Generasi Bijak Plastik: Wujudkan Anak Hebat yang Peduli Lingkungan Sejak Kecil

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:00 WIB
loading...
Generasi Bijak Plastik:...
Sampah plastik menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar di Indonesia. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Sampah plastik menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) tahun 2024, timbulan sampah di 318 kabupaten/kota mencapai 34,1 juta ton per tahun, dengan 67,42% atau sekitar 23 juta ton belum terkelola dengan baik. Dari seluruh jenis sampah, sampah plastik menempati peringkat ke-4 tertinggi. Menyikapi data tersebut, tentunya membangun karakter generasi penerus yang peduli lingkungan dan bijak plastik (mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah plastik) sejak dini merupakan pondasi penting. Terlebih, Indonesia tengah mempersiapkan diri menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045, sebuah cita-cita jangka panjang yang menempatkan generasi muda sebagai kunci utama kemajuan bangsa.

Sebagai inisiatif untuk membentuk karakter cinta lingkungan sejak dini sekaligus mendorong terciptanya dunia yang lebih baik bagi generasi mendatang, Mondelez Indonesia menghadirkan workshop bertema “Generasi #BijakPlastikSejakDini, Anak Hebat Peduli Lingkungan”, sebagai program lanjutan yang telah diinisiasi sejak tahun 2021 untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran lingkungan dengan mengajarkan anak-anak bijak mengelola sampah plastik sejak dini, seperti kebiasaan mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah plastik melalui melalui program bank sampah di sekolah.

Menyambut baik inisiatif #BijakPlastikSejakDini, Dr. Khamim mewakili Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah mengatakan, hadirnya inisiatif #BijakPlastikSejakDini sejalan dengan upaya pemerintah dalam Penguatan Pendidikan Karakter yang tertuang dalam Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya pada pilar kebiasaan bermasyarakat. “Kebiasaan bermasyarakat mengajarkan bahwa setiap individu tidak hanya bertanggung jawab atas kesejahteraan diri sendiri, tetapi juga harus peduli pada kesejahteraan bersama dan kelestarian lingkungan. Kolaborasi serta peran aktif dari berbagai pihak tentunya sangatlah dibutuhkan demi mendorong terciptanya dunia yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujar Dr. Khamim.

Senada dengan Kemendikdasmen, Siti Mariam, S.E.,M.H selaku Plt Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup (PPGLH) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia pun mendukung penuh inisiatif #BijakPlastikSejakDini dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menghadapi tantangan sampah plastik di Indonesia. “Program ini tidak hanya mengajarkan anak-anak untuk peduli sejak dini, tetapi juga mengajak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan kebiasaan bijak plastik yang tentunya dapat membantu permasalahan lingkungan, terutama permasalahan sampah plastik di Indonesia,” ujar Siti Mariam.

Menambahkan tentang pentingnya menumbuhkan karakter cinta lingkungan sejak dini, Agus Rusly, S.Pi., M.Si. selaku Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular (KLH) mengatakan, program edukasi lingkungan sejak dini merupakan salah satu investasi terbaik untuk memastikan peningkatan pengelolaan sampah di masa depan. “Dengan menanamkan karakter #BijakPlastikSejakDini, kita tidak sekadar mengajarkan anak untuk memilah dan mengurangi sampah, tetapi kita sedang menumbuhkan kesadaran bahwa mereka adalah bagian dari solusi besar sirkular ekonomi nasional,” ujar Agus Rusly.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Patut Ditiru, Korea...
Patut Ditiru, Korea Selatan Larang Gelas Plastik Sekali Pakai Gratis di Kafe dan Restoran
Gunakan Wadah Plastik...
Gunakan Wadah Plastik Setiap Hari? Hati-Hati, Bisa Berdampak Buruk pada Jantung
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun, Dipicu Karbon dan Hidrogen Plastik
Studi: Kantong Teh Melepaskan...
Studi: Kantong Teh Melepaskan Jutaan Mikroplastik dan Diserap Sel Usus
Jadi Mitra Kemendikbudristek,...
Jadi Mitra Kemendikbudristek, Mondelez Indonesia Tingkatkan Edukasi #BijakPlastikSejakDini
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Industri AMDK di Antara...
Industri AMDK di Antara Tekanan Energi dan Logistik, Menunggu Keberpihakan Negara
Pembebasan Bea Masuk...
Pembebasan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Berlaku 6 Bulan
Rekomendasi
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
Berita Terkini
Denny Cagur Kenang Sosok...
Denny Cagur Kenang Sosok Temon: Senior yang Baik dan Berwawasan Luas
Jelang Sidang Hak Asuh...
Jelang Sidang Hak Asuh Anak, Pihak Ruben Onsu Sebut Peluang Damai dengan Sarwendah Makin Menipis
Jarwo Kwat Kenang Temon:...
Jarwo Kwat Kenang Temon: Pelawak yang Tak Pernah Marah dan Selalu Menghibur
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
Festival Dessert Terbesar...
Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta selama Tiga Pekan
Kronologi Temon Meninggal...
Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
Infografis
Daftar Jenderal Israel...
Daftar Jenderal Israel yang Tewas sejak Perang Meletus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved