat kecil yang menurut hukum lokal perlu diperingatkan. Tapi bukan berarti otomatis berbahaya atau dilarang dikonsumsi ya!" sambungnya.
Dilansir dari Office of Environmental Health Hazard Assessment (OEHHA), label peringatan tersebut merupakan bagian dari Proposisi 65, atau secara resmi disebut Safe Drinking Water and Toxic Enforcement Act of 1986.
Undang-undang ini mewajibkan perusahaan yang menjual produk di California untuk mencantumkan peringatan jika produk mereka mengandung zat kimia tertentu yang berpotensi menyebabkan kanker, cacat lahir, atau gangguan reproduksi, meskipun dalam jumlah kecil.
Menurut penjelasan dari OEHHA, Prop 65 bertujuan memberikan informasi kepada konsumen tentang potensi paparan bahan kimia agar mereka dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih produk.
Sehingga, keberadaan label bukan berarti produk dilarang atau pasti berbahaya. Melainkan hanya sebagai informasi tambahan untuk transparansi.
Baca Juga: Waspadai Bahaya Kol Goreng, Ahli Gizi IPB Ungkap Risiko Kanker dan Lemak Berlebih
Apa Itu Prop 65?
Dilansir dari Office of Environmental Health Hazard Assessment (OEHHA), label peringatan tersebut merupakan bagian dari Proposisi 65, atau secara resmi disebut Safe Drinking Water and Toxic Enforcement Act of 1986.
Undang-undang ini mewajibkan perusahaan yang menjual produk di California untuk mencantumkan peringatan jika produk mereka mengandung zat kimia tertentu yang berpotensi menyebabkan kanker, cacat lahir, atau gangguan reproduksi, meskipun dalam jumlah kecil.
Menurut penjelasan dari OEHHA, Prop 65 bertujuan memberikan informasi kepada konsumen tentang potensi paparan bahan kimia agar mereka dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih produk.
Sehingga, keberadaan label bukan berarti produk dilarang atau pasti berbahaya. Melainkan hanya sebagai informasi tambahan untuk transparansi.
Baca Juga: Waspadai Bahaya Kol Goreng, Ahli Gizi IPB Ungkap Risiko Kanker dan Lemak Berlebih
Lihat Juga :