Batu Ginjal Tak Sama pada Pria dan Perempuan, Ini Gejala yang Perlu Diwaspadai
Senin, 25 Agustus 2025 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, risiko sepsis pasca prosedur batu ginjal lebih tinggi pada perempuan. Sehingga pengalaman medisnya sering kali lebih kompleks.
Selain lokasi nyeri, terdapat beberapa perbedaan lain antara pria dan perempuan:
1. Pengaruh Hormon: Estrogen pada wanita pra-menopause dapat menurunkan risiko pengikatan kalsium oksalat, sehingga sedikit melindungi dari batu ginjal. Namun, efek protektif ini berkurang seiring bertambahnya usia.
2. Komposisi Batu: Pria cenderung membentuk batu kalsium oksalat, sedangkan wanita lebih sering mengalami batu akibat infeksi, seperti struvite.
3. Kualitas Hidup: Penelitian menunjukkan wanita, khususnya di bawah usia 40 tahun, lebih sering melaporkan kualitas hidup yang menurun dibanding pria saat mengalami batu ginjal.
Baca Juga: 5 Gejala Batu Ginjal yang Terlihat saat Buang Air Kecil
Faktor Gender yang Memengaruhi Nyeri Batu Ginjal
Selain lokasi nyeri, terdapat beberapa perbedaan lain antara pria dan perempuan:
1. Pengaruh Hormon: Estrogen pada wanita pra-menopause dapat menurunkan risiko pengikatan kalsium oksalat, sehingga sedikit melindungi dari batu ginjal. Namun, efek protektif ini berkurang seiring bertambahnya usia.
2. Komposisi Batu: Pria cenderung membentuk batu kalsium oksalat, sedangkan wanita lebih sering mengalami batu akibat infeksi, seperti struvite.
3. Kualitas Hidup: Penelitian menunjukkan wanita, khususnya di bawah usia 40 tahun, lebih sering melaporkan kualitas hidup yang menurun dibanding pria saat mengalami batu ginjal.
Baca Juga: 5 Gejala Batu Ginjal yang Terlihat saat Buang Air Kecil
(dra)
Lihat Juga :