Pangeran Hisahito Jadi Anggota Kekaisaran Pria Pertama yang Dewasa dalam 40 Tahun
Minggu, 07 September 2025 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Suasana hening membuat gemerisik kain sutra terdengar jelas, menambah nuansa sakral acara tersebut. Putra Mahkota Fumihito, Putri Mahkota Kiko, dan Putri Kako turut hadir mendampingi momen bersejarah itu.
Setelah menerima mahkota, sang pangeran menyampaikan rasa terima kasih kepada Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako, kemudian berjanji akan mengemban tanggung jawabnya sebagai anggota dewasa keluarga kekaisaran.
Hisahito, yang lahir pada 6 September 2006, kini tercatat sebagai mahasiswa baru di Universitas Tsukuba. Ia menekuni bidang biologi dengan fokus pada kehidupan serangga, terutama capung, yang telah lama menjadi minat pribadinya. Bahkan, ia sempat menulis makalah akademik terkait survei populasi serangga di lahan kekaisaran Akasaka.
Dalam konferensi pers perdananya pada Maret lalu, Hisahito menegaskan keinginannya untuk melanjutkan penelitian di bidang serangga, termasuk cara melindungi ekosistem di kawasan perkotaan. Minat ilmiah ini dinilai sebagai potret seorang pangeran muda yang tidak hanya memikul tanggung jawab kekaisaran, tetapi juga menunjukkan kepedulian pada isu lingkungan.
Baca Juga: Pangeran Hisahito Belum Ingin Menikah, Kekaisaran Jepang Terancam Krisis Suksesi
Dilansir dari AFP, Minggu (7/9/2025), meski upacara kedewasaan menjadi tradisi penting, acara tersebut juga menjadi pengingat akan krisis suksesi dalam Kekaisaran Jepang.
Setelah menerima mahkota, sang pangeran menyampaikan rasa terima kasih kepada Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako, kemudian berjanji akan mengemban tanggung jawabnya sebagai anggota dewasa keluarga kekaisaran.
Perjalanan Pendidikan dan Minat Ilmiah
Hisahito, yang lahir pada 6 September 2006, kini tercatat sebagai mahasiswa baru di Universitas Tsukuba. Ia menekuni bidang biologi dengan fokus pada kehidupan serangga, terutama capung, yang telah lama menjadi minat pribadinya. Bahkan, ia sempat menulis makalah akademik terkait survei populasi serangga di lahan kekaisaran Akasaka.
Dalam konferensi pers perdananya pada Maret lalu, Hisahito menegaskan keinginannya untuk melanjutkan penelitian di bidang serangga, termasuk cara melindungi ekosistem di kawasan perkotaan. Minat ilmiah ini dinilai sebagai potret seorang pangeran muda yang tidak hanya memikul tanggung jawab kekaisaran, tetapi juga menunjukkan kepedulian pada isu lingkungan.
Baca Juga: Pangeran Hisahito Belum Ingin Menikah, Kekaisaran Jepang Terancam Krisis Suksesi
Dilema Suksesi Kekaisaran Jepang
Dilansir dari AFP, Minggu (7/9/2025), meski upacara kedewasaan menjadi tradisi penting, acara tersebut juga menjadi pengingat akan krisis suksesi dalam Kekaisaran Jepang.
Lihat Juga :