Festival Budaya Lembah Baliem 2025 bakal Masuk MURI, Tampilkan 1.500 Pemain Pikon
Rabu, 06 Agustus 2025 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
FBLB merupakan momentum yang sangat dinantikan oleh semua pegiat dan pemikat karena selain penunjukan kebudayaan seperti tarian, anyaman noken, ukiran, makanan tradisional ada juga objek wisatanya misalnya mumi (usia puluhan tahun yang jarang ditemukan di tempat lain), gua, danau habema (berada di atas gunung), pasir putih, hutan pinus, batas batu dan lainnya. Dengan demikian, FBLB secara langsung memberikan dampak positif bagi peningkatan UMKM terutama orang lokal, maupun pemilik akomodasi, restoran, dan transportasi.
"Festival Budaya Lembah Baliem, akan berlangsung pada 7-9 Agustus 2025 di Distrik Usilimo dari pukul 10.00 – 15.30 WIT.
Day 1, 7 Agustus 2025: Pembukaan, Rekor Muri (Pikon dan Etao), Atraksi Perang-Perangan, Atraksi Tarian Budaya, Hiburan dan Pameran UMKM," tutur Atenius Murip.
Pada hari kedua, 8 Agustus 2025, acara dihiasi Pameran UMKM, Workshop Budaya dan Warisanku, Atraksi PerangPerangan, Atraksi Tarian Budaya, Nyanyian Rakyat, Perlombaan (Sikoko, Karapan Babi, Anyaman Noken, Puradan). Ada juga Atraksi Perang-Perangan pada hari ketiga. Selain itu, Atraksi Tarian Budaya, Nyanyian Rakyat, Perlombaan Rakyat, Atraksi Bakar Batu.
Yang tidak kalah menarik, acara baru yang belum pernah ditampilkan sebelumnya, yang akan masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk 1.500 pemain pikon (alat musik tradisional). Dengan demikian, FBLB akan menorehkan 2 Rekor MURI, yang pertama 2019 untuk pembuat Noken (tas tradisional yang telah terdaftar di Unesco sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia tahun, 2012) dengan panjang, 30 meter.
"Festival Budaya Lembah Baliem, akan berlangsung pada 7-9 Agustus 2025 di Distrik Usilimo dari pukul 10.00 – 15.30 WIT.
Day 1, 7 Agustus 2025: Pembukaan, Rekor Muri (Pikon dan Etao), Atraksi Perang-Perangan, Atraksi Tarian Budaya, Hiburan dan Pameran UMKM," tutur Atenius Murip.
Pada hari kedua, 8 Agustus 2025, acara dihiasi Pameran UMKM, Workshop Budaya dan Warisanku, Atraksi PerangPerangan, Atraksi Tarian Budaya, Nyanyian Rakyat, Perlombaan (Sikoko, Karapan Babi, Anyaman Noken, Puradan). Ada juga Atraksi Perang-Perangan pada hari ketiga. Selain itu, Atraksi Tarian Budaya, Nyanyian Rakyat, Perlombaan Rakyat, Atraksi Bakar Batu.
Yang tidak kalah menarik, acara baru yang belum pernah ditampilkan sebelumnya, yang akan masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk 1.500 pemain pikon (alat musik tradisional). Dengan demikian, FBLB akan menorehkan 2 Rekor MURI, yang pertama 2019 untuk pembuat Noken (tas tradisional yang telah terdaftar di Unesco sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia tahun, 2012) dengan panjang, 30 meter.
(dra)
Lihat Juga :