Wajib Kamu Coba, Ini 7 Jalur Kereta Api dengan Pemandangan Terindah di Indonesia

Sabtu, 20 September 2025 - 18:58 WIB
loading...
A A A
Bahkan terdapat Stasiun Plabuan yang menjadi satu-satunya stasiun kereta api di tepi laut di Indonesia yang masih aktif. Jalur di sekitaran Stasiun Plabuan sering dijadikan spot foto oleh para railfans dalam berburu kereta api.

Tak hanya itu, kita juga bisa menyaksikan gemerlap PLTU Batang yang begitu megah dari dalam kereta api kala melintasi jalur ini. Untuk menikmati pemandangan di jalur kereta api Pekalongan-Semarang, kita bisa menggunakan sejumlah layanan kereta api seperti KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi PP, KA Argo Sindoro-Argo Muria-Argo Merbabu relasi Gambir-Semarang Tawang PP, KA Gunungjati relasi Gambir-Semarang Tawang PP, KA Sembrani relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi PP, KA Harina relasi Bandung-Surabaya Pasar Turi PP, dan KA Kaligung relasi Semarang Poncol-Tegal PP.

6. Jalur Kereta Api Blitar-Malang-Bangil


Jalur kereta api terindah di Indonesia berikutnya yang juga layak kamu coba adalah jalur kereta api Blitar-Malang-Bangil. Jalur ini dikenal juga dengan sebutan jalur kantong dengan segmen utama Kertosono-Bangil karena bentuknya di peta yang menyerupai sebuah kantong.

Jalur kereta api Blitar-Malang-Bangil mulai dioperasikan pada rentang tahun 1878-1897. Jalur ini sering dilintasi oleh kereta api rute Jakarta-Malang, Jakarta-Blitar, Malang-Surabaya, dan Malang-Ketapang.

Jalur kereta api Blitar-Malang-Bangil didominasi lintasan pegunungan terutama dari Wlingi hingga Bangil. Selepas Stasiun Blitar, kereta api mulai melintasi jalur dengan pemandangan eksotis seperti persawahan dan perbukitan.

Kalian akan melintasi Jembatan Lahor yang merupakan jembatan kereta api terpanjang di jalur ini dengan panjang mencapai 100 meter. Tak hanya itu, jalur kereta api juga melintasi Terowongan Karangkates I sepanjang 741 meter dan Terowongan Karangkates II sepanjang 440 meter antara Stasiun Pogajih dengan Stasiun Sumberpucung. Kita juga akan disuguhkan pemandangan Bendungan Ir Sutami yang kokoh dari kejauhan.

Menjelang memasuki wilayah Malang, kita akan disuguhkan pemandangan gunung-gunung yang mengelilingi kawasan Malang Raya seperti Gunung Kawi, Gunung Semeru, Gunung Bromo, Gunung Welirang, dan Gunung Arjuno. Selain itu, kita akan disuguhkan pemandangan Kota Malang dengan kampung warna-warni jelang Stasiun Malang.

Selepas Malang ke Bangil, jalur akan terus menanjak hingga Stasiun Lawang yang merupakan stasiun dengan elevasi tertinggi di jalur ini yaitu 491 mdpl. Selanjutnya, jalur akan terus menurun curam melintasi persawahan dan perbukitan hingga Stasiun Bangil yang merupakan pertemuan antara jalur dari Malang dan Ketapang menuju Surabaya.

Untuk menikmati pemandangan alam di jalur kereta api Blitar-Malang-Bangil, kita dapat menggunakan sejumlah layanan kereta api seperti KA Jayabaya relasi Pasar Senen-Malang PP, KA Gajayana relasi Gambir-Malang PP, KA Majapahit relasi Pasar Senen-Malang PP, KA Malabar relasi Bandung-Malang PP, KA Arjuno relasi Malang-Surabaya Gubeng PP, dan KA Penataran relasi Surabaya Kota-Blitar PP.

