Waspada! 15 Juta Remaja Menggunakan Vape, Ini Cara Hindari Kecanduan Nikotin  

Senin, 13 Oktober 2025 - 07:05 WIB
loading...
Waspada! 15 Juta Remaja...
15 juta remaja usia 13-15 tahun menggunakan Vape. Foto/nicorette
A A A
JAKARTA - Lebih dari 100 juta orang, termasuk setidaknya 15 juta remaja berusia 13-15 tahun menggunakan rokok elektrik (vape). Hal ini memicu gelombang baru kecanduan nikotin.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), anak-anak sembilan kali lebih mungkin menggunakan vape daripada orang dewasa.
Dr Etienne Krug dari WHO mengatakan rokok elektrik memicu "gelombang baru" kecanduan nikotin. Dengan embel-embel "lebih sehat" daripada rokok tembakau, ternyata vape sama berbahayanya. Justru dengan munculnya vape, anak-anak malah lebih cepat kecanduan nikotin.

"Mereka dipasarkan sebagai pengurangan bahaya tetapi, pada kenyataannya, mengaitkan anak-anak dengan nikotin lebih awal dan berisiko merusak kemajuan selama beberapa dekade."

Baca Juga : Sibuk Bukan Alasan! Olahraga Ini Bisa Dilakukan di Sela Kesibukan Kerja

"Jutaan orang berhenti, atau tidak mengambil, penggunaan tembakau berkat upaya pengendalian tembakau oleh negara-negara di seluruh dunia," katanya.

Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros, mengatakan industri tembakau sengaja menargetkan kaum muda. Menurut data yang dihimpun WHO, setidaknya 15 juta remaja berusia antara 13 dan 15 tahun sudah menggunakan vape, berdasarkan survei dari 123 negara.

Sementara banyak negara telah melakukan upaya untuk memperkenalkan peraturan rokok elektrik untuk mengatasi vaping anak-anak dalam beberapa tahun terakhir, pada akhir 2024, 62 negara masih belum memiliki kebijakan, dan 74 negara tidak memiliki usia minimum di mana rokok elektrik dapat dibeli, kata WHO.

Karena mengandung nikotin yang membuat ketagihan, tentunya bagi orang yang sudah terlanjur kecanduan maka akan sulit untuk berhenti menggunakan vaping. Namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk perlahan lepas dari rokok elektrik ini.

Para ahli, seperti Pusat Nasional untuk Penghentian dan Pelatihan Merokok (NCSCT), umumnya merekomendasikan semacam pendekatan bertahap. Salah satu tips untuk vapers adalah mengurangi kekuatan nikotin dari e-liquid mereka dalam tahap dua hingga empat minggu.

Baca Juga : Perempuan Lebih Berisiko Terkena Anemia, Ini Penjelasan Dokter!

Cara lain yang dapat dilakukan misalnya mengambil isapan yang lebih pendek (terutama jika Anda menggunakan sekali pakai).
Anda juga bisa menetapkan aturan untuk diri sendiri, misalnya dengan hanya menggunakan vape di luar rumah.

Anda juga bisa mencoba Terapi Penggantian Nikotin (NRT), mengunyah permen karet, dan semprotan yang digunakan sebagai pengganti vape.

Jika diperlukan, Anda bisa meminta bantuan penyedia layanan kesehatan tentang alat dan sumber daya yang dapat digunakan untuk berhenti dari vape. Mereka mungkin menyarankan obat-obatan untuk membantu mengelola gejala penarikan nikotin.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Rekomendasi
Aturan Baru Kartu SIM...
Aturan Baru Kartu SIM Wajib Verifikasi Wajah, Ini Kata Pakar Perlindungan Data
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Gebrakan Riswandi, Pemuda...
Gebrakan Riswandi, Pemuda Bulukumba yang Bantu UMKM Lokal Lewat Literasi Visual
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved