Gerakan BISA di Desa Wisata Wae Rebo Libatkan Masyarakat Setempat
Selasa, 15 September 2020 - 18:37 WIB
loading...
Pemilihan Wae Rebo sebagai tempat pelaksanaan kegiatan BISA ini juga dimaksudkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wae Rebo. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) melakukan aktivasi Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman) di Desa Wisata Wae Rebo , Kabupaten Manggarai pada 13-14 September 2020. Gerakan BISA merupakan gerakan padat karya yang melibatkan peserta dari masyarakat lokal Desa Wae Rebo dengan tujuan mempersiapkan, menyosialisasikan kebiasaan baru, serta menata daerah destinasi wisata.
(Baca juga: 5 Cara Berhenti Memikirkan Mantan Kekasih )
Kegiatan ini merupakan kali kelima dilaksanakan BOPLBF, setelah Kab. Sikka, Pulau Komodo, Kab. Ende, Labuan Bajo, serta akan dilaksanakan di beberapa destinasi wisata lainnya dalam wilayah cakupan kerja BOPLBF. Mewakili Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina, Kepala Divisi Amenitas dan Daya Tarik Farhan Riyandi menyampaikan terima kasih atas antusiasme yang ditunjukkan masyarakat Kampung Wae Rebo dalam menyambut pelaksanaan Gerakan BISA.
Menurut Riyandi, Gerakan BISA ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Pusat agar pariwisata tetap dapat berjalan dan sekaligus menjadi cara menyampaikan kepada dunia bahwa Desa Wisata Wae Rebo siap menyambut wisatawan. Ini juga melanjutkan arahan pembukaan secara resmi Desa Wisata Wae Rebo oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur pada 6 September lalu.
"Ini adalah bentuk dukungan dan komitmen pemerintah pusat agar pariwisata tetap dapat berjalan sehingga roda perekonomian masyarakat tetap berputar dan tetap mengikuti protokol kesehatan ," ungkap Ryandi yang membacakan kata sambutan Shana.
(Baca juga: 5 Cara Berhenti Memikirkan Mantan Kekasih )
Kegiatan ini merupakan kali kelima dilaksanakan BOPLBF, setelah Kab. Sikka, Pulau Komodo, Kab. Ende, Labuan Bajo, serta akan dilaksanakan di beberapa destinasi wisata lainnya dalam wilayah cakupan kerja BOPLBF. Mewakili Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina, Kepala Divisi Amenitas dan Daya Tarik Farhan Riyandi menyampaikan terima kasih atas antusiasme yang ditunjukkan masyarakat Kampung Wae Rebo dalam menyambut pelaksanaan Gerakan BISA.
Menurut Riyandi, Gerakan BISA ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Pusat agar pariwisata tetap dapat berjalan dan sekaligus menjadi cara menyampaikan kepada dunia bahwa Desa Wisata Wae Rebo siap menyambut wisatawan. Ini juga melanjutkan arahan pembukaan secara resmi Desa Wisata Wae Rebo oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur pada 6 September lalu.
"Ini adalah bentuk dukungan dan komitmen pemerintah pusat agar pariwisata tetap dapat berjalan sehingga roda perekonomian masyarakat tetap berputar dan tetap mengikuti protokol kesehatan ," ungkap Ryandi yang membacakan kata sambutan Shana.
Lihat Juga :