Kopi Sering Disebut Pemicu Jantung Berdebar, Ternyata Ini Faktanya!
Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:49 WIB
loading...
Konsumsi kopi tanpa gula 2 sampai 3 kali sehari man untuk kesehatan. Foto/Health
A
A
A
JAKARTA - Jantung adalah komponen penting dalam tubuh manusia. Di mana jantung lah yang memulai hidup, dan juga yang mengakhiri hidup. Jantung memiliki tugas penting dalam tubuh, di mana organ ini berdetak rata-rata 70 kali per menit. Jantung juga memompa darah 5-6 liter per menit.
Bayangkan, jika jantung anda ternyata mengalami gangguan seperti misalnya aritmia.Aritmia atau gangguan irama jantung di mana detak jantung bisa terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur disebabkan oleh masalah pada impuls listrik jantung. Biasanya jantung bisa berdebar dalam kondisi tertentu, seperti misalnya seusai meminum kopi.
Meski kopi sering disalahkan dalam hal ini, faktanya kopi bukanlah masalah utama. Orang cenderung meminum kopi sambil merokok, itu lah yang memicu gangguan irama jantung.
Baca Juga : Cuaca Panas Ekstrem, Ini 4 Tips untuk Perlindungan Diri
Dokter spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Sebastian Andy mengungkap, kopi bukanlah masalah terkait jantung berdebar. Namun jika mengkombinasikan kopi dengan rokok, maka hal tersebut lah yang menjadi pemicu jangung berdebar.
"Terus ada salahnya ga sih minum kopi, bapak ibu? karena orang selalu nyalahin kopi. Biasanya kalo kopi ini sambil ngerokok. Kalo rokok udah jelas bermasalah. Ternyata kopinya memang gak salah," jelas dr. Sebastian dalam Health Talk Primaya Hospital, Rabu (15/10/2025).
Bahkan dr. Sebastian mengungkap, meminum kopi 2-3 gelas per hari pun masih aman. "Jadi jangan salahkan kopinya, salahkan rokoknya," jelas dr. Sebastian.
Baca Juga : 5 Minuman Segar Tanpa Pemanis Buatan, Biar Tetap Sehat dan Gula Darah Terkontrol
Adapun Dokter Sebastian memaparkan hal ini dalam acara Health Talk yang digelar Primaya Hospital di Mall of Indonesia, Jakarta Utara pada Rabu (15/10/2025). Health Talk ini adalah rangkaian acara Primaya Fair, sebuah pameran edukasi dan kesehatan yang digelar daam rangka memperingati HUT ke-19 Primaya Hospital.
Melalui kegiatan ini, Primaya menjadi rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang menggelar pameran kesehatan secara mandiri dengan pendekatan holistik, edukatif, dan partisipatif di ruang publik. Ada beberapa kegiatan yang digelar seperti pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi bersama dokter spesialis, dan berbagai inovasi layanan kesehatan unggulan.
Bayangkan, jika jantung anda ternyata mengalami gangguan seperti misalnya aritmia.Aritmia atau gangguan irama jantung di mana detak jantung bisa terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur disebabkan oleh masalah pada impuls listrik jantung. Biasanya jantung bisa berdebar dalam kondisi tertentu, seperti misalnya seusai meminum kopi.
Meski kopi sering disalahkan dalam hal ini, faktanya kopi bukanlah masalah utama. Orang cenderung meminum kopi sambil merokok, itu lah yang memicu gangguan irama jantung.
Baca Juga : Cuaca Panas Ekstrem, Ini 4 Tips untuk Perlindungan Diri
Dokter spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Sebastian Andy mengungkap, kopi bukanlah masalah terkait jantung berdebar. Namun jika mengkombinasikan kopi dengan rokok, maka hal tersebut lah yang menjadi pemicu jangung berdebar.
"Terus ada salahnya ga sih minum kopi, bapak ibu? karena orang selalu nyalahin kopi. Biasanya kalo kopi ini sambil ngerokok. Kalo rokok udah jelas bermasalah. Ternyata kopinya memang gak salah," jelas dr. Sebastian dalam Health Talk Primaya Hospital, Rabu (15/10/2025).
Bahkan dr. Sebastian mengungkap, meminum kopi 2-3 gelas per hari pun masih aman. "Jadi jangan salahkan kopinya, salahkan rokoknya," jelas dr. Sebastian.
Baca Juga : 5 Minuman Segar Tanpa Pemanis Buatan, Biar Tetap Sehat dan Gula Darah Terkontrol
Adapun Dokter Sebastian memaparkan hal ini dalam acara Health Talk yang digelar Primaya Hospital di Mall of Indonesia, Jakarta Utara pada Rabu (15/10/2025). Health Talk ini adalah rangkaian acara Primaya Fair, sebuah pameran edukasi dan kesehatan yang digelar daam rangka memperingati HUT ke-19 Primaya Hospital.
Melalui kegiatan ini, Primaya menjadi rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang menggelar pameran kesehatan secara mandiri dengan pendekatan holistik, edukatif, dan partisipatif di ruang publik. Ada beberapa kegiatan yang digelar seperti pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi bersama dokter spesialis, dan berbagai inovasi layanan kesehatan unggulan.
(wur)
Lihat Juga :