Padi Reborn Rombak Lagu Mahadewi di Pagelaran Sabang Merauke, Padukan Orkestra dan Opera
Selasa, 05 Agustus 2025 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Namun, lagu Mahadewi di Pagelaran Sabang Merauke ini akan jauh berbeda. Padi Reborn mengaransemen ulang "Mahadewi". Lagu yang kental dengan unsur balada rock ini akan dirombak agar bisa menyesuaikan dengan konsep orkestra dan opera pertunjukan tersebut.
Pada pagelaran akan melibatkan lebih dari 1.500 pelaku seni, termasuk 351 penari ini, Padi Reborn akan berkolaborasi dengan Yura Yunita. Namun, ada juga artis lain yang ambil bagian, seperti Alsant Nababan, Gabriel Hervianto, Christine Tambunan, Yuyun Arfah, Mirabeth Sonia, Nino Prabowo, Taufan Purbo, Swain Mahisa, Sruti Respati dan Roland Rogers.
Yura Yunita mengatakan penampilannya di pagelaran kali ini akan terasa lebih berenergi dan akan membuat penonton semakin jatuh cinta dengan Tanah Air. "Kita sebagai anak muda semakin cinta dengan Indonesia. Ini akan menjadi atraksi yang luar biasa," tutur Yura.
Yura sendiri akan menyanyikan sejumlah lagu. Namun, ada banyak lagu yang akan di bawakan di Pagelaran Sabang Merauke ini di antaranya Rambadia (Sumatera Utara), dibawakan oleh Alsant Nababan, Christine Tambunan, dan Yuyun Arfah, menghadirkan suasana pesta Batak yang penuh suka cita, Mahadewi (Daerah Istimewa Yogyakarta), dibawakan oleh PADI Reborn dan Yura Yunita, dengan pendekatan orkestral megah dan sentuhan pop spiritual, Injit-Injit Semut (Jambi), versi yang unik dan enerjik, dibawakan oleh Yura Yunita bersama The Resonanz Children's Choir, dan Benggong (Nusa Tenggara Timur), sepenuhnya dinyanyikan oleh Batavia Madrigal Singers, mengangkat suara khas Nusa Tenggara Timur dalam nuansa yang kaya dan meditatif.
Diketahui, Pagelaran Sabang Merauke 2025 mengusung tema Hikayat Nusantara, yang mengangkat kembali kekayaan cerita-cerita rakyat legendaris dari berbagai penjuru negeri. Untuk musiknya sendiri dikembangkan layaknya membuat film, film Pagelaran Sabang Merauke, dimana merangkai lagu dalam satu kesatuan musik dalam cerita Hikayat Nusantara yang lagu dan musiknya mewakili daerah – daerah dari Sabang sampai Merauke dan juga dari masa ke masa. Menggabungkan modernitas dan tradisi yang saling mengisi kolaborasi lintas generasi dan lintas genre musik. untuk menghasilkan musik modern yang sarat menyatu dengan seni budaya Indonesia.
Pada pagelaran akan melibatkan lebih dari 1.500 pelaku seni, termasuk 351 penari ini, Padi Reborn akan berkolaborasi dengan Yura Yunita. Namun, ada juga artis lain yang ambil bagian, seperti Alsant Nababan, Gabriel Hervianto, Christine Tambunan, Yuyun Arfah, Mirabeth Sonia, Nino Prabowo, Taufan Purbo, Swain Mahisa, Sruti Respati dan Roland Rogers.
Yura Yunita mengatakan penampilannya di pagelaran kali ini akan terasa lebih berenergi dan akan membuat penonton semakin jatuh cinta dengan Tanah Air. "Kita sebagai anak muda semakin cinta dengan Indonesia. Ini akan menjadi atraksi yang luar biasa," tutur Yura.
Yura sendiri akan menyanyikan sejumlah lagu. Namun, ada banyak lagu yang akan di bawakan di Pagelaran Sabang Merauke ini di antaranya Rambadia (Sumatera Utara), dibawakan oleh Alsant Nababan, Christine Tambunan, dan Yuyun Arfah, menghadirkan suasana pesta Batak yang penuh suka cita, Mahadewi (Daerah Istimewa Yogyakarta), dibawakan oleh PADI Reborn dan Yura Yunita, dengan pendekatan orkestral megah dan sentuhan pop spiritual, Injit-Injit Semut (Jambi), versi yang unik dan enerjik, dibawakan oleh Yura Yunita bersama The Resonanz Children's Choir, dan Benggong (Nusa Tenggara Timur), sepenuhnya dinyanyikan oleh Batavia Madrigal Singers, mengangkat suara khas Nusa Tenggara Timur dalam nuansa yang kaya dan meditatif.
Diketahui, Pagelaran Sabang Merauke 2025 mengusung tema Hikayat Nusantara, yang mengangkat kembali kekayaan cerita-cerita rakyat legendaris dari berbagai penjuru negeri. Untuk musiknya sendiri dikembangkan layaknya membuat film, film Pagelaran Sabang Merauke, dimana merangkai lagu dalam satu kesatuan musik dalam cerita Hikayat Nusantara yang lagu dan musiknya mewakili daerah – daerah dari Sabang sampai Merauke dan juga dari masa ke masa. Menggabungkan modernitas dan tradisi yang saling mengisi kolaborasi lintas generasi dan lintas genre musik. untuk menghasilkan musik modern yang sarat menyatu dengan seni budaya Indonesia.
(dra)
Lihat Juga :