Kementerian Ekraf Dukung Kopdar KBM App Medan Dorong Penciptaan Lapangan Kerja
Senin, 01 Desember 2025 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
CEO KBM App, Isa Alamsyah, menambahkan pentingnya kopdar untuk membangun atmosfer keberhasilan.
“Dengan bertemu langsung penulis yang telah berpenghasilan Rp2 miliar hingga Rp3 miliar, kami berharap para penulis di Medan semakin terpacu mencapai kesuksesan,” ujarnya.
Di tengah acara juga diberikan penghargaan kepada penulis yang sudah berada di level terbaik. Tiga penulis berprestasi hadir berbagi strategi sukses, yaitu Bunga BTP, penulis dengan pendapatan tertinggi di KBM dengan penghasilan Rp3,3 miliar. Ia membagikan cara efektif membangun branding dan promosi. Lalu, Dwi Indra penulis asal Pontianak dengan penghasilan Rp2,5 miliar, memberikan kiat meningkatkan konsistensi dan kualitas tulisan. Kemudian Ciayo Indah, penulis asal Sumatera Utara berjenjang Emerald dengan pendapatan lebih dari Rp540 juta, memaparkan teknik menulis yang disukai pembaca dan strategi bertahan di industri.
Acara ini juga menyoroti lima penulis Sumatera Utara yang telah mencapai jenjang Platinum (penghasilan di atas Rp100 juta). Mereka berasal dari latar beragam seperti ibu rumah tangga, guru, hingga lulusan SD yang kini berprofesi penuh waktu sebagai penulis.
Kehadiran para penulis inspiratif ini menjadi momentum penting bagi geliat literasi digital di Medan dan diharapkan semakin menyemarakkan semangat menulis di seluruh Indonesia. Dengan adanya semangat tersebut, diharapkan juga dapat meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja.
“Dengan bertemu langsung penulis yang telah berpenghasilan Rp2 miliar hingga Rp3 miliar, kami berharap para penulis di Medan semakin terpacu mencapai kesuksesan,” ujarnya.
Di tengah acara juga diberikan penghargaan kepada penulis yang sudah berada di level terbaik. Tiga penulis berprestasi hadir berbagi strategi sukses, yaitu Bunga BTP, penulis dengan pendapatan tertinggi di KBM dengan penghasilan Rp3,3 miliar. Ia membagikan cara efektif membangun branding dan promosi. Lalu, Dwi Indra penulis asal Pontianak dengan penghasilan Rp2,5 miliar, memberikan kiat meningkatkan konsistensi dan kualitas tulisan. Kemudian Ciayo Indah, penulis asal Sumatera Utara berjenjang Emerald dengan pendapatan lebih dari Rp540 juta, memaparkan teknik menulis yang disukai pembaca dan strategi bertahan di industri.
Acara ini juga menyoroti lima penulis Sumatera Utara yang telah mencapai jenjang Platinum (penghasilan di atas Rp100 juta). Mereka berasal dari latar beragam seperti ibu rumah tangga, guru, hingga lulusan SD yang kini berprofesi penuh waktu sebagai penulis.
Kehadiran para penulis inspiratif ini menjadi momentum penting bagi geliat literasi digital di Medan dan diharapkan semakin menyemarakkan semangat menulis di seluruh Indonesia. Dengan adanya semangat tersebut, diharapkan juga dapat meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja.
(dra)
Lihat Juga :