Studi: Vitamin C dan Karotenoid Bisa Menunda Menopause hingga Satu Tahun
Minggu, 30 November 2025 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
Karotenoid adalah pigmen alami berwarna kuning, merah, dan oranye yang terdapat pada berbagai buah dan sayuran. Zat ini dikenal memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, serta sangat berpengaruh dalam memperlambat proses menopause. Efek tersebut berasal dari kemampuannya mengurangi stres oksidatif pada ovarium dan menjaga kesehatan sel.
Namun, manfaat vitamin C dan karotenoid tidak muncul secara instan. Efek optimal diperoleh melalui pola makan yang stabil, seimbang, dan berkelanjutan.
Sumber vitamin C mudah ditemukan pada jeruk, lemon, jeruk bali, jambu biji, kiwi, stroberi, brokoli, dan paprika. Sementara karotenoid banyak terdapat dalam wortel, tomat, ubi jalar, labu kuning, pepaya, mangga, semangka, hingga sayuran berdaun hijau.
Karena itu, wanita yang memasuki usia perimenopause disarankan untuk memperhatikan pola makan. Selain untuk membantu menunda menopause, pola makan sehat juga mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh, mulai dari kulit, metabolisme, hingga energi harian.
Namun, manfaat vitamin C dan karotenoid tidak muncul secara instan. Efek optimal diperoleh melalui pola makan yang stabil, seimbang, dan berkelanjutan.
Sumber vitamin C mudah ditemukan pada jeruk, lemon, jeruk bali, jambu biji, kiwi, stroberi, brokoli, dan paprika. Sementara karotenoid banyak terdapat dalam wortel, tomat, ubi jalar, labu kuning, pepaya, mangga, semangka, hingga sayuran berdaun hijau.
Karena itu, wanita yang memasuki usia perimenopause disarankan untuk memperhatikan pola makan. Selain untuk membantu menunda menopause, pola makan sehat juga mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh, mulai dari kulit, metabolisme, hingga energi harian.
(nnz)
Lihat Juga :