Wabah Chikungunya di China Infeksi 8.000 Orang, Karantina Massal Diberlakukan
Minggu, 10 Agustus 2025 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Gandeng Pemerintah Jember, Enesis Group Berikan Edukasi 3M Plus untuk Atasi DBD dan Chikungunya
Warga diperintahkan menghilangkan genangan air di rumah mereka untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk, dengan ancaman denda hingga USD1.400 atau Rp22 juta bagi yang melanggar. Laporan BBC menyebutkan, setidaknya lima rumah mengalami pemutusan listrik akibat tidak mematuhi aturan.
Pemerintah bahkan menggunakan drone untuk mendeteksi titik genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Chikungunya dapat menyebabkan demam tinggi, nyeri sendi hebat, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan, hingga ruam. Meski jarang mematikan, penyakit ini bisa menyebabkan rasa sakit berkepanjangan.
CDC Amerika Serikat melaporkan, 95 persen pasien yang dirawat di China pulih dalam tujuh hari, namun penyebaran cepat membuat situasi tetap dalam pengawasan ketat, dengan 3.000 kasus baru dilaporkan hanya dalam sepekan terakhir.
Ancaman Denda dan Teknologi Drone
Warga diperintahkan menghilangkan genangan air di rumah mereka untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk, dengan ancaman denda hingga USD1.400 atau Rp22 juta bagi yang melanggar. Laporan BBC menyebutkan, setidaknya lima rumah mengalami pemutusan listrik akibat tidak mematuhi aturan.
Pemerintah bahkan menggunakan drone untuk mendeteksi titik genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Gejala dan Tingkat Pemulihan
Chikungunya dapat menyebabkan demam tinggi, nyeri sendi hebat, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan, hingga ruam. Meski jarang mematikan, penyakit ini bisa menyebabkan rasa sakit berkepanjangan.
CDC Amerika Serikat melaporkan, 95 persen pasien yang dirawat di China pulih dalam tujuh hari, namun penyebaran cepat membuat situasi tetap dalam pengawasan ketat, dengan 3.000 kasus baru dilaporkan hanya dalam sepekan terakhir.
Lihat Juga :