Wajib Kamu Coba, Ini 7 Jalur Kereta Api dengan Pemandangan Terindah di Indonesia

Sabtu, 20 September 2025 - 18:58 WIB
loading...
A A A
Fakta menariknya adalah awalnya pembangunan jalur kereta api di wilayah ini dianggap mustahil, tetapi pada akhirnya dapat dilaksanakan. Dalam pembangunannya terdapat tantangan kondisi alam pegunungan, perbukitan, dan rawan longsor.

Penumpang kereta api di jalur ini mulai disuguhkan pemandangan alam selepas Stasiun Cicalengka, di mana jalur kereta api menanjak terjal dan meliuk-liuk hingga Stasiun Nagreg yang merupakan stasiun kereta api dengan elevasi tertinggi yang masih aktif di Indonesia yaitu 848 meter di atas permukaan laut. Selepas Nagreg, jalur kereta api mulai sedikit menurun tetapi masih meliuk-liuk melintasi perbukitan terjal lereng Gunung Mandalawangi dengan Stasiun Lebakjero menjadi salah satu stasiun berpemandangan terindah di Indonesia.

Selanjutnya, jalur kereta api akan melintasi tebing terjal dengan pemandangan persawahan Garut di kejauhan. Selain itu, juga melintasi tikungan besar Kadungora berbentuk tapal kuda yang menjadi salah satu spot foto favorit para railfans Indonesia.

Jalur kereta api masih akan melintasi persawahan dan meliuk-liuk melintasi Stasiun Leles, Stasiun Cibatu, dan Stasiun Warungbandrek hingga Stasiun Bumiwaluya dengan sejumlah jembatan di jalur tersebut. Kemudian, kereta api akan menanjak terjal hingga Stasiun Cipeundeuy dengan ketinggian 772 mdpl yang merupakan stasiun sakti di mana seluruh kereta api yang melintasi jalur ini wajib berhenti untuk pemeriksaan rem.

Selanjutnya, jalur kereta mulai menurun curam melintasi hutan-hutan dengan meliuk-liuk bukit hingga Stasiun Ciawi. Selepas Stasiun Ciawi, jalur didominasi lintas datar dan terdapat satu spot yang wajib diabadikan yaitu Jembatan Cirahong di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis yang melintasi Sungai Citanduy antara Stasiun Manonjaya dan Stasiun Ciamis. Jembatan ini unik karena di atasnya dilintasi kereta api dan di bawahnya dilintasi kendaraan bermotor.

Selanjutnya jalur cenderung datar hingga Stasiun Banjar yang menjadi stasiun besar untuk pergantian masinis kereta api relasi Bandung-Surabaya maupun sebaliknya. Untuk menikmati jalur kereta api Cicalengka-Banjar, kita dapat menggunakan sejumlah layanan kereta api yang tersedia di jalur ini.

Kereta yang melintas, yakni KA Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya Gubeng PP, KA Malabar relasi Bandung-Malang PP, KA Lodaya relasi Bandung-Solo Balapan PP, KA Pasundan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng PP, KA Pangandaran relasi Gambir-Banjar PP, dan KA Serayu relasi Pasar Senen-Purwokerto PP.

4. Jalur kereta api Prupuk-Purwokerto-Kroya


Jalur kereta api terindah di Indonesia yang wajib dicoba lainnya adalah jalur kereta api Prupuk-Purwokerto-Kroya. Jalur itu adalah salah satu jalur utama lintas selatan Jawa dan sering dilintasi oleh kereta api relasi Jakarta-Yogyakarta PP, Jakarta-Solo PP, bahkan Jakarta-Surabaya PP.

Jalur kereta api Prupuk-Purwokerto-Kroya mulai dioperasikan pada rentang tahun 1916 hingga 1917 oleh Staatsspoorwegen (SS). Lintasan antara Prupuk-Purwokerto didominasi pegunungan tepatnya Pegunungan Pembarisan dan kaki Gunung Slamet.

Untuk jalur dari Purwokerto hingga Kroya merupakan lintas datar yang melintasi lembah Sungai Serayu. Jalur ini dioperasikan sebagai shortcut lintasan Jakarta-Yogyakarta-Surabaya agar tidak memutar terlalu jauh melalui Bandung.

Selepas melintasi Stasiun Prupuk, jalur kereta api mulai menanjak dan meliuk-liuk melintasi bukit hingga Stasiun Linggapura dan Stasiun Bumiayu. Ada beberapa jembatan yang dilintasi seperti Jembatan Tonjong, Jembatan Kali Kalong, Jembatan Kali Glagah, dan Jembatan Kalibelang.

Selepas Stasiun Bumiayu, kita akan disuguhkan pemandangan Jembatan Sakalibel yang merupakan jembatan terpanjang di lintas Prupuk-Purwokerto dengan panjang 298 meter melintasi Kali Keruh Bumiayu. Selanjutnya, kereta api akan melintasi banyak persawahan terasering, hutan, dan pemandangan Gunung Slamet dari kejauhan hingga Stasiun Purwokerto.

Selepas Stasiun Purwokerto, jalur mulai menurun dan cenderung datar. Kamu akan melewati Jembatan Sungai Logawa, Terowongan Notog, Jembatan Kereta Api Sungai Serayu Rawalo yang begitu panjang dan indah, serta Terowongan Kembar Kebasen. Semuanya dapat kita nikmati dalam jarak yang berdekatan.

Untuk menyaksikan pemandangan indah di jalur kereta api Prupuk-Purwokerto-Kroya, kalian dapat menggunakan sejumlah layanan kereta api seperti KA Argo Lawu-KA Argo Dwipangga relasi Gambir-Solo Balapan PP, KA Argo Semeru relasi Gambir-Surabaya Gubeng PP, KA Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta PP, KA Purwojaya relasi Gambir-Cilacap PP, KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasar Senen-Surabaya Gubeng PP, dan KA Sawunggalih relasi Pasar Senen-Kutoarjo PP.

5. Jalur Kereta Api Pekalongan-Semarang


Jalur kereta api terindah di Indonesia lainnya yang tak boleh dilewatkan adalah jalur kereta api Pekalongan-Semarang. Jalur kereta api ini memiliki pemandangan yang cukup beragam mulai dari persawahan, perkebunan, pedesaan, perkotaan, hutan, hingga tepi laut utara Jawa yang menjadi bintang utama jalur ini.

Jalur kereta api Pekalongan-Semarang mulai dioperasikan pada rentang tahun 1897-1898 oleh Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) sebagai bagian dari pembangunan jalur kereta api Semarang hingga Cirebon. Awalnya jalur ini merupakan lintasan trem/kereta api ringan dan mulai ditingkatkan kualitasnya menjadi jalur kereta api berat mulai tahun 1911.

Jalur antara Stasiun Batang hingga Stasiun Krengseng menjadi primadona jalur ini karena melintasi tepian laut utara Jawa. Beberapa kali bahkan jalur kereta api terlihat begitu dekat dengan laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Tim Alice Norin Jadi...
Tim Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Punya Rencana ke Jakarta?...
Punya Rencana ke Jakarta? Ini Pilihan Jadwal Keberangkatan Kereta Menuju Jakarta yang Paling Ideal!
Jelang Mudik 2026, KAI...
Jelang Mudik 2026, KAI Batasi Koper 26 Inci dan 20 Kg di Kabin
Tiket Kereta Api Lebaran...
Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal Lengkap Penjualan
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Rekomendasi
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Berita Terkini
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Hiburan di Mobil Makin...
Hiburan di Mobil Makin Mudah, Konten Vertikal Jadi Pilihan Baru Penonton
Microdrama China The...
Microdrama China The Little Lucky Star Tayang di V+Short, Ini Sinopsisnya
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved