Masa Depan Sehat Indonesia: Merumuskan Ideologi Kesehatan yang Adil dan Partisipatif
Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:47 WIB
loading...
A
A
A
Dari sinilah IHDC menekankan bahwa kebijakan kesehatan yang baik bukanlah yang mengejar angka cakupan tertinggi, tetapi yang paling berpihak kepada mereka yang paling terpinggirkan.
IHDC mendorong agar hasil kajian ini diintegrasikan ke dalam dokumen-dokumen strategis pembangunan, termasuk pembangunan kesehatan, bahkan menjadi basis advokasi lintas sektor dan gerakan civil society.
Dalam sesi penutupan, IHDC menyerahkan Executive Summary Blueprint Ideologi Kesehatan IHDC Model 2025 secara simbolis kepada perwakilan pemerintah, akademisi, dan media.
IHDC juga berkomitmen untuk melanjutkan kajian ini melalui publikasi ilmiah, forum diskusi publik, serta kampanye edukasi kepada masyarakat.
Sebagai informasi, Indonesia Health Development Center (IHDC) adalah wadah pemikir nirlaba yang bergerak dalam riset, edukasi, dan advokasi sistem kesehatan berbasis nilai.
Didirikan oleh tokoh-tokoh lintas disiplin seperti Prof. Nila F. Moeloek, Dr. Ray Wagiu Basrowi, dan Dr. Levina Chandra Khoe, dr Kianti Darusma, dan Eriq Moeloek, IHDC telah memproduksi kajian penting terkait stunting, gangguan refraksi anak, dan hubungan gizi dengan kognisi anak sekolah.
IHDC mendorong agar hasil kajian ini diintegrasikan ke dalam dokumen-dokumen strategis pembangunan, termasuk pembangunan kesehatan, bahkan menjadi basis advokasi lintas sektor dan gerakan civil society.
Dalam sesi penutupan, IHDC menyerahkan Executive Summary Blueprint Ideologi Kesehatan IHDC Model 2025 secara simbolis kepada perwakilan pemerintah, akademisi, dan media.
IHDC juga berkomitmen untuk melanjutkan kajian ini melalui publikasi ilmiah, forum diskusi publik, serta kampanye edukasi kepada masyarakat.
Sebagai informasi, Indonesia Health Development Center (IHDC) adalah wadah pemikir nirlaba yang bergerak dalam riset, edukasi, dan advokasi sistem kesehatan berbasis nilai.
Didirikan oleh tokoh-tokoh lintas disiplin seperti Prof. Nila F. Moeloek, Dr. Ray Wagiu Basrowi, dan Dr. Levina Chandra Khoe, dr Kianti Darusma, dan Eriq Moeloek, IHDC telah memproduksi kajian penting terkait stunting, gangguan refraksi anak, dan hubungan gizi dengan kognisi anak sekolah.
(aik)
Lihat Juga :