Masa Depan Sehat Indonesia: Merumuskan Ideologi Kesehatan yang Adil dan Partisipatif

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:47 WIB
loading...
Masa Depan Sehat Indonesia:...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - Sebuah inisiatif penting dalam arah pembangunan kesehatannasional hadir hari ini, dimana Indonesia Health Development Center (IHDC) resmi merilis laporan publik hasil kajian berjudul “Reinterpretasi Ideologi Kesehatan Indonesia: IHDC Model 2025”, sebuah gagasan strategis yang ingin membangun lewat kemitraan agar sistem kesehatan Indonesia dapat mencapai tujuan utamanya yaitu keadilan sosial, kedaulatan rakyat, dan partisipasi publik.

Kajian Ideologi Kesehatan ini diluncurkan langsung oleh Prof. Nila F. Moeloek, inisiator dan Ketua Dewan Pembina IHDC yang juga Menteri Kesehatan RI 2014-2019 dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah, akademisi lintas disiplin, media, organisasi profesi kesehatan, hingga komunitas masyarakat.

“Kesehatan adalah soal ideologi, bukan sekadar urusan teknis atau statistik. Kita harus bersama bergandengan tangan membangun sistema kesehatan dengan fondasi nilai keadilan. Falsafah Pancasila harus hadir nyata dalam Ideologi Kesehatan yang mmewarnai seluruh kebijakan kesehatan kita termasuk dalam mengatasi tantangan globalisasi,” tegas Prof. Nila dalam sambutan dan penjelasan kontekstual tentang IHDC ini.

Menurut Prof. Nila Moeloek, kajian ini berangkat dari keinginan turut berkontribusi akan kondisi kesehatan Indonesia yang kian banyak tantangan dan permasalahan.

Dalam laporan publik ini, ketua tim peneliti ideologi kesehatan IHDC, Dr. Dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK coba memaparkan bahwa kajian mendalam dan panjang dari tim IHDC dengan keterlibatan berbagai pakar di bidangnya telah melahirkan enam dimensi utama ideologi kesehatan Indonesia, hasil sintesis dari brainstorming pakar, studi literatur, dan diskusi lintas sektor: pertama Kedaulatan yang mengutamakan kendali nasional atas sumber daya kesehatan.

Kedua Komunitas dan Solidaritas – memperkuat gotong royong kesehatan berbasis komunitas, Ketiga kesetaraan dalam menjawab ketimpangan layanan dan perlakuan terhadap kelompok rentan, perempuan, disabilitas, dan masyarakat adat.

Keempat Ekonomi dan Jaminan Pembiayaan dalam rangka memperjuangkan sistem pembiayaan yang adil dan tidak diskriminatif terhadap kelompok tidak mampu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Inovasi Nutrisi...
Perkuat Inovasi Nutrisi Berbasis Sains dengan Rilis 40 Publikasi Ilmiah untuk Indonesia Lebih Sehat
Pentingnya Bangun Budaya...
Pentingnya Bangun Budaya Sehat yang Berkelanjutan di Tempat Kerja
Capai Target Indonesia...
Capai Target Indonesia Sehat & Bugar 2045, Herbalife Gandeng Kemenpora
Ayo! Putus Mata Rantai...
Ayo! Putus Mata Rantai Anemia Lintas Generasi demi Tercipta Indonesia yang Sehat
Gerakan 56 Detik, Kemenkes...
Gerakan 56 Detik, Kemenkes Ajak Berikan Penghargaan pada Tenaga Kesehatan
Pemkab Kotabaru Meriahkan...
Pemkab Kotabaru Meriahkan HKN ke-60 dengan Cerdas Cermat dan Pengisian KMS
Sahabat Ganjar Ajak...
Sahabat Ganjar Ajak Gelorakan Indonesia Sehat 2024
Gubernur Olly Harap...
Gubernur Olly Harap Peraboi Jaga Eksistensi Wujudkan Visi Indonesia Sehat 2025
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Berita Terkini
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved