Pewarna Rambut dan Catokan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
Kamis, 06 November 2025 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Perempuan kulit hitam mungkin berisiko lebih tinggi dibandingkan perempuan kulit putih. Terdapat peningkatan risiko sebesar 45% pada perempuan kulit hitam dibandingkan dengan peningkatan risiko sebesar 7% pada perempuan kulit putih.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pewarna rambut semi-permanen juga dapat memengaruhi risiko kanker payudara. Menariknya, studi menunjukkan hasil yang beragam terkait penggunaan.
Meskipun pewarna rambut semi-permanen tidak dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi secara keseluruhan, mereka yang menggunakan pewarna rambut semi-permanen sendiri—tanpa bantuan penata rambut profesional memiliki hubungan dengan risiko kanker payudara.
Bagaimana dengan obat untuk pelurus rambut? Studi menemukan adanya peningkatan risiko kanker payudara. (Beberapa catokan rambut ini mengandung formaldehida, suatu karsinogen yang diketahui.)
Penggunaan catokan rambut dalam 12 bulan sebelum pendaftaran dalam penelitian ini dikaitkan dengan risiko kanker payudara 18% lebih tinggi. Penggunaan yang lebih sering juga meningkatkan risiko. Misalnya, mereka yang menggunakan catokan rambut setiap lima hingga delapan minggu memiliki risiko kanker payudara 31% lebih tinggi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pewarna rambut semi-permanen juga dapat memengaruhi risiko kanker payudara. Menariknya, studi menunjukkan hasil yang beragam terkait penggunaan.
Meskipun pewarna rambut semi-permanen tidak dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi secara keseluruhan, mereka yang menggunakan pewarna rambut semi-permanen sendiri—tanpa bantuan penata rambut profesional memiliki hubungan dengan risiko kanker payudara.
Bagaimana dengan obat untuk pelurus rambut? Studi menemukan adanya peningkatan risiko kanker payudara. (Beberapa catokan rambut ini mengandung formaldehida, suatu karsinogen yang diketahui.)
Penggunaan catokan rambut dalam 12 bulan sebelum pendaftaran dalam penelitian ini dikaitkan dengan risiko kanker payudara 18% lebih tinggi. Penggunaan yang lebih sering juga meningkatkan risiko. Misalnya, mereka yang menggunakan catokan rambut setiap lima hingga delapan minggu memiliki risiko kanker payudara 31% lebih tinggi.
(wur)
Lihat Juga :