Burgo Indonesia Genap 14 Tahun: Menang Lokal, Bersinar Global
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Jenny juga menyoroti pentingnya membangun kebanggaan terhadap karya lokal. “Saat orang Indonesia bangga mengenakan karya desainer Indonesia, apalagi dengan bahan tenun, batik atau ulos, itu lebih dari sekadar berpakaian. Kita sedang membela identitas bangsa dan menjaga kehidupan para perajin,” katanya.
Baca juga: JMFW 2026 Jadi Kiblat Modest Fashion Dunia, Libatkan 100 Desainer dan Targetkan Transaksi USD10 Juta
Menurutnya, karya lokal harus dikemas dengan standar global agar bisa bertahan.
“Identitas lokal harus dibungkus dengan etos global. Batik atau ulos akan kehilangan daya tarik bila tidak dikerjakan dengan standar dunia. Sebaliknya, ketika kearifan lokal dipadukan dengan disiplin internasional, lahirlah karya yang mampu berdiri sejajar di panggung besar dunia,” kata Jenny.
Sebagai bagian dari jaringan pendidikan mode internasional berbasis di Milan, Burgo Indonesia menghadirkan Burgo Method, yaitu kurikulum personal berstandar global dengan pendekatan one-on-one learning. Model ini memungkinkan setiap siswa mendapatkan pendampingan sesuai potensi dan kebutuhan mereka.
“Setiap siswa didampingi intensif. Ada yang berbakat 30 persen, ada yang 80 persen. Tapi dengan kurikulum yang dipersonalisasi, semua bisa menghasilkan karya sama baiknya, hanya dengan kecepatan berbeda,” kata Jenny.
Baca juga: JMFW 2026 Jadi Kiblat Modest Fashion Dunia, Libatkan 100 Desainer dan Targetkan Transaksi USD10 Juta
Menurutnya, karya lokal harus dikemas dengan standar global agar bisa bertahan.
“Identitas lokal harus dibungkus dengan etos global. Batik atau ulos akan kehilangan daya tarik bila tidak dikerjakan dengan standar dunia. Sebaliknya, ketika kearifan lokal dipadukan dengan disiplin internasional, lahirlah karya yang mampu berdiri sejajar di panggung besar dunia,” kata Jenny.
Metode Burgo: Jiwa Nusantara, Disiplin Italia
Sebagai bagian dari jaringan pendidikan mode internasional berbasis di Milan, Burgo Indonesia menghadirkan Burgo Method, yaitu kurikulum personal berstandar global dengan pendekatan one-on-one learning. Model ini memungkinkan setiap siswa mendapatkan pendampingan sesuai potensi dan kebutuhan mereka.
“Setiap siswa didampingi intensif. Ada yang berbakat 30 persen, ada yang 80 persen. Tapi dengan kurikulum yang dipersonalisasi, semua bisa menghasilkan karya sama baiknya, hanya dengan kecepatan berbeda,” kata Jenny.
Lihat Juga :