7. Jalur Kereta Api Jember-Ketapang


Jalur kereta api di Indonesia lainnya dengan pemandangan indah yang wajib kalian coba sekali seumur hidup adalah jalur Jember-Ketapang. Sesuai namanya, jalur kereta api ini menghubungkan wilayah Jember dengan ujung timur Jawa yaitu Banyuwangi.

Jalur kereta api Jember-Ketapang mulai dioperasikan pada rentang tahun 1897 hingga 1903 oleh Staatsspoorwegen (SS). Awalnya jalur ini berakhir di Stasiun Banyuwangi Lama di kota Banyuwangi, tetapi pada 1985 mulai dibuka jalur baru dari Stasiun Kabat menuju Stasiun Banyuwangi Baru yang berlokasi dekat Pelabuhan Ketapang.

Akhirnya jalur menuju kota Banyuwangi dinonaktifkan dan seluruh pelayanan difokuskan ke Stasiun Banyuwangi Baru yang saat ini telah berubah nama menjadi Stasiun Ketapang. Jalur kereta api Jember-Ketapang didominasi oleh pegunungan dan dataran tinggi.

Jalur akan mulai meliuk-liuk melintas perbukitan antara Stasiun Kotok-Kalisat-Ledokombo-Sempolan. Selepas itu, kereta api akan melintasi Stasiun Garahan yang pada zaman dulu dikenal dengan makanan Pecel Garahannya.

Tak lama, kereta mulai memasuki lintasan pegunungan dengan menyusuri Terowongan Garahan sepanjang 113 meter. Selanjutnya, kereta api semakin menderu melintasi hutan dan perbukitan Gunung Gumitir dengan melalui beberapa jembatan tinggi dan panorama kebun kopi di kejauhan.

Tak hanya itu, kereta api juga melintasi Terowongan Mrawan sepanjang 690 km yang merupakan terowongan kereta api terpanjang di jalur ini. Selepas Stasiun Kalibaru, jalur kereta api mulai menurun perlahan-lahan dan melintasi banyak kawasan persawahan dan perkebunan dengan Gunung Raung dan Gunung Ijen di kejauhan.

Salah satu ciri khas dari jalur ini adalah terdapat banyak pohon kelapa yang nyiur melambai sehingga menambah eksotisme lintasan kereta api Jember-Ketapang. Jika kalian mau berwisata di Banyuwangi, maka kalian dapat turun di Stasiun Banyuwangi Kota yang lebih dekat dengan kota Banyuwangi.

Jika ingin menyeberang ke Pulau Bali, maka dapat turun di Stasiun Ketapang dan berjalan kaki menuju Pelabuhan Ketapang. Untuk menikmati jalur kereta api Jember-Ketapang, maka kita dapat menggunakan sejumlah layanan KA yaitu KA Blambangan Ekspress relasi Pasar Senen-Ketapang PP, KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap-Ketapang PP, KA Logawa relasi Purwokerto-Ketapang PP, KA Mutiara Timur relasi Surabaya-Ketapang PP, dan KA Ijen Ekspres relasi Malang-Ketapang PP.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Tim Alice Norin Jadi...
Tim Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Punya Rencana ke Jakarta?...
Punya Rencana ke Jakarta? Ini Pilihan Jadwal Keberangkatan Kereta Menuju Jakarta yang Paling Ideal!
Jelang Mudik 2026, KAI...
Jelang Mudik 2026, KAI Batasi Koper 26 Inci dan 20 Kg di Kabin
Tiket Kereta Api Lebaran...
Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal Lengkap Penjualan
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Rekomendasi
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Berita Terkini
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Hiburan di Mobil Makin...
Hiburan di Mobil Makin Mudah, Konten Vertikal Jadi Pilihan Baru Penonton
Microdrama China The...
Microdrama China The Little Lucky Star Tayang di V+Short, Ini Sinopsisnya
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved