Hati-Hati! Cuaca Dingin Suhu Bisa Picu Serangan Jantung
Selasa, 09 Desember 2025 - 07:32 WIB
loading...
Cuaca dingin bisa membahayakan jantung. Foto/self.com
A
A
A
JAKARTA - Bulan Desember identik dengan musim hujan. Cuaca dingin yang muncul saat musim hujan sering dianggap sepele, padahal bisa memberikan tekanan serius pada kesehatan jantung terutama bagi orang yang memiliki riwayat penyakit jantung.
Suhu rendah membuat pembuluh darah menyempit, sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini dapat memicu nyeri dada hingga serangan jantung.
Dilansir dari laman Verywell Health, penyempitan pembuluh darah saat cuaca dingin menyebabkan tekanan darah meningkat. Bagi penderita penyakit jantung koroner, kondisi ini bisa menghambat aliran darah ke jantung (iskemia) dan memicu serangan jantung.
Baca Juga : Cuaca Panas Mengancam Kesehatan: dari Migrain hingga Serangan Jantung
Tak hanya suhu dingin, aktivitas tertentu di musim hujan atau musim dingin juga dapat memperbesar risiko. Salah satunya adalah aktivitas fisik berat seperti mengangkat barang berat atau melakukan pekerjaan yang menguras tenaga secara tiba-tiba.
Berdasarkan riset, pekerjaan berat yang dilakukan dalam suhu dingin bisa meningkatkan risiko serangan jantung, terutama pada orang yang jarang berolahraga. Aktivitas ini bisa membuat tekanan darah melonjak dan memicu gangguan irama jantung.
Para ahli menyebut udara dingin ditambah aktivitas fisik berat dapat membuat detak jantung naik drastis dalam waktu singkat, bahkan setara dengan uji treadmill di rumah sakit. Untuk itu bagi pengidap penyakit jantung, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat cuaca dingin, di antaranya:
- Minum alkohol sebelum keluar rumah karena bisa memberikan sensasi hangat palsu dan meningkatkan risiko hipotermia
- Memaksakan diri berolahraga di suhu rendah tanpa persiapan
- Mengenakan pakaian yang tidak cukup hangat sehingga tubuh kehilangan panas terlalu cepat
Baca Juga : 5 Makanan yang Bahaya Bagi Tubuh Jika Diminum Bareng Kopi, Jeruk hingga Gorengan!
Agar tetap bisa beraktivitas dengan lebih aman, disarankan untuk melakukan langkah sederhana seperti:
- Gunakan pakaian berlapis, penutup kepala, dan sarung tangan
- Batasi waktu di luar ruangan saat suhu sangat rendah
- Hindari aktivitas fisik terlalu berat secara mendadak
- Jaga tubuh tetap hangat dan kering
- Vaksin flu untuk mencegah infeksi yang bisa membebani jantung
Pengidap penyakit jantung juga disarankan untuk segera mencari pertolongan medis bila mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, pusing hebat, detak jantung tidak teratur, atau kelelahan ekstrem saat berada di cuaca dingin. Pencegahan sederhana dan kesadaran terhadap kondisi tubuh bisa sangat membantu menurunkan risiko komplikasi jantung saat cuaca ekstrem.
Suhu rendah membuat pembuluh darah menyempit, sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini dapat memicu nyeri dada hingga serangan jantung.
Dilansir dari laman Verywell Health, penyempitan pembuluh darah saat cuaca dingin menyebabkan tekanan darah meningkat. Bagi penderita penyakit jantung koroner, kondisi ini bisa menghambat aliran darah ke jantung (iskemia) dan memicu serangan jantung.
Baca Juga : Cuaca Panas Mengancam Kesehatan: dari Migrain hingga Serangan Jantung
Tak hanya suhu dingin, aktivitas tertentu di musim hujan atau musim dingin juga dapat memperbesar risiko. Salah satunya adalah aktivitas fisik berat seperti mengangkat barang berat atau melakukan pekerjaan yang menguras tenaga secara tiba-tiba.
Berdasarkan riset, pekerjaan berat yang dilakukan dalam suhu dingin bisa meningkatkan risiko serangan jantung, terutama pada orang yang jarang berolahraga. Aktivitas ini bisa membuat tekanan darah melonjak dan memicu gangguan irama jantung.
Para ahli menyebut udara dingin ditambah aktivitas fisik berat dapat membuat detak jantung naik drastis dalam waktu singkat, bahkan setara dengan uji treadmill di rumah sakit. Untuk itu bagi pengidap penyakit jantung, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat cuaca dingin, di antaranya:
- Minum alkohol sebelum keluar rumah karena bisa memberikan sensasi hangat palsu dan meningkatkan risiko hipotermia
- Memaksakan diri berolahraga di suhu rendah tanpa persiapan
- Mengenakan pakaian yang tidak cukup hangat sehingga tubuh kehilangan panas terlalu cepat
Baca Juga : 5 Makanan yang Bahaya Bagi Tubuh Jika Diminum Bareng Kopi, Jeruk hingga Gorengan!
Agar tetap bisa beraktivitas dengan lebih aman, disarankan untuk melakukan langkah sederhana seperti:
- Gunakan pakaian berlapis, penutup kepala, dan sarung tangan
- Batasi waktu di luar ruangan saat suhu sangat rendah
- Hindari aktivitas fisik terlalu berat secara mendadak
- Jaga tubuh tetap hangat dan kering
- Vaksin flu untuk mencegah infeksi yang bisa membebani jantung
Pengidap penyakit jantung juga disarankan untuk segera mencari pertolongan medis bila mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, pusing hebat, detak jantung tidak teratur, atau kelelahan ekstrem saat berada di cuaca dingin. Pencegahan sederhana dan kesadaran terhadap kondisi tubuh bisa sangat membantu menurunkan risiko komplikasi jantung saat cuaca ekstrem.
(wur)
Lihat Juga :