Pewarna Rambut dan Catokan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
Kamis, 06 November 2025 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Yang mengkhawatirkan adalah apabila orang-orang mengaplikasikan pewarna rambut ke kulit kepala mereka. Karena diketahui bahwa pewarna rambut tersebut mengandung bahan kimia. Itulah mengapa ada begitu banyak penelitian.
Namun secara keseluruhan, Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan bahwa penggunaan pewarna rambut untuk keperluan pribadi "tidak dapat diklasifikasikan berdasarkan karsinogenisitasnya terhadap manusia."
Baca Juga : Cahaya Gawai Ternyata Bisa Tembus Lapisan Kulit, Ini Pentingnya Pakai Sunscreen
Namun, perlu dicatat bahwa IARC menemukan peningkatan risiko bagi penata rambut atau tukang cukur yang lebih sering bersentuhan dengan pewarna rambut. Badan tersebut mencantumkan paparan semacam itu di tempat kerja sebagai "kemungkinan karsinogenik."
Pewarna rambut ini erat dikaitkan dengan kanker payudara dibandingkan kanker lain.Sebuah studi yang relatif besar dari National Institutes of Health pada tahun 2019 meneliti hubungan antara kanker payudara dan penggunaan pewarna rambut serta pelurus rambut kimia. Study melibatkan lebih dari 45.000 perempuan.
Orang yang menggunakan pewarna rambut permanen secara teratur memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak.
Namun secara keseluruhan, Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan bahwa penggunaan pewarna rambut untuk keperluan pribadi "tidak dapat diklasifikasikan berdasarkan karsinogenisitasnya terhadap manusia."
Baca Juga : Cahaya Gawai Ternyata Bisa Tembus Lapisan Kulit, Ini Pentingnya Pakai Sunscreen
Namun, perlu dicatat bahwa IARC menemukan peningkatan risiko bagi penata rambut atau tukang cukur yang lebih sering bersentuhan dengan pewarna rambut. Badan tersebut mencantumkan paparan semacam itu di tempat kerja sebagai "kemungkinan karsinogenik."
Pewarna rambut ini erat dikaitkan dengan kanker payudara dibandingkan kanker lain.Sebuah studi yang relatif besar dari National Institutes of Health pada tahun 2019 meneliti hubungan antara kanker payudara dan penggunaan pewarna rambut serta pelurus rambut kimia. Study melibatkan lebih dari 45.000 perempuan.
Orang yang menggunakan pewarna rambut permanen secara teratur memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak.
Lihat Juga :