Ginjal yang Pernah Diselamatkan, Kini Terancam karena Pergantian Obat

Rabu, 29 Oktober 2025 - 20:30 WIB
loading...
Ginjal yang Pernah Diselamatkan,...
Kondisi gagal ginjal kronik (GGK) dapat dialami oleh siapa saja, tanpa memandang jenis kelamin. Foto/Regency Healthcare
A A A
JAKARTA - Kondisi gagal ginjal kronik (GGK) dapat dialami oleh siapa saja, tanpa memandang jenis kelamin. Namun, menurut Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), perempuan memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit ginjal kronis dibandingkan pria. Hal ini dibuktikan melalui beberapa studi yang menunjukkan prevalensi penyakit ginjal kronis pada perempuan mencapai sekitar 14 %, sedangkan pada pria sekitar 12 %. Selain faktor gaya hidup, komplikasi kehamilan seperti preeklampsia dan eklampsia juga menjadi salah satu penyebab utama gagal ginjal kronik pada perempuan.

Kondisi itu dialami oleh A (39), perempuan asal Jawa Tengah yang didiagnosis gagal ginjal kronik akibat eklampsia saat kehamilannya. Tahun 2014 menjadi titik awal ujian terberat dalam hidupnya.Saat berusia 28 tahun, ia mengalami kehamilan prematur. Namun, bayinya hanya bertahan hidup selama beberapa hari, dan tak lama kemudian A divonis menderita gagal ginjal kronik.

Sejak saat itu, dokter menyarankan A menjalani transplantasi ginjal. Usianya yang masih muda memberi harapan karena organ tubuh lainnya masih berfungsi baik. Namun, mencari donor bukan perkara mudah. Ayahnya, yang memiliki golongan darah O seperti dirinya, juga menderita gagal ginjal dan harus menjalani hemodialisis. Sementara ibunya bergolongan darah AB sehingga tidak kompatibel dengan golongan darah O milik A. Kondisi itu membuat A harus bertahan dengan hemodialisis selama dua setengah tahun.

Dua setengah tahun kemudian, sebuah mukjizat yang sulit dijelaskan oleh ilmu kedokteran terjadi. Ibunya bersikeras memeriksa ulang golongan darahnya, meyakini bahwa mungkin telah terjadi perubahan. Hasil pemeriksaan itu mengejutkan semua orang, termasuk dokter. Golongan darah sang ibu benar-benar berubah dari AB menjadi O. Tes kompatibilitas ginjal juga menunjukkan kecocokan mencapai 86 persen. “Saya tidak percaya,” ujar A. “Kami pergi ke empat laboratorium berbeda untuk memastikan, dan semuanya menunjukkan hasil yang sama.”

Hingga kini, belum ada penjelasan ilmiah yang dapat menjelaskan fenomena perubahan golongan darah, mengingat golongan darah merupakan sifat genetik yang stabil. Meski demikian, keajaiban itu menjadi titik balik hidup A. Pada Mei 2017, ia akhirnya menjalani transplantasi ginjal di sebuah rumah sakit di Jawa Tengah, dengan seluruh biaya ditanggung BPJS Kesehatan. Setelah operasi, kondisinya berangsur pulih. Ia kembali beraktivitas seperti biasa dan rutin melakukan pemeriksaan untuk menjaga kestabilan fungsi ginjal barunya.

Efisiensi yang Berisiko Fatal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gagal Ginjal Tak Bergejala,...
Gagal Ginjal Tak Bergejala, Masyarakat Diimbau Deteksi Dini Lewat Tes Urin
Dokter Ingatkan Pasien...
Dokter Ingatkan Pasien Transplantasi Ginjal Wajib Disiplin Obat dan Pola Hidup Sehat
Pasien Cuci Darah di...
Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu, Menkes Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini
Ini Solusi Herbal Alami...
Ini Solusi Herbal Alami untuk Kesehatan Ginjal
Pastikan Hidrasi untuk...
Pastikan Hidrasi untuk Menjaga Kesehatan Ginjal
6 Tahun Melawan Kanker,...
6 Tahun Melawan Kanker, Vidi Aldiano Sebut Penyakitnya sebagai 'Hadiah dari Tuhan'
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Layanan Transplantasi...
Layanan Transplantasi Ginjal Berteknologi Terkini di RSU Bunda Jakarta
Salah Satunya Mudah...
Salah Satunya Mudah Lelah, Berikut Ciri Ginjal Bermasalah
Rekomendasi
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Berita Terkini
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved