Kate Middleton Tuntut Meghan Markle Minta Maaf sebagai Syarat Damai
Kamis, 31 Juli 2025 - 09:00 WIB
loading...
Kate Middleton dikabarkan menetapkan satu syarat utama untuk memperbaiki hubungannya dengan Meghan Markle, yakni permintaan maaf yang tulus dari sang Duchess. Foto/People
A
A
A
INGGRIS - Kate Middleton dikabarkan menetapkan satu syarat utama untuk memperbaiki hubungannya dengan Meghan Markle, yakni permintaan maaf yang tulus dari sang Duchess of Sussex. Putri Wales disebut belum bisa melupakan sejumlah insiden di masa lalu, termasuk konflik pengiring pengantin yang sempat menjadi sorotan publik.
Permintaan ini dikaitkan dengan keinginan Kate Middleton untuk memperbaiki relasi keluarga kerajaan, terutama setelah upaya perdamaian antara Pangeran Harry dan Raja Charles III mulai menunjukkan titik terang. Namun, meski memahami pentingnya rekonsiliasi, ia dikabarkan masih menyimpan kekhawatiran besar terhadap sikap Meghan Markle .
Dilansir dari Geo TV, Kamis (31/7/2025), salah satu ketakutan terbesar istri Pangeran William tersebut adalah potensi bocornya percakapan pribadi ke media.
Hal tersebut mengingat sejarah wawancara kontroversial Meghan dan Harry dengan Oprah Winfrey serta pengungkapan detail keluarga dalam buku otobiografi Spare. Seorang sumber dalam istana menyebut ibu tiga anak itu merasa apa pun yang dikatakannya bisa kembali menjadi konsumsi publik dan dipelintir.
Baca Juga: Meghan Markle Kembali Berseteru dengan Kate Middleton, Gara-gara Dolly Parton?
![Kate Middleton Tuntut Meghan Markle Minta Maaf sebagai Syarat Damai]()
Foto/People
“Kate merasa belum pernah bisa membersihkan namanya sejak insiden gaun pengiring pengantin, sementara Meghan punya banyak panggung untuk menjelaskan versinya,” kata sumber tersebut kepada Heat Magazine.
Sumber itu juga menambahkan bahwa calon Ratu Inggris selanjutnya ini hanya bersedia berbicara jika komunikasi dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh banyak pihak. Hal tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap dirinya.
Sebab, ibunda Pangeran George ini ingin memastikan bahwa semua percakapan tidak bisa dipelintir atau digunakan untuk keuntungan naratif tertentu.
“Kate butuh jaminan bahwa permintaan maaf datang dari hati yang tulus, bukan sekadar formalitas. Dia juga ingin ada saksi dalam setiap interaksi mereka agar tidak terjadi kesalahpahaman,” jelasnya.
Baca Juga: Kisah di Balik Momen Menegangkan Pertemuan Kate Middleton dan Meghan Markle
Di sisi lain, mantan artis asal Amerika itu dikabarkan tetap pada posisinya untuk tidak melakukan pendekatan lebih dulu. Namun, kecuali sang kakak ipar benar-benar terbuka untuk berdialog tanpa praduga.
Hubungan para menantu Raja Charles III yang memburuk sejak beberapa tahun terakhir kini menjadi ujian besar bagi masa depan keharmonisan internal keluarga kerajaan Inggris.
Permintaan ini dikaitkan dengan keinginan Kate Middleton untuk memperbaiki relasi keluarga kerajaan, terutama setelah upaya perdamaian antara Pangeran Harry dan Raja Charles III mulai menunjukkan titik terang. Namun, meski memahami pentingnya rekonsiliasi, ia dikabarkan masih menyimpan kekhawatiran besar terhadap sikap Meghan Markle .
Dilansir dari Geo TV, Kamis (31/7/2025), salah satu ketakutan terbesar istri Pangeran William tersebut adalah potensi bocornya percakapan pribadi ke media.
Hal tersebut mengingat sejarah wawancara kontroversial Meghan dan Harry dengan Oprah Winfrey serta pengungkapan detail keluarga dalam buku otobiografi Spare. Seorang sumber dalam istana menyebut ibu tiga anak itu merasa apa pun yang dikatakannya bisa kembali menjadi konsumsi publik dan dipelintir.
Baca Juga: Meghan Markle Kembali Berseteru dengan Kate Middleton, Gara-gara Dolly Parton?

Foto/People
“Kate merasa belum pernah bisa membersihkan namanya sejak insiden gaun pengiring pengantin, sementara Meghan punya banyak panggung untuk menjelaskan versinya,” kata sumber tersebut kepada Heat Magazine.
Sumber itu juga menambahkan bahwa calon Ratu Inggris selanjutnya ini hanya bersedia berbicara jika komunikasi dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh banyak pihak. Hal tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap dirinya.
Sebab, ibunda Pangeran George ini ingin memastikan bahwa semua percakapan tidak bisa dipelintir atau digunakan untuk keuntungan naratif tertentu.
“Kate butuh jaminan bahwa permintaan maaf datang dari hati yang tulus, bukan sekadar formalitas. Dia juga ingin ada saksi dalam setiap interaksi mereka agar tidak terjadi kesalahpahaman,” jelasnya.
Baca Juga: Kisah di Balik Momen Menegangkan Pertemuan Kate Middleton dan Meghan Markle
Di sisi lain, mantan artis asal Amerika itu dikabarkan tetap pada posisinya untuk tidak melakukan pendekatan lebih dulu. Namun, kecuali sang kakak ipar benar-benar terbuka untuk berdialog tanpa praduga.
Hubungan para menantu Raja Charles III yang memburuk sejak beberapa tahun terakhir kini menjadi ujian besar bagi masa depan keharmonisan internal keluarga kerajaan Inggris.
(dra)
Lihat Juga :