Bikin Wanita Cantik, MS Glow Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2020
Jum'at, 11 September 2020 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
"Kami sadar, kami harus mengintegrasikan online dengan offline karena tidak semua target konsumen dapat mengakses salah satu saluran ini saja. Sebagai contoh, banyak ibu-ibu yang tidak bisa mengakses media sosial sehingga mereka perlu datang ke toko offline. Jadi, memang online dan offline penting untuk diintegrasikan," tutur Shandy.
Selaku owner, dia tak segan meluncurkan investasi yang tak tanggung- tanggung untuk menggandeng artis-artis papan atas sebagai brand ambassador. Bahkan, tak jarang publik figur tersebut turut menjadi reseller.
“Di sisi lain kami juga mengandeng kekuatan influencer tingkat mikro, justru influencer tingkat mikro memiliki tingkat engagement yang paling tinggi. Mereka juga lebih militan dalam memasarkan MS Glow. Selain itu kami juga menggandeng para dokter untuk bekerja sama. Melalui berbagai event (online dan offline), dokter-dokter di klinik MS Glow turut serta memberikan edukasi sekaligus membangun brand awarenesss dari MS Glow," paparnya.
Menurut Shandy, sebuah produk harus dapat menawarkan value bagi konsumen. Inovasi produk harus dilakukan untuk menjawab anxiety and desire konsumen berkembang. (Baca juga: COVID-19 Bikin Gelaran New York Fashion Week Tampil Beda )
“Sebuah produk yang berkualitas akan berujung pada word-of-mouth yang mampu membawa konsumen-konsumen baru dan MS Glow selalu memastikan setiap produk yang diluncurkan memiliki diferensiasi dari kompetitor. Selalu ada value lebih yang ditawarkan sehingga selalu ada alasan kenapa konsumen harus memilih produk MS Glow," pungkasnya.
Selaku owner, dia tak segan meluncurkan investasi yang tak tanggung- tanggung untuk menggandeng artis-artis papan atas sebagai brand ambassador. Bahkan, tak jarang publik figur tersebut turut menjadi reseller.
“Di sisi lain kami juga mengandeng kekuatan influencer tingkat mikro, justru influencer tingkat mikro memiliki tingkat engagement yang paling tinggi. Mereka juga lebih militan dalam memasarkan MS Glow. Selain itu kami juga menggandeng para dokter untuk bekerja sama. Melalui berbagai event (online dan offline), dokter-dokter di klinik MS Glow turut serta memberikan edukasi sekaligus membangun brand awarenesss dari MS Glow," paparnya.
Menurut Shandy, sebuah produk harus dapat menawarkan value bagi konsumen. Inovasi produk harus dilakukan untuk menjawab anxiety and desire konsumen berkembang. (Baca juga: COVID-19 Bikin Gelaran New York Fashion Week Tampil Beda )
“Sebuah produk yang berkualitas akan berujung pada word-of-mouth yang mampu membawa konsumen-konsumen baru dan MS Glow selalu memastikan setiap produk yang diluncurkan memiliki diferensiasi dari kompetitor. Selalu ada value lebih yang ditawarkan sehingga selalu ada alasan kenapa konsumen harus memilih produk MS Glow," pungkasnya.
(tdy)
Lihat Juga :