Mengejar Ambisis Terlalu Besar, Cinta Laura Menyesal Jarang Bertemu Ayah
Senin, 27 Oktober 2025 - 22:18 WIB
loading...
Cinta Laura. Foto/IG @claurakiehl
A
A
A
JAKARTA - Artis Cinta Laura terharu saat membahas soal orang tuanya, terkhusus sang ayah. Saat menjadi bintang tamu dalam podcast Butik Haji Ivan Gunawan, Cinta mengungkap sosok ayahnya yang sangat pemikir.
Dia mengungkap ayahnya kini menikmati masa tua bersama ibunda Cinta di Bali. Setiap harinya orang tua Cinta menghabiskan waktu dengan makan, berenang, dan jalan-jalan.
Namun Cinta merasa ayahnya sulit mensyukuri hal-hal kecil dalam hidup karena memang gila bekerja seperti dirinya. Dalam kesempatan itu, Cinta menyebut ayahnya tidak terlalu sentimental, namun beliau adalah sosok yang cukup berperan membentuk karakter Cinta menjadi sosok yang tangguh.
Baca Juga : Katy Perry Resmi Pacaran dengan Eks PM Kanada Justin Trudeau
Cinta mengaku bahwa ia dan ayahnya sama-sama memiliki karakter yang kuat. Hal itu yang membuat Cinta merasa bersalah dan sedih karena jarang menemui ayahnya di usia yang sudah memasuki 75 tahun.
Cinta mengatakan hanya bisa bertemu ayahnya 2 kali dalam setahun karena kesibukannya. Di sisi lain, ayah Cinta juga tidak mau diajak ke Jakarta karena tidak menyukai hiruk pikuk kehidupan Jakarta.
"Papa aku umurnya 75. Kalau kita liat statistik, orang Eropa cenderung bisa hidup sampai 84-85 tahun. (amit-amit ya) kalau Papa aku masih punya kesempatan 9 tahun untuk hidup, dan aku ketemu dia cuma 2 kali setahun, itu berarti aku hanya punya kesempatan ketemu Papa aku 18 kali lagi. Itu menyeramkan loh," ujar Cinta.
Baca Juga : Raisa Gugat Cerai Hamish Daud, Kuasa Hukum: Tolong Jaga Privasi Mereka
Di podcast itu Cinta menyampaikan harapannya yang ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan sang ayah. Namun Cnta juga tak menampik bahwa ambisinya terlalu besar untuk meluangkan waktu demi bertemu keluarga.
Tapi Cinta juga menegaskan bahwa ayahnya sangat berarti untuknya. Sementara itu Cinta juga menceritakan bahwa ibunya adalah penengah dalam keluarga mereka.
Karena watak Cinta dan ayahnya yang sama-sama keras, ibunya yang menjadi penengah. Namun karena karakter Cinta dan ibunya yang sangat berbeda juga, membuat keduanya juga sering terlibat konflik.
"Mama aku kuat banget berada dalam keluarga ini. Karena aku sama Papa dua-duanya sama-sama keras," ujar Cinta.
"Tapi aku juga sangat berbeda dengan Mama aku, jadi kita pun banyak konflik," tambahnya.
Dia mengungkap ayahnya kini menikmati masa tua bersama ibunda Cinta di Bali. Setiap harinya orang tua Cinta menghabiskan waktu dengan makan, berenang, dan jalan-jalan.
Namun Cinta merasa ayahnya sulit mensyukuri hal-hal kecil dalam hidup karena memang gila bekerja seperti dirinya. Dalam kesempatan itu, Cinta menyebut ayahnya tidak terlalu sentimental, namun beliau adalah sosok yang cukup berperan membentuk karakter Cinta menjadi sosok yang tangguh.
Baca Juga : Katy Perry Resmi Pacaran dengan Eks PM Kanada Justin Trudeau
Cinta mengaku bahwa ia dan ayahnya sama-sama memiliki karakter yang kuat. Hal itu yang membuat Cinta merasa bersalah dan sedih karena jarang menemui ayahnya di usia yang sudah memasuki 75 tahun.
Cinta mengatakan hanya bisa bertemu ayahnya 2 kali dalam setahun karena kesibukannya. Di sisi lain, ayah Cinta juga tidak mau diajak ke Jakarta karena tidak menyukai hiruk pikuk kehidupan Jakarta.
"Papa aku umurnya 75. Kalau kita liat statistik, orang Eropa cenderung bisa hidup sampai 84-85 tahun. (amit-amit ya) kalau Papa aku masih punya kesempatan 9 tahun untuk hidup, dan aku ketemu dia cuma 2 kali setahun, itu berarti aku hanya punya kesempatan ketemu Papa aku 18 kali lagi. Itu menyeramkan loh," ujar Cinta.
Baca Juga : Raisa Gugat Cerai Hamish Daud, Kuasa Hukum: Tolong Jaga Privasi Mereka
Di podcast itu Cinta menyampaikan harapannya yang ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan sang ayah. Namun Cnta juga tak menampik bahwa ambisinya terlalu besar untuk meluangkan waktu demi bertemu keluarga.
Tapi Cinta juga menegaskan bahwa ayahnya sangat berarti untuknya. Sementara itu Cinta juga menceritakan bahwa ibunya adalah penengah dalam keluarga mereka.
Karena watak Cinta dan ayahnya yang sama-sama keras, ibunya yang menjadi penengah. Namun karena karakter Cinta dan ibunya yang sangat berbeda juga, membuat keduanya juga sering terlibat konflik.
"Mama aku kuat banget berada dalam keluarga ini. Karena aku sama Papa dua-duanya sama-sama keras," ujar Cinta.
"Tapi aku juga sangat berbeda dengan Mama aku, jadi kita pun banyak konflik," tambahnya.
(wur)
Lihat Juga :