Wanda Hamidah Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia dan Perempuan yang Berlayar ke Gaza
Rabu, 17 September 2025 - 17:59 WIB
loading...
Wanda Hamidah tercatat sebagai satu-satunya wakil Indonesia sekaligus perempuan yang berangkat dalam misi kemanusiaan menuju Gaza bersama Global Sumud Flotilla. Foto/Instagram @wandahamidahbsa
A
A
A
JAKARTA - Artis Wanda Hamidah , tercatat sebagai satu-satunya wakil Indonesia sekaligus perempuan yang berangkat dalam misi kemanusiaan menuju Gaza bersama Global Sumud Flotilla. Keberangkatan ini menandai langkah penting dalam upaya internasional untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina yang selama ini hidup dalam blokade ketat Israel.
Pada Selasa, 16 September 2025, Wanda Hamidah bersama sejumlah aktivis kemanusiaan asal Tunisia dan Aljazair menaiki kapal bernama Kaiser yang berangkat dari Pelabuhan Sidi Bou Said, Tunisia. Keberanian mantan anggota DPR itu sebagai satu-satunya perempuan di kapal tersebut memperlihatkan tekad kuatnya untuk tetap berdiri di garis depan perjuangan kemanusiaan.
![Wanda Hamidah Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia dan Perempuan yang Berlayar ke Gaza]()
Foto/Instagram @wandahamidahbsa
Baca Juga: Wanda Hamidah Akhirnya Berlayar ke Gaza: Kita Akan Mematahkan Blokade Zionis Israel
Momen keberangkatan Wanda bersama rombongan terekam dalam unggahan Instagram Chiki Fawzi, putri dari musisi Ikang Fawzi dan almarhumah Marissa Haque. Dalam video yang ia bagikan, terlihat suasana penuh haru ketika kedua perempuan itu saling berpelukan sebelum keberangkatan.
Air mata dan doa pun mengiringi kepergian Wanda untuk menjalankan misi kemanusiaan di jalur Gaza. "Bismillah, Allah jaga kak @wandahamidahbsa is sailing to Gaza! Tumpah air mataku kak!!!" tulis Chiki dikutip dari Instagram @chikifawzi, Rabu (17/9/2025).
"Aku saksikan dari dekat perjuanganmu tiap hari kak!! Menjadi satu-satunya perempuan di kapal. Kita ikut jaga dan dampingi yuk!!" sambungnya.
Dalam unggahan yang sama, Chiki juga membagikan informasi terkait pelacakan perjalanan kapal Kaiser.
"Pantau kapal Kak Wanda di tracker: https://globalsumudflotilla.org/tracker. Nama kapal: Kaiser, baru berlayar dari pelabuhan Sidi Bou Said, Tunisia," jelasnya.
Dalam unggahan penuh emosi itu, Chiki tidak hanya menuliskan doa dan dukungan, tetapi juga mengekspresikan perasaan campur aduk antara kesedihan dan kebanggaan melihat perjuangan Wanda yang berlayar mewakili Indonesia.
Di sisi lain, ia menggambarkan momen tersebut sebagai panggilan hati untuk menjawab penderitaan rakyat Gaza, seraya menyampaikan doa agar perjalanan sahabatnya itu mendapat perlindungan dari Allah.
"Sedih dan bangga kak!! Kalau pinjem istilah bang @new_risalahamar: Kita jawab panggilan Gaza," ungkapnya.
"Ya Allah, sampaikan kami ke Gaza. Ya Allah, plis jaga kak Wanda," lanjutnya.
Baca Juga: Wanda Hamidah Kesulitan Cari Kapal untuk ke Gaza, Kini Tertahan di Tunisia
Sebelum akhirnya berlayar, artis 47 tahun itu bersama ratusan aktivis kemanusiaan dari berbagai negara sempat berada di Tunisia selama berhari-hari. Penantian itu terjadi karena sulitnya mendapatkan kapal yang siap menembus blokade laut Israel, serta ancaman keamanan yang terus membayangi.
Banyak relawan dari sejumlah negara, termasuk Indonesia, akhirnya memilih pulang ke Tanah Air karena berbagai kendala teknis dan faktor keamanan. Namun, Wanda tetap bertahan di Tunisia hingga mendapatkan kepastian untuk berangkat.
"Banyak delegasi yang sudah kembali pulang ke Tanah Air. Termasuk juga delegasi dari Indonesia dan nggak cuma dari Indonesia yang kembali pulang ke Tanah Air. Banyak banget, delegasi dari Perancis, Afrika Selatan, dari Jerman, dari seluruh dunia hampir semuanya sudah kembali pulang ke negara masing-masing," kata Wanda dikutip dari Instagram @wandahamidahbsa.
"Mestinya kita berangkat tanggal 4, dan ini udah tanggal 17. Jadi telatnya telat banget dan tanpa kepastian. Kenapa saya masih di sini, karena saya masih menunggu dengan sabar kapal-kapal yang direparasi, dibetulin," tandasnya.
Baca Juga: Wanda Hamidah dan Ratusan Aktivis Tidur di Pelabuhan Tunisia, Misi ke Gaza Tertunda
Pada Selasa, 16 September 2025, Wanda Hamidah bersama sejumlah aktivis kemanusiaan asal Tunisia dan Aljazair menaiki kapal bernama Kaiser yang berangkat dari Pelabuhan Sidi Bou Said, Tunisia. Keberanian mantan anggota DPR itu sebagai satu-satunya perempuan di kapal tersebut memperlihatkan tekad kuatnya untuk tetap berdiri di garis depan perjuangan kemanusiaan.

Foto/Instagram @wandahamidahbsa
Baca Juga: Wanda Hamidah Akhirnya Berlayar ke Gaza: Kita Akan Mematahkan Blokade Zionis Israel
Perjalanan Kemanusiaan dari Tunisia Menuju Gaza
Momen keberangkatan Wanda bersama rombongan terekam dalam unggahan Instagram Chiki Fawzi, putri dari musisi Ikang Fawzi dan almarhumah Marissa Haque. Dalam video yang ia bagikan, terlihat suasana penuh haru ketika kedua perempuan itu saling berpelukan sebelum keberangkatan.
Air mata dan doa pun mengiringi kepergian Wanda untuk menjalankan misi kemanusiaan di jalur Gaza. "Bismillah, Allah jaga kak @wandahamidahbsa is sailing to Gaza! Tumpah air mataku kak!!!" tulis Chiki dikutip dari Instagram @chikifawzi, Rabu (17/9/2025).
"Aku saksikan dari dekat perjuanganmu tiap hari kak!! Menjadi satu-satunya perempuan di kapal. Kita ikut jaga dan dampingi yuk!!" sambungnya.
Dalam unggahan yang sama, Chiki juga membagikan informasi terkait pelacakan perjalanan kapal Kaiser.
"Pantau kapal Kak Wanda di tracker: https://globalsumudflotilla.org/tracker. Nama kapal: Kaiser, baru berlayar dari pelabuhan Sidi Bou Said, Tunisia," jelasnya.
Dalam unggahan penuh emosi itu, Chiki tidak hanya menuliskan doa dan dukungan, tetapi juga mengekspresikan perasaan campur aduk antara kesedihan dan kebanggaan melihat perjuangan Wanda yang berlayar mewakili Indonesia.
Di sisi lain, ia menggambarkan momen tersebut sebagai panggilan hati untuk menjawab penderitaan rakyat Gaza, seraya menyampaikan doa agar perjalanan sahabatnya itu mendapat perlindungan dari Allah.
"Sedih dan bangga kak!! Kalau pinjem istilah bang @new_risalahamar: Kita jawab panggilan Gaza," ungkapnya.
"Ya Allah, sampaikan kami ke Gaza. Ya Allah, plis jaga kak Wanda," lanjutnya.
Baca Juga: Wanda Hamidah Kesulitan Cari Kapal untuk ke Gaza, Kini Tertahan di Tunisia
Tantangan Berat Menuju Gaza
Sebelum akhirnya berlayar, artis 47 tahun itu bersama ratusan aktivis kemanusiaan dari berbagai negara sempat berada di Tunisia selama berhari-hari. Penantian itu terjadi karena sulitnya mendapatkan kapal yang siap menembus blokade laut Israel, serta ancaman keamanan yang terus membayangi.
Banyak relawan dari sejumlah negara, termasuk Indonesia, akhirnya memilih pulang ke Tanah Air karena berbagai kendala teknis dan faktor keamanan. Namun, Wanda tetap bertahan di Tunisia hingga mendapatkan kepastian untuk berangkat.
"Banyak delegasi yang sudah kembali pulang ke Tanah Air. Termasuk juga delegasi dari Indonesia dan nggak cuma dari Indonesia yang kembali pulang ke Tanah Air. Banyak banget, delegasi dari Perancis, Afrika Selatan, dari Jerman, dari seluruh dunia hampir semuanya sudah kembali pulang ke negara masing-masing," kata Wanda dikutip dari Instagram @wandahamidahbsa.
"Mestinya kita berangkat tanggal 4, dan ini udah tanggal 17. Jadi telatnya telat banget dan tanpa kepastian. Kenapa saya masih di sini, karena saya masih menunggu dengan sabar kapal-kapal yang direparasi, dibetulin," tandasnya.
Baca Juga: Wanda Hamidah dan Ratusan Aktivis Tidur di Pelabuhan Tunisia, Misi ke Gaza Tertunda
(dra)
Lihat Juga :