Kolaborasi Lintas Disiplin Medis Buka Peluang Baru bagi Pasien Kanker Payudara

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:15 WIB
loading...
Kolaborasi Lintas Disiplin...
Kanker payudara adalah kanker pada perempuan yang tersering ditemukan. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Kanker payudara adalah kanker pada perempuan yang tersering ditemukan. Data terkini dari GLOBOCAN/Global Cancer Observatory/World Cancer Research Fund tentang kejadian dan kematian akibat kanker payudara di dunia berdasarkan estimasi tahun 2022, menunjukkan setiap tahun ada 2,3 juta kasus baru ‒ atau sekitar 11,6% dari semua kasus kanker pada wanita. Angka kematian mencapai 666.000 kematian ‒ kira-kira 6,9% dari semua kematian kanker pada wanita.

Di Indonesia ada sekitar 400 ribu kasus baru kanker terdeteksi setiap tahunnya, dengan angka kematian mencapai 240 ribu kasus. Jumlah kasus kanker di Indonesia terus meningkat dan diprediksi melonjak hingga lebih dari 70 persen pada 2050 jika langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat. Tanpa intervensi yang efektif, beban kanker akan semakin besar, baik dari segi kesehatan masyarakat maupun ekonomi.

dr. Agnes selaku Kepala Departemen Medical Check Up MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, membagikan pengalamannya, kanker payudara sering terdeteksi secara ‘tidak sengaja’ saat pasien menjalani medical check-up. "Bahkan banyak yang terdeteksi saat sudah stadium lanjut karena tidak ada gejala yang dirasakan pasien. Tentunya, penemuan kanker payudara di stadium lanjut ini bisa dihindari andai saja pasien rutin melakukan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri secara rutin. Atau pasien melakukan mammografi setahun sekali setelah mencapai usia 40 tahun," jelas dr. Agnes.

dr. Nina I.S.H. Supit, Sp.Rad PRP (K), Kepala Departemen Radiologi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, menambahkan, mammografi masih menjadi gold standard dalam skrining kanker payudara. Mammografi dapat mendeteksi benjolan tumor kanker payudara di ukuran sangat kecil, sampai 0,2 milimeter dengan alat terbaru.

"Tantangan dalam mammografi atau deteksi dini kanker payudara ini, selain akses terhadap mammografi yang masih terbatas, juga ada banyak sekali mitos yang masih dipercaya masyarakat. Misalnya mammografi itu sangat menyakitkan, mammografi bisa membuat kanker malah menyebar, dan sebagainya. Namun saat ini sudah ada solusi mammografi yang lebih nyaman dan singkat, tanpa mengorbankan kualitas gambar yaitu Mammomat B.brilliant di MRCCC," ungkap dr. Nina

Lebih lanjut dr. Nina memaparkan, "Kita harus terus berikan edukasi kepada masyarakat bahwa dengan skrining menggunakan USG payudara untuk perempuan usia di bawah 40 tahun dan mammografi mulai usia 40 tahun dapat mencegah kejadian kanker payudara stadium lanjut yang sangat sulit diterapi dan memiliki beban pengobatan tidak murah," papar dr. Nina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Cara Penanganan...
Ini 3 Cara Penanganan Kanker Payudara Selain Kemoterapi
Target Turunkan Kematian...
Target Turunkan Kematian Kanker Payudara 2,5% Per Tahun, Kemenkes Gaspol Implementasi RAN Kanker
Kanker Payudara Tertinggi...
Kanker Payudara Tertinggi di Inggris dan RI, Ini Penjelasan Dokter
Kemenkes Akan Upgrade...
Kemenkes Akan Upgrade Cek Kesehatan Gratis 2026, Kanker Payudara Masuk Prioritas
Kanker Payudara Juga...
Kanker Payudara Juga Bisa Menyerang Piria, Ini Gejala yang Patut Diwaspadai
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia Diajak Deteksi Dini Kanker Payudara Lewat Program Skrining Nasional
SORELLA dan Lovepink...
SORELLA dan Lovepink Bersatu di Indonesia Goes Pink 2025
Operasi Robotic Mastectomy...
Operasi Robotic Mastectomy Pertama di Indonesia
Kemlu Bantu Pemulangan...
Kemlu Bantu Pemulangan Jenazah Yurike Sanger Istri ke-7 Bung Karno dari Amerika
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
70% Pasien Kanker Payudara...
70% Pasien Kanker Payudara Memasuki Stadium 3 saat Terdeteksi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved