Tour de NTT 2025 Sukses Digelar, Polda NTT Jadi Garda Terdepan
Jum'at, 12 September 2025 - 10:00 WIB
loading...
Ajang balap sepeda internasional Tour de NTT 2025 resmi dimulai di Kota Kupang, Rabu (10/9), dan akan berlangsung hingga 21 September. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ajang balap sepeda internasional Tour de NTT 2025 resmi dimulai di Kota Kupang, Rabu (10/9), dan akan berlangsung hingga 21 September. Kompetisi berskala dunia ini melintasi tiga pulau dengan 10 etape, menempuh jarak 1.541 kilometer, dan diikuti oleh 16 tim dari 13 negara dengan total 80 pebalap. Di balik kelancaran penyelenggaraan, Polda NTT memainkan peran vital dalam memastikan setiap jalur aman dan setiap peserta merasa nyaman.
Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, menegaskan, “Tour de NTT adalah momentum kolaborasi, bukan sekadar pengamanan. Event ini bukan hanya lomba olahraga, melainkan kesempatan bagi kita semua untuk menunjukkan wajah terbaik NTT ramah, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Kepolisian hadir bukan hanya menjaga, tetapi juga memastikan masyarakat merasa menjadi bagian dari event internasional ini. Kami pastikan seluruh jalur, baik di perkotaan maupun di pelosok, steril dan siap dilalui peserta.”
Untuk mendukung kelancaran ajang ini, Polda NTT mengerahkan 4.309 personel, terdiri dari 684 anggota Polda NTT dan 3.625 personel dari 17 Polres jajaran. Setiap Polres bertanggung jawab di wilayah lintasan masing-masing, sementara Polda memberikan dukungan penuh dari tingkat provinsi. Pengamanan juga melibatkan TNI, pemerintah daerah, tim medis, hingga ambulans di setiap titik.
Antusiasme warga yang menyambut para atlet di sepanjang lintasan menjadi bukti nyata kebersamaan. Polda NTT pun mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga tuan rumah yang ramah. Kapolda NTT menekankan pentingnya menyambut tamu dengan tertib, aman, dan penuh senyum, karena wajah masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah kesan pertama yang dibawa peserta dan penonton internasional pulang ke negara mereka.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat dalam Tour de NTT juga menciptakan ruang interaksi positif. Anak-anak, pemuda, hingga lansia bisa melihat langsung peran polisi bukan hanya di situasi darurat, tetapi juga sebagai bagian dari kebahagiaan bersama.
Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, menegaskan, “Tour de NTT adalah momentum kolaborasi, bukan sekadar pengamanan. Event ini bukan hanya lomba olahraga, melainkan kesempatan bagi kita semua untuk menunjukkan wajah terbaik NTT ramah, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Kepolisian hadir bukan hanya menjaga, tetapi juga memastikan masyarakat merasa menjadi bagian dari event internasional ini. Kami pastikan seluruh jalur, baik di perkotaan maupun di pelosok, steril dan siap dilalui peserta.”
Untuk mendukung kelancaran ajang ini, Polda NTT mengerahkan 4.309 personel, terdiri dari 684 anggota Polda NTT dan 3.625 personel dari 17 Polres jajaran. Setiap Polres bertanggung jawab di wilayah lintasan masing-masing, sementara Polda memberikan dukungan penuh dari tingkat provinsi. Pengamanan juga melibatkan TNI, pemerintah daerah, tim medis, hingga ambulans di setiap titik.
Antusiasme warga yang menyambut para atlet di sepanjang lintasan menjadi bukti nyata kebersamaan. Polda NTT pun mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga tuan rumah yang ramah. Kapolda NTT menekankan pentingnya menyambut tamu dengan tertib, aman, dan penuh senyum, karena wajah masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah kesan pertama yang dibawa peserta dan penonton internasional pulang ke negara mereka.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat dalam Tour de NTT juga menciptakan ruang interaksi positif. Anak-anak, pemuda, hingga lansia bisa melihat langsung peran polisi bukan hanya di situasi darurat, tetapi juga sebagai bagian dari kebahagiaan bersama.
Lihat Juga